"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Marah berujung...


__ADS_3

Dari Mana saja Hari gini Baru pulang!?


Bukan Urusan Mu...


*Kalya Tidak Menggubris Devan yang sedang menatap Tajam ke arah nya*


Kau juga Salsa, Apa kau tidak tau Kalau sahabat Mu ini sedang mengandung Anak ku!


Malah kau Bawa dia pergi keluar, jam segini Baru pulang!!


Maaf Sebelumnya ya Bos... Kalau Saya Membawa Istri anda, Tapi Kalya baru saja memberi tahu ku kalau dia sedang Hamil, Kalau saja aku mengetahui nya, Sudah dari awal aku tidak akan mengajak nya pergi, Jelas Salsa.


Kau!..


Kau bisa diam kan Devan!


Ini bukan salah Salsa, Tapi ini semua salah ku karena tidak memberi tahu nya, Lalu kalau aku salah apa yang akan kau buat, Ha!!


Ya sudah Kalya Aku Pulang dulu ya, Jaga diri mu baik-baik.


Iya Salsa, Terimakasih ya sudah Ajak aku Jalan-jalan, Besok-Besok kita jalan lagi ya, Kau sudah janji dengan ku tadi.


Tidak boleh!


Bisa Diam kan!


Aku sedang berbicara dengan Salsa, Bukan dengan mu.


Ya sudah lah... Aku Pulang dulu Assalamualaikum.


Iya Waalaikumsalam, Hati-hati...


*Kalya pun Masuk tanpa Menggubris Devan Yang sedang menatap nya dari tadi*


Hey Kalya... Kalya....


Apa kau tidak mendengar ku!?


*Kalya Hanya diam dan Langsung ke kamar*


Eh Non Kalya dari mana saja?


Tidak kemana-mana Mbok.


Den Devan Sangat Khawatir dengan Non Kalya, karena tidak ada kabar sejak tadi pagi.


Masa Sih Mbok?


Iya Non...


Den Devan Mondar-mandir di depan gerbang nunggu non Kalya pulang, sampai-sampai tidak makan Sejak Tadi Pagi.


Ya sudah Mbok, Suruh Devan Makan!


Sudah dari tadi Mbok Ajak, tapi Tidak di pedulikan Den Devan.


Apa dia Sangat menghawatirkan ku?


Ah.. dasar bodoh dia, Kanapa harus tidak makan, Hanya karena mengkhawatirkan ku, Tapi kasihan juga, Hu... ya sudah lah, lagian kan itu hanya masa lalu nya, Gumam Kalya Langsung ke kamar dan Berganti pakaian.


Flashback


Den Devan Makan Dulu, dari tadi pagi belum Makan.


Tidak Mbok, Tunggu Kalya pulang dulu.


Den... Jangan memaksakan diri seperti itu, Mbok yakin Non Kalya baik-baik saja, Tolong Makan Dulu Den, Nanti Den Devan Bisa sakit.

__ADS_1


Tidak Mbok...


Devan Tidak Selera makan kalau Kalya Belum pulang juga dari tadi.


Mbok Takut Den Devan Sakit.


Biar saja Devan sakit Mbok, Devan Hanya Khawatir dengan Kalya Dan Anak-anak Devan, Takut mereka kenapa-kenapa di jalan.


Flashback


*Setelah Menganti pakaian, Kalya pun Langsung turun Dan Mencari Devan, Betapa kecewanya Kalya, ia tidak melihat Tanda-tanda Devan dari tadi*


Mbok... Mbok....


Iya Non Ada apa?


Apa Mbok Lihat Devan?


Pas tadi Non Kalya masuk, Mbok tidak Melihat Den Devan ikut masuk, jelas Mbok.


Oh ya sudah Mbok....


Iya Non.


Kemana perginya Devan, Sudah Malam Begini, Apa dia balas dendam, Karena Aku pergi tanpa izin dari nya, dan sekarang dia sedang membalas nya!? gumam Kalya sambil melihat ke arah Luar.


*Tiba-tiba Supir Devan menyapa*


Selamat Malam Non...


Iya Pak Selamat malam Juga.


Ada apa ya Non, dari tadi Saya lihat, Non Melihat-lihat arah gerbang?


Saya Mencari Devan pak, apa bapak melihat Devan?


Keluar!


Kemana Pak?


Tidak Tau Non, Tadi Tuan Devan pergi terburu-buru jadi Saya tidak seperti bertanya.


Ya Sudah Pak Terimakasih.


Iya Non, Kalau begitu saya permisi dulu ya.


*Kalya menjawab dengan Anggukan*


Kenapa Devan Tega dengan ku, Hiks...hiks...


Loh loh Non Kalya kok Nangis...


Tanya Mbok.


Mbok Apa Devan sudah tidak sayang dengan Kalya, Dia meningkatkan Ku sendiri seperti ini,


Hiks.. hiks...


Sudah sudah... jangan Nangis lagi Non.


Den Devan Sangat Menyayangi Non Kalya.


Bagaimana Mbok bisa tau, Sedang kan dia pergi tanpa berpamitan ke Kalya, dan Devan, Hiks...hiks...


Sudah lah Non jangan nangis lagi, Nih Minum dulu, Agar lebih tenang.


*Kalya pun Meminum nya*

__ADS_1


Non Kalya jangan Nangis, Den Devan pergi Mungkin ada sesuatu yang terjadi makan nya Den Devan pergi tanpa berpamitan dengan Non Kalya.


Tapi Kan...


*Suara Mobil Terparkir Di Bagasi Mobil*


Nah itu Den Devan pulang...


*Kalya secepatnya Mengusap air mata nya, dan kembali ke kamar*


Mbok kalau begitu Kalya ke kamar dulu ya.


Iya Non.


*Devan pun Masuk Dengan Membawa Satu koper*


Selamat Malam Den..


sapa Mbok.


Iya Mbok, Selamat malam...


Di mana Kalya mbok?


Ada di kamar Den...


*Tanpa Berkata Devan langsung pergi menemui Kalya dan membuka pintu kamar, terlihat Kalya duduk di bibir tempat tidur*


Dari Mana?


*Tanya Kalya Dengan wajah datar, namun terlihat Mata nya Sembab karena Menangis*


Kenapa kau membawa Koper, Apa kau ingin pergi!?


*Sebelum Devan Duduk, Kalya melontarkan pertanyaan*


Hu....


Kalya, Kau jangan terlalu banyak bergerak, Kau seharian pergi, pasti kamu capek, lebih baik kamu istirahat dulu.


Apa Kau Tidak peduli dengan ku lagi!


kenapa kau berbicara seperti itu Kalya...


Terus... Aku pergi kau tidak mencari ku dan sekarang aku pulang bukan nya kau membujuk ku, Eh... malah pergi tanpa berpamitan dengan ku!


*Devan Tersenyum ke arah Kalya*


Kalya ku Sayang, Aku bukan nya tidak peduli dengan mu, Aku menelfon ponsel mu, malah ada di bawah Selimut dan Salsa, aku sudah Menelfon Ponsel nya, tapi tidak Aktif, Jelas Devan.


Ya ya kan... Kau bisa....


Bisa apa?


Ya sudah lah, yang terpenting kamu sudah pulang dengan Selamat.


Jadi Kenapa kau membawa koper segala!


Buat apa?


Coba Lihat dulu Pasti kau suka...


*Devan membuka koper nya, Seketika Mata Kalya melotot dan Mulut Nya ternganga melihat sesuatu yang ada di dalam koper*


BERSAMBUNG


Jangan Lupa Like and Share ya☺️

__ADS_1


Terimakasih atas kerjasama nya🙏


__ADS_2