
*Sedangkan Kuki dan Kalya sibuk membuat makan malam*
Kuki Panggil Ayah dan Ibu kamu ya..
Iya Bunda..
*Kuki langsung Pergi memanggil Devan dan Marsha*
***Tok... tok....
Ayah...
Masuk saja Sayang***.
Ayah...
Iya ada apa?
Makan malam sudah Siap, Ayo Kita makan malam.
Iya sayang, Ayah akan turun Nanti.
Ya sudah Kuki Panggil Ibu dulu ya.
Hmm...
*Kuki berlari ke arah Kamar nya*
Ibu....
Iya ada apa Kuki?
Ayo Kita turun ke bawah kita makan malam dulu.
Iya, Ayo kita turun.
*Kuki langsung menggandeng Tangan Ibu nya dan membawa nya turun ke dapur*
Tante Marsha...
Ayo duduk dulu, Kita Makan Malam Bersama.
Iya Kalya terimakasih...
Tapi Devan Mana, Kenapa dia tidak ikut makan malam!?
Devan Di sini Tante...
Ayah... ayah Ayo Kita makan.
Iya Kuki sayang.
jawab Devan.
Oh iya Tante, Kalya tidak tau makanan kesukaan Tante jadi Kalya Buat Banyak jenis makanan, semoga Tante suka ya.
Kalya...
__ADS_1
Kamu jangan repot-repot, Makanan yang ada di meja makan, semua nya Tante suka.
Hu....
Syukur lah kalau Tante suka, Ya sudah ayo di makan Tante.
Ibu mau makan Apa?
Biar Kuki Ambil Kan.
tanya Kuki.
Yang mana saja Kuki...
Kalau begitu Ibu makan Ikan saja ya, Karena Kuki suka sekali Ikan.
Hmm...
Boleh.
*Devan dan Kalya melihat kebersamaan Antara Ibu dan anak merasa Bahagia*
Ayah...
Mau Makan Apa?
Ayah sudah Ada kok, Kuki makan saja.
Kuki makan Nya yang banyak ya, Biar cepat Besar.
Iya Bunda...
Ibu Tidur ya, Kuki temani...
Iya Sayang...
*Sedang kan Kalya dan Devan bersiap- siap untuk tidur*
Kalya...
Hmm....
Apa kamu Baby Twin kita masih lama keluar nya?
Iya...
Aku yang hamil saja sabar, Tapi kenapa kamu tidak sabaran!
Aku Sangat Ingin melihat anak- anak ku...
Dia Mirip seperti ku atau kamu ya.
Ya Kalau perempuan dia mirip ayah nya, tapi kalau Laki- laki mirip ibu nya.
Kalau Cantik nya nurun kamu ya gak apa, tapi kalau Nurun Emosional nya jangan sampai, gumam Devan.
Ada apa?
__ADS_1
Kenapa kau diam Saja!?
Tidak ada kok, aku hanya kepikiran kalau Anak kita Laki- laki semua.
Tapi kamu jangan terlalu berharap ya.
Iya...
Aku Menerima kok apa saja Jenis kelamin Anak ku nanti, Hanya saja terpikir tadi.
Oh ya sudah Tidur Gih..
Kiss Dulu...
Apaan sih!
Jangan Manja- manja gitu ah...
Mau muntah aku Mendengar nya.
Dasar...
Jadi istri Gak ada Romantis- romantis nya!
Biarin Wee..
*Kalya Menjulurkan Lidah nya ke arah Devan, Melihat Itu Adik Kecil yang selama ini Tidur terbangun, Tetapi Devan Menahan dan mengurung kan niat nya, Ia takut Baby Twin kenapa- kenapa karena Tingkah nya nanti*
Sudah lah...
Jangan Memancing ku!
Kenapa sih...
Dasar gila.
Iya aku Sudah Gila Karena ulah mu Kalya, Gumam Devan, Yang langsung menarik selimut dan memeluk Kalya ke dekapan nya.
Oh iya Kalya, Sebentar lagi kan acara pernikahan kita di mulai, jadi jaga kesehatan mu ya, Jangan terlalu capek.
Iya iya...
Tapi Apa kau sudah Mengatur semua nya?
Kamu tenang saja, Aku sudah menyiapkan semua nya, kamu tinggal terima beres.
Benarkah?
Iya, apa kau tidak percaya dengan ku!
Iya iya aku percaya, Tapi apa kau tidak Lelah mengurus Acara itu semua nya?
Kamu tenang saja, Salsa Membantu ku kok...
Oh syukur lah kalau begitu..
Ya sudah tidur lah, Nanti Baby Twin sakit, karena ibu nya begadang saja.
__ADS_1
Hmm...
BERSAMBUNG