"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Merajuk


__ADS_3

*Tak Lama kemudian Devan pulang dan memarkir Mobil nya*


Mbok... di mana Kalya?


Eh... Den Devan sudah pulang, Itu Non Kalya sedang ada di Kamar.


*Tanpa pikir panjang Devan pergi Menemui Kalya yang Ketiduran di sofa dengan Tv menyala*


Ya ampun... Kalya.. Hey bangun.


Iya ada apa?


Kamu Nonton Tv?


Iya, Emang emang nya kenapa?


Gak Papa sih, Tapi lihat lah Bukan nya kamu yang nonton Tv, Malah Tv yang Nonton kamu.


Aku Sangat capek, Tolong jangan Ganggu tidur ku!


Iya iya...


Tapi kamu tidur lah di Tempat Tidur, jangan malah tidur di sofa.


Aku sudah sangat nyaman di sini, jangan Ganggu aku!


Ada apa dengan Kalya?


Kenapa Sikap nya Dingin seperti ini, apa terjadi sesuatu! Aku harus bertanya dengan Mbok, apa yang di lakukan Kalya setelah pulang dari perusahaan. Gumam Devan sambil melihat wajah istri nya tertidur pulas.


*Devan Pun langsung Mandi, setelah selesai Devan langsung mencari Mbok*


Mbok... Mbok..


*Tak lama Kemudian Mbok datang*

__ADS_1


Iya Den, Ada yang bisa Mbok bantu?


Devan Hanya ingin tau, Sepulang dari perusahaan, Mbok dan Kalya pergi ke mana lagi?


Tidak ke Mana-mana Den...


Mbok dan Non Kalya, Hanya pergi Cari Makan siang, Habis itu Pulang.


Tidak bertemu dengan siapa gitu?


Tidak Den..


Mbok dan Kalya Hanya Makan saja, tidak bertemu siapa pun.


Tapi kenapa sikap Kalya Dingin sekali dengan saya ya Mbok, Ya sudah lah Mbok, Saya ke kamar dulu.


Tunggu Den!!


Iya ada apa Mbok?


Oh... Ternyata ini alasan nya, Gumam Devan sambil Melihat Mbok.


Ya sudah lah Mbok... Itu kan Hanya Masa lalu.


Iya Den...


*Devan hendak melangkah kan kaki nya, tiba-tida terhenti, Karena supir nya memanggil nya*


Tuan Devan...


Iya ada apa?


Maaf kan saya tuan, saya salah berbicara dengan Non Kalya tadi siang.


*Ternyata dari tadi Supir Devan Mendengar kan apa yang Mbok dan Devan bicara kan, jadi ia memberanikan diri Meminta Maaf ke Devan*

__ADS_1


Ya ampun Pak... Sudah lah Jangan minta maaf seperti ini, bapak tidak salah apa-apa kok, itu hanya lah masa lalu, Jadi tidak perlu di ingat-ingat lagi.


Tapi Tuan...


Sudah lah pak...


*Devan Pergi meninggal kan Mbok dan supir tersebut*


Terimakasih ya Tuan....


*Devan yang sudah sedikit jauh dari mereka hanya mengangguk kan kepala nya*


**Itu kan!!


Besok-besok Jangan di ulangi lagi, dan kalau berbicara itu di saring dulu, jangan asal ceplos saja.


Iya Mbok...


Saya tidak akan mengulangi nya lagi.


Sudah sudah sana Tidur, Sudah malam masih saja keluyuran di dapur.


Saya Lapar Mbok.


Ambil saja makanan yang ada di kulkas, Itu Makanan Malam, Tapi Non Kalya dan Tuan Devan Tidak Makan malam, jadi Masih ada, tapi jangan di Habis kan, Mana tau Non Kalya lapar Nanti.


Iya Mbok**..


....


Ternyata Sikap mu begini karena kau cemburu, Aku sangat senang kau benar-benar menyukai ku, Gumam Devan Sambil Melihat Kalya tidur di sofa.


*Devan melihat Kalya yang tidur di sofa seperti tidak nyaman, Devan langsung memindah kan Kalya ke tempat tidur*


Kalau lagi Cemburu gini kan Jadi Manis, Walau pun Dingin-dingin pedas, Gumam Devan sambil tersenyum kecil melihat Wajah Kalya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2