2 GADIS SADIS DARI ZAMAN MODERN

2 GADIS SADIS DARI ZAMAN MODERN
Part 38


__ADS_3

Pagi harinya pangeran pertama beserta 300 orang prajurit terpilih yang merupakan antek-antek nya di istana pun segera berpamitan pada kaisar. Dia pun berjanji akan membawa kembali kedua adik nya beserta jendral han dari tangan para pemberontak.


Kaisar Yuan pun mengangguk mendengar ucapan putra pertamanya itu


"Pergilah, zen berharap kau bisa memberantas semua kekacauan yang terjadi di kekaisaran kita dan membawa kembali kedua adikmu beserta jendral han ke istana ini" ucap kaisar Yuan sambil melepaskan putra pertamanya untuk pergi.


"Baik ayahanda, doakan putramu ini agar berhasil dalam setiap tugas dan tujuan yang ingin dilakukan" ucap pangeran pertama


"Zen akan selalu mendoakan" ucap kaisar Yuan sambil memeluk putra pertamanya. Sementara pangeran pertama menyeringai mendengar ucapan dari kaisar Yuan.


"Dasar kaisar bodoh, kau sendiri yang mendoakan keberhasilan ku dalam merebut tahta mu dan segala yang kau miliki" gumam pangeran pertama dalam hati.


Dia pun segera memerintahkan semua prajurit nya untuk bersiap dengan pangeran pertama yang memimpin di depan mereka, segera mereka pun memacu kudanya menuju ke perbatasan untuk bergabung dengan para prajurit dari kekaisaran ming.


Sementara selir Ming yang sudah mendengar kabar dari orang kepercayaannya bahwa putra nya sudah keluar dari istana pun menyeringai kejam, dia sudah bercita-cita ingin segera menjadi ibu suri dari kekaisaran ini dan menduduki tahta dengan putra nya sendiri sebagai pion atau kaisar boneka untuk nya.


"Tak lama lagi segala keinginan ku akan tercapai. Aku akan menghukum kaisar bodoh itu yang telah berani mempermalukanku dengan menurunkan posisiku menjadi selir terendah, aku juga akan membunuh kedua selir s****n itu yang selalu menghalangi jalanku" ujar selir Ming sambil tertawa bahagia.


Dia tak menyadari jika sejak tadi ada beberapa orang yang menguping pembicaraannya, salah satu nya adalah Guang, orang kepercayaan kaisar Yuan. Dengan cepat, dia pun segera melesat menuju ruang kerja kaisar Yuan untuk memberi tahukan rencana selir Ming. Sedangkan yang lain yang merupakan mata-mata yang di kirim Ai Li, An Xia, pangeran kedua dan juga pangeran ke tiga. Keempat orang itu pun saling mengangguk dan kembali menuju tuan mereka masing-masing untuk memberikan informasi.


Ai Li, An Xia, pangeran kedua dan juga pangeran ketiga yang mendengar laporan itu dari orang kepercayaannya hanya manggut-manggut saja sambil memikirkan rencana yang akan mereka persiapkan untuk melawan orang-orang dari kekaisaran Ming.

__ADS_1


Sangat berbeda dengan reaksi yang di berikan oleh kaisar Yuan yang langsung mengepalkan tangannya dan menggebrak meja.


"Dasar wanita tak tahu diri, dia pikir zen tidak akan tahu rencana nya, benar-benar wanita rubah" umpat kaisar Yuan sambil memanggil beberapa prajurit elit milik nya untuk menyeret mantan permaisuri nya itu ke penjara bawah tanah.


"Prajuriit.." panggil kaisar yuan. Beberapa prajurit elit yang mendengar panggilan dari kaisar mereka pun segera datang menghampiri.


"Kami yang mulia, apakah ada tugas untuk kami?" tanya prajurit itu


"Aku ingin kalian menyeret selir Ming ke penjara bawah tanah, dan katakan pada mereka agar selir Ming di hukum cambuk sebanyak 100x." ucap kaisar Yuan. Para prajurit itu pun segera mengangguk dan bergegas pergi menyelesaikan perintah dari jungjungan mereka.


Selir Ming yang sedang duduk bersantai di istana dingin pun kaget tatkala melihat sepuluh orang prajurit elit kaisar Yuan datang ke tempatnya, mereka pun mengeluarkan titah yang di berikan oleh kaisar untuk menyeret selir Ming ke penjara bawah tanah, selir Ming mencoba melawan dan memarahi para prajurit itu namun hanya di acuhkan oleh mereka.


Mantan permaisuri yang dulu begitu di agungkan dan di elu-elu kan itu kini di seret dengan tidak hormat, kedua tangan dan kakinya di ikat setelah itu dia pun di seret dengan tali yang besar. Pasir dan kerikil tajam yang tersebar di halaman istana dingin pun sontak membuat tubuh nya sakit dan berdarah, namun para prajurit elit itu seakan tak memiliki rasa kasihan sama sekali saat melihat istri dari orang nomor satu di kekaisaran Yuan itu merintih dan menangis, memohon untuk di lepaskan.


Mereka pun segera saja menyuruh para penjaga penjara itu untuk mencambuk selir Ming 100x sesuai perintah kaisar.


Cetar..


Cetar...


Cetaaar...

__ADS_1


Terdengar suara cambukan mendarat di tubuh mulus mantan permaisuri itu, dan membuat wanita itu pun berteriak kesakitan, tapi tetap saja tak mau melepaskan ego nya dan merasa jika dirinya berhak untuk menyuruh orang-orang itu berhenti mencambuknya.


"Aaargh.. Hentikan cambuk itu prajurit s****n, aku adalah permaisuri di kekaisaran ini, berani sekali kalian menyiksa dan memperlakukan aku seperti ini" teriaknya dengan keras. Namun para prajurit itu tak menghentikan cambukannya, dan terus menerus mencambuk nya hingga membuat selir Ming pingsan.


Tap...


Tap..


Tap...


Terdengar suara langkah kaki di lorong penjara istana dingin, tak lama muncullah kaisar Yuan beserta orang kepercayaan nya dan juga kasim yang selalu setia padanya.


"Panggil tabib dan sembuhkan dia, dan setelah itu gantung dia di depan gerbang istana sebagai peringatan bahwa siapa pun yang berani melawan dan merencanakan tindakan buruk pada kaisar ini akan berakhir dengan buruk, biarpun dia istri ataupun putraku sekalipun" ucap kaisar Yuan dan langsung di angguki oleh para prajurit. Sementara kaisar kembali ke ruang kerjanya.


"Apakah pangeran pertama ikut bersekongkol dengan ibunya untuk menjatuhkan ku dan mengambil alih kekuasaan dariku?" tanya kaisar Yuan


"Benar yang mulia, pangeran pertama bahkan sekarang sedang menuju ke perbatasan untuk menemui kaisar Ming dan bergabung dengan para prajurit dari kekaisaran Ming untuk menyerang istana ini" ucap Guang sambil menunduk tak berani membalas sorot tajam tatapan kaisar Yuan yang sedang di kuasai amarah.


"Bahkan jika itu putra zen sendiri, zen tidak peduli. Jika dia berniat untuk menyerang dan menghancurkan zen, maka lenyapkan saja dia" ucap kaisar Yuan kembali.


"Selidiki para pejabat istana yang ikut bersekutu dengan pangeran pertama dan juga selir ming, lenyapkan mereka tanpa sisa" ucap kaisar Yuan memberikan perintah pada guang

__ADS_1


"Baik yang mulia" Guang pun mengangguk patuh dan segera bersiap menyelesaikan perintah tuannya.


Guang segera memberi perintah pada orang-orang nya untuk melakukan penyelidikan dan memberikan bukti-bukti yang akurat sebelum para pejabat beserta keluarga nya itu di habisi di depan seluruh rakyat kekasaran Yuan.


__ADS_2