
"Jadi?" kaisar Yuan pun kehabisan kata-kata menanggapi ucapan kedua menantunya itu. Sedangkan Ai Li hanya tertawa bersama An Xia melihat kaisar Yuan yang terlihat polos dan bodoh
"Huh.. Sia-sia saja zen memainkan sandiwara pergi ke kekaisaran Ming" ucap kaisar Yuan sambil mengusap wajahnya
"Hahaha.. Sepertinya yang mulia sedang bahagia" celetuk An Xia yang langsung mendapatkan jitakan dari Ai Li
"Aww... Kau" An Xia menunjuk wajah Ai Li sambil mendengus kesal
"Lalu bagaimana keadaan suami kalian?" tanya kaisar Yuan menyeringai
"Rahasia.. Hahaha..." jawab An Xia bersama Ai Li diakhiri tawa yang menggema.
Sedangkan kaisar Yuan hanya mengerutkan dahi nya, dia semakin yakin jika kedua putra nya itu memang tidak di culik tapi di sembunyikan oleh kedua menantunya.
Do feng muncul di hadapan Ai Li sambil membungkuk, membuat kaisar Yuan membelalakan matanya. Melihat orang-orang yang berada di barisan belakang menantunya itu. Dia pun mulai berpikir, sekuat apa kedua menantunya ini?
"Tuan putri, semua berjalan sesuai rencana, prajurit kekaisaran Ming hanya tersisa 30.000 dan dalam keadaan terluka. Apakah ada perintah lainnya?" tanya Do Feng
"Keluarkan semua boneka imut ku untuk menghadang mereka. Pastikan mereka kenyang hari ini." ucap Ai Li dengan tatapan yang melancarkan kelicikan
"Boneka?" tanya kaisar Yuan "Sejak kapan boneka bisa mencegat pasukan?" lanjut nya.
"Boneka yang di maksud tuan putri itu merupakan binatang paling lucu yang mulia" ucap Do Feng
"Katakan seperti apa binatang lucu itu?" tanya kaisar Yuan semakin penasaran
"tentu saja seperti serigala, macan, badak dan juga beruang" ucap Ai Li santai di sertai senyuman yang mengerikan
Kaisar Yuan hampir meloncat dari tempat duduknya saat tahu jika boneka lucu yang di maksud Ai Li adalah binatang buas dan pemangsa, dia pun bergidik ngeri membayangkan nasib para prajurit kekaisaran Ming yang nantinya di cabik-cabik binatang buas.
Do Feng pun langsung undur diri, An Xia masih bersantai sambil menyesap teh nya dengan anggun sebelum suaranya membuat Kaisar Yuan kembali membelalakan matanya tak percaya.
"Siapkan pasukan Dewi kematian untuk menghadang mereka di depan gerbang istana. Jangan lupa siapkan pipa untuk menyembur mereka semua dengan cairan racun ular hijau. Akh.. Jangan Lupa ucapkan selamat datang kembali pada suamiku. Hahaha." ucap An Xia santai
__ADS_1
"Apakah pangeran ketiga membantu kekaisaran Ming?" tanya kaisar Yuan
"Tentu saja tidak. Tapi suamiku akan segera kembali untuk melihat bagaimana cara istrinya bersenang-senang" ucap An Xia dengan seringaian yang mematikan.
"Akh.. Katakan pada suamiku jika aku merindukannya, sudah lama aku tidak menyiksa orang bersama suamiku, pasti menyenangkan jika bisa melakukannya bersama-sama" Ucap Ai Li. Kaisar Yuan langsung melotot sambil menyemburkan teh dari mulutnya hingga mengenai wajah seorang pelayan
"Astaga.. Ternyata benar. Kedua iblis kecil ini benar-benar menakutkan" gumam kaisar Yuan dalam hati sambil bergidik ngeri.
Pasukan prajurit kekaisaran Ming sudah memasuki wilayah Kekaisaran Yuan. Desa-desa yang mereka lewati nampak sepi. Seperti desa mati. Sejak tadi mereka belum bertemu dengan satu orang pun warga disana membuat Kaisar Ming lagi-lagi memutar otaknya.
"Rencana apalagi yang di buat kaisar Yuan itu kali ini? Kenapa srpanjang perjalanan Zen tak melihat satu pun warga desa?" ucap kaisar Ming.
Tak lama terdengar suara gemuruh dari kejauhan, para prajurit segera bersiaga, mereka semua meningkatkan kewaspadaan nya pada kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi di depan mereka.
GROOAARR...
AAUUUMM...
Terdengar suara-suara binatang buas seperti sedang mengamuk, tak lama seorang prajurit berteriak dari depan rombongan
"Munduuur.. Itu pasukan binatang buas" ucap nya sambil lari ke belakang barisan. Membuat semua prajurit itu pun kocar-kacir tak beraturan.
Pangeran pertama yang melihat situasi yang semakin menyudutkan mereka pun mengajak kaisar Ming dan juga prajuritnya untuk mundur. Namun binatang-binatang itu seperti menggila, mereka terus mendekat, menyerang, menerjang dan merobek-robek para prajurit hingga mati.
Kaisar Ming mengetatkan rahangnya. Sepertinya dia tidak akan bisa mengalahkan pasukan kekaisaran Yuan yang bukan hanya manusia tapi juga binatang buas.
Dengan seluruh kekuatan, mereka pun berlari mundur dari kejaran para binatang buas itu. Tak lagi memikirkan rasa malu, yang ada di otak mereka hanyalah ingin menyelamatkan diri.
Namun langkah kaki kaisar Ming terhenti saat satu persatu kepala menggelinding di depan kakinya, matanya terbelalak kaget, itu adalah kepala putra putrinya, permaisuri, selir dan juga para gundik nya.
Lutut kaisar ming pun terasa lemas dan langsung ambruk melihat pemandangan mengerikan itu di depan matanya. Bukan hanya dirinya yang kini di jadikan bahan penyerangan tapi juga seluruh keluarganya pun di bantai.
Di depan kaisar Ming saat ini berdiri pasukan Black Wolf pimpinan An Xia yang telah berhasil membunuh semua keluarganya dan di belakang nya juga telah berdiri kaisar Yuan dengan puluhan ribu prajuritnya.
__ADS_1
Saat Kaisar ming berniat untuk melarikan diri ke arah kanan, matanya pun kembali di buat menganga. Ai Li dengan seragam nya sebagai Shaddow Queen berdiri dengan gagah dan di belakang nya puluhan ribu pasukan The Devil menyeringai dengan pedang yang di acungkan ke udara.
Kaisar Ming pun berpikir untuk melarikan diri melalui arah kiri, namun matanya kembali membola, pangeran kedua, pangeran ketiga bersama dengan ribuan pasukan The Shaddow Team sudah menunjukkan tatapan membunuh
Glup..
Pangeran pertama pun merasakan ketakutan yang sama saat itu, nyali nya tiba-tiba saja menciut melihat puluhan ribu pasukan terlatih mengepungnya bersama barusan prajurit kekaisaran Ming yang sedang terluka dan hanya berjumlah 20.000 orang saja.
"Ayahanda.." cicit pangeran pertama namun di acuhkan oleh kaisar Yuan.
Kemarahan kaisar Yuan semakin menjadi saat melihat putra pertamanya berdiri di depannya berdampingan dengan musuh besarnya.
"Kau dan ibumu itu sama saja. Anak yang lahir dari rahim seorang penghianat pasti akan menjadi penghianat juga" ucap Kaisar Yuan
"Ibumu membunuh puluhan selir ayahmu, dan kau juga berusaha untuk membunuh suamiku dengan berbagai cara. Hukuman apa yang pantas untuk mu pangeran pertama?" tanya Ai Li
"Kaisar brengsek yang hanya memperdulikan hawa nafsu nya, memperbanyak selir dan juga gundik hanya untuk memperluas wilayah dan menjadikan adik nya sebagai permaisuri dari kaisar Yuan agar bisa dia kendalikan. Berapa lama lagi kira-kira waktu hidupmu?" tanya An Xia pada kaisar Ming
"Pangeran yang jahat dan berhati busuk. Bahkan setelah gagal membunuhku dengan racun, aku dan keluargaku yang mencarikan tabib untuk mengobatimu. Inikah balasanmu?" tanya pangeran ketiga
"Pangeran yang menyuruh orang kepercayaannya untuk membunuhku dan terus meracuniku hingga aku sekarat dan hampir saja menemui dewa yama. Apakah masih pantas untuk di sebut saudara?" tanya pangeran kedua
Bruk..
Pangeran pertama pun menjatuhkan dirinya, air matanya mengalir dengan deras. Ini adalah pertama kalinya dirinya merasa telah menjadi orang bodoh. Ketakutan akan kematian pun terlihat dari sorot matanya.
Namun sayang, orang-orang yang ada di hadapannya kali ini bukan lagi keluarganya. Mereka membencinya
"Bunuh mereka semua kecuali kaisar Ming dan pangeran pertama" titah Kaisar Yuan dengan suara yang lantang.
pasukan itu pun segera melesat dan membantai pasukan kekaisaran Ming dengan cepat.
"Mulai hari ini zen mencopot posisi pangeran pertama, dia adalah seorang penghianat. Seret kedua nya ke penjara bawah tanah dan cambuk mereka 100 kali setiap hari. Jangan beri mereka makan, satu minggu lagi kita akan memenggal kepala mereka dan kita gantung di perbatasan sebagai peringatan bagi siapa pun yang berniat menyerang kekaisaran ini akan mendapatkan akhir yang sama seperti mereka" Ucap kaisar Yuan dengan kilatan kebencian yang terlihat di wajah tua nya.
__ADS_1