ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Ruangan Yang Penuh Pasukan Dan Perangkap.


__ADS_3

2 menit pun berlalu akhirnya Abdul,Leona,Ica dan Bara telah sampai di ruang berangkas kota bawah tanah,dan terlihat ruangan tersebut sangatlah besar dan menjadi tempat berkumpulnya barang-barang yang berharga di kota bawah tanah ini.


Leona:"ini adalah ruangan berangkas!".


Abdul:"wow,ruangan ini terlihat sangat besar dan jauh dari pusat kota bawah!".


Leona:"iya,karena yang mengetahuinya hanyalah keluarga Devillons saja!".


Bara:"jadi kalau begitu aku akan menyalakan laptop dan memberantas sistem cctv yang berada di ruangan ini!".


Abdul:"jadi bang Bara diluar dan memberikan instruksi?".


Bara:"iya,karena inilah keahlian ku!".


Saat menuju ke ruang berangkas Bara memberitahu Abdul,Leona dan Ica bahwa dia bisa memberantas sistem atau hack sehingga dia menjadi orang yang sangat penting di keluarga Alastrina dan pemerintah.


Bara:"jadi sepertinya berangkas ini memiliki penjaga sebanyak 50 orang!".


Abdul:"hmm,apakah mereka mempunyai senjata yang berbahaya!".


Bara:"mereka mempunyai senjata shotgun!".


Leona:"seperti yang aku pernah dengar,ayah dan kakek membuat ruangan ini tidak mempunyai pintu rahasia sehingga orang-orang hanya dapat keluar dari pintu depan dan belakang saja!".


Ica:"jadi aku akan masuk dan menjadi pengalihan begitu?".


Abdul:"iya,apakah kamu bisa?".


Ica pun menyetujui rencana dari Abdul,namun sebelum itu Leona menyuruh Ica memakai kartu pengenal sehingga Ica dapat memasuki total 5 ruangan agar dapat memancing penjaga yang ada didalam.


Ica:"baiklah,kalau begitu aku akan masuk dan kalian menyusul dari belakang ya!".


Abdul:"baiklah,aku dan Leona yang fokus mengambil file itu,tapi file itu berada di mana Leona?".


Leona:"file itu berada di tempat yang sulit dijangkau dan memiliki perangkap paling banyak!".


Bara:"apakah ruangan itu memiliki bentuk segitiga?".


Leona:"iya benar!".


Mendengar itu Leona pun melihat laptop dari Bara dan benar saja itu adalah ruangan dimana file itu berada,tetapi Bara tidak dapat melihat perangkap apa saja ada di ruangan itu.

__ADS_1


Bara:"tapi sepertinya perangkap dari ruangan ini sangatlah unik,sehingga keahlian ku tidak dapat berfungsi!".


Leona:"tidak apa-apa aku mengingatnya!".


Abdul:"serius? atau itu sudah lama?".


Leona:"hehehe,itu sudah 20 tahun yang lalu!".


Abdul:"eh? itu sudah lama!".


Ica:"ayo,kita tidak punya banyak waktu,sebelum anggota keluarga Devillons dan warga kota bawah tanah sadar akan hal ini!".


Mendengar itu Abdul dan Leona pun bersiap-siap,sedangkan Ica telah masuk di ruang berangkas,tapi saat baru menginjakkan kaki di situ Ica pun terdeteksi sebagai penyusup.


Ica:"eh? mereka telah mengetahui ku!*earphone*".


Bara:"kalau begitu kamu jalan dari sana karena terlihat penjaga yang ada di sana telah bergerak!*earphone*".


Ica:"baiklah!earphone*".


Bara:"kalian sudah selesai?".


Leona:"siap!".


Bara:"kalau begitu pasang earphone ini agar kita dapat berkomunikasi!".


Abdul:"baiklah!".


Leona:"oke!".


Setelah memakai earphone yang telah diberikan dari Bara,Abdul dan Leona pun masuk ke ruangan berangkas,saat masuk disana terlihat banyak penjaga yang sedang mengejar Ica.


Ica:"KALAU BEGITU KEJAR AKU!".


....:"HMM,ORANG INI TERLIHAT MENGISYARATKAN BAHWA DIA TIDAK SENDIRIAN DISINI!".


Abdul:"eh? dia sangat bodoh!".


Leona:"tidak apa-apa,kita hanya perlu maju!".


Abdul:"kamu serius?".

__ADS_1


Leona:"iya,percaya kepadaku!".


Abdul pun mengikuti Leona menuju ke ruangan file berada,sedangkan Ica masih dikejar dan mulai mengitari ruangan yang membutuhkan kartu pengenal.


Bara:"kamu baik-baik saja?*earphone*".


Ica:"iya,tapi mereka terlihat kebingungan karena aku mempunyai kartu pengenal!*earphone*".


Bara:"bagus,ikuti pengarahan ku agar kamu dapat menipu mereka!*earphone*".


Ica:"baiklah!*earphone*".


Di sisi lain Akram dan pasukan Jack telah sampai di kota bawah tanah dan terlihat dipusat kota bawah tanah sedang terjadi perang antara pasukan Revolusion dengan anggota keluarga Devillons dan warga kota bawah tanah.


Akram:"itu pasukan Revolusion! mereka telah berperang,kalau begitu ayo kita bantu mereka!".


Marcos:"siap,tapi apakah semua pasukan kita akan bagi menjadi 4 kapten?".


Akram:"iya,aku akan menyusul ke tempat Aji!".


Marcos:"baiklah kapten,semoga kamu baik-baik saja!".


Akram:"kamu tidak percaya kepadaku?".


Marcos:"tentu saja percaya!".


Sedangkan Doly,Lizard dan Lavina telah memasang tanda DvS di leher mereka dan menuju ke militer dan polisi,karena saat ini pasukan Jack dan Revolusion tidak dapat mengalahkan anggota keluarga Devillons dan warga kota bawah tanah karena mereka memiliki total 12 ribu sedangkan Pasukan Jack dan Revolusion hanya memiliki 7 ribu.


Lizard:"kalau begitu kita harus cepat!".


Doly:"kalau begitu aku akan menyetir dan menuju ke polisi!".


Lizard:"oke,aku dan istriku akan menaiki helikopter!".


Lavina:"apakah kamu ingin bertemu dengan saudaramu?".


Lizard:"tentu!".


BERSAMBUNG....


untuk episode selanjutnya berjudul : Saudara Lizard.

__ADS_1


__ADS_2