ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Jebakan Yang Menyebalkan.


__ADS_3

Abdul pun,maju dan melewati jebakan tersebut,tetapi tidak disangka tiba-tiba muncul jebakan lain yang membuat Abdul mau tidak mau harus mundur kembali.


Abdul:"sialan jebakan apaan ini!".


Leona:"eh? aku tidak tahu bahwa ada jebakan seperti itu!".


Abdul:"apakah ayahmu memang orangnya yang baik?".


Leona:"kenapa kamu menjadi pesimis!".


Abdul:"baiklah-baiklah!".


Dermiwan:"hadeh,kenapa disini serasa semakin dingin!".


Nabil:"eh? emang dingin? perasaan lu aja mungkin!".


Dermiwan:"mungkin kali ya!".


Abdul:"yok aku akan serius kali ini!".


Leona:"siap!".


Leona pun mengambil pistol dan mulai mengarahkan ke jebakan tersebut.


Abdul:"kalau begitu perhatikan dengan baik!".


Abdul pun berjalan ke arah jebakan tersebut,tapi tidak lama Abdul merasa bahwa lantai yang dia lewati serasa panas.


Abdul:"eh? ini apa-apaan lagi Leona!".


Leona:"eh,itu apaan!"


Abdul:"kok,kamu menanya lagi! kupikir kamu telah mengetahuinya!".


Leona:"tidak mungkin! aku tidak tahu bahwa ada api di bawah lantai ini!".


Melihat Abdul yang semakin tidak karuan,membuat Leona semakin panik,tapi tidak lama Abdul pun berhasil bertahan dari lantai api tersebut.


Abdul:"AKU TELAH SAMPA!".


Leona:"JADI APA KAMU TAHU JEBAKANNYA!".


Abdul:"IYA,SINI KITA NGOBROL LEWAT EARPHONE SMARTPHONE!".


Leona:"BAIKLAH!".

__ADS_1


Abdul pun menelpon Leona lewat smartphone,Leona yang mendapatkan telepon dari Abdul langsung mengangkatnya.


Leona:"jadi aku harus melangkah lewat mana?*earphone*".


Abdul:"jadi,pertama kamu melangkah ke kiri!*earphone*".


Leona:"baiklah!*earphone*".


Leona pun mengikuti apa yang disuruh oleh Abdul sehingga tidak lama,Leona berhasil melewati jebakan tahap yang pertama.


Abdul:"tapi Leona,ngomong-ngomong jebakan ini sampai berapa lama?".


Leona:"kemungkinan tiga tahap!".


Abdul:"eh? kemungkinan! tunggu dulu,berarti kamu tidak tahu apa-apa?".


Leona:"iya,maaf ya!".


Mendengar itu Abdul pun mau tidak mau harus sabar melewati jebakan yang luar biasa menyebalkan.


Abdul:"hadeh,akhirnya setelah 3 jam kita berhasil melewati jebakan ini!".


Leona:"eh? tiga jam,kita berada disini baru 1 jam Abdul!".


Abdul:"benarkah? aku pikir kita sudah melewati 3 jam!".


Abdul:"hadeh,sepertinya begitu!".


Setelah berhasil melewati semua jebakan,kali ini Abdul dan Leona akan ditest oleh pintu otomatis untuk mendapatkan file tersebut.


Abdul:"akhirnya,kita telah sampai di tahap akhir!".


Leona:"iya,tapi tahap ini kita akan di test untuk menjawab pertanyaan dari pintu ini!".


Abdul:"pintu ini? berarti pintu ini mempunyai password!".


Leona:"iya,dan itu adalah test pertanyaan!".


Abdul:"baiklah!".


Di sisi lain Roni yang telah menjelaskan rencana busuk dari pemerintah pun disuruh oleh Akram untuk berganti baju,dikarenakan Roni adalah pemimpin dari kota bawah tanah.


Akram:"kenapa kamu tidak redakan perang ini pemimpin kota bawah tanah!".


Bara:"eh? pak Roni ini adalah pemimpin dari kota bawah tanah!".

__ADS_1


Akram:"iya,dia menjadi wakil pemerintah untuk memata-matai .....,tapi Roni tidak mengingat apapun!".


Roni:"iya,kemungkinan dia sudah memiliki senjata untuk melupakan ingatan seseorang!".


Michael:"berarti dia mencuci otak John!".


Di tengah pembicaraan muncul Michael dan Siti yang telah sampai di pinggir kota bawah tanah yang dimana Akram dan Aji sedang membuat Jackie sadar akan ingatannya.


Akram:"iya,kamu benar Michael dia ......,telah mencuci otak atau memanipulasi pikiran orang seakan dia adalah pemerintah yang baik!".


Michael:"berarti yang membuat keluarga Devillons,kota bawah tanah sedang berperang karena dia!".


Aji:"iyap,kamu benar,dia adalah ayah dari Lizard!".


Michael:"eh? tapi kenapa anak muda Lizard itu tidak membicarakannya?".


Aji:"karena ayahnya adalah pengkhianat dari keluarga Lizaret dan Charlotte!".


Abdul:"kalau pertanyaan seperti ini? siapa yang membuatnya?".


Leona:"yang membuatnya adalah para penjaga yang ada disini!".


Abdul:"eh? kamu serius?".


Leona:"iya!".


Abdul:"untuk memulainya kita harus berganti-ganti?".


Leona:"iya benar!".


Untuk menentukan hal tersebut,Leona dan Abdul pun main batu,gunting,kertas.


Abdul:"kalau begitu,1,2,3


Leona:"hap!".


Setelah itu Abdul yang berhasil memenangkannya sehingga orang yang bertanya terlebih dahulu adalah Leona.


Leona:"baiklah,aku yang pertama!".


Selena:"halo,semuanya,nama saya Selena,saya adalah robot sistem yang berfungsi sebagai kunci untuk membuka pintu ini!".


Leona:"baiklah,Selena kalau begitu kita mulai aja!".


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


untuk episode selanjutnya berjudul : Selena Robot Unik.


__ADS_2