ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Perjuangan Yang Patut Di Hargai.


__ADS_3

Abdul pun langsung maju untuk mengambil kau tersebut,tetapi Abdul harus bisa melewati Liliana bagaimanapun caranya agar bisa menyelesaikan tantangan terakhir ini.


Abdul pun mengambil poster yang ada di tembok dan berusaha melempar poster itu sambil berlari,namun hal itu sia-sia Abdul pun terkena tendangan dari Liliana yang membuatnya hampir pingsan.


Abdul yang saat ini sudah hampir tidak bisa berdiri pun tiba-tiba mendapatkan ide,saat Liliana nantinya menyerang Abdul akan berpura-pura diam,melihat Abdul yang lagi diam membuat Liliana percaya bahwa Abdul sudah menyerah.


Saat ingin memeriksa apakah Abdul sudah menyerah,tiba-tiba saja Abdul menyeret tangan Liliana dan membuat Liliana seketika terjatuh,seketika itu Abdul pun berlari dari mengambil kayu tersebut.


Setelah mengambil kayu tersebut Liliana pun terbangun dan langsung berlari mendekati Abdul,Abdul yang lagi panik pun langsung mengayunkan kayu tersebut ke hadapa Liliana, Liliana yang kaget pun tidak bisa menangkis serangan tersebut,tetapi mengenai perut Abdul.


Sedangkan serangan kayu Abdul mengenai perut Liliana,seketika pertarungan tersebut di kelilingi asap yang membuat Lizard sulit melihat siapa pemenang dari pertandingan ini,sedangkan Bella percaya bahwa Abdul yang bertahan.


satu menit pun berlalu asap yang mengelilingi pertarungan tersebut pun menghilang,tapi hal tak terduga pun terjadi Liliana yang saat itu masih bisa berdiri dengan luka parah, sedangkan Abdul mampu beridi namun dia mengeluarkan banyak darah dari mulutnya.


Keduanya pun tidak terlihat baik-baik saja Liliana maupun Abdul,tapi penglihatan Abdul seketika memudar yang menandakan bahwa dia harus mengenai serangan terakhir ini,Liliana yang terlihat sudah tidak mampu memukul dengan keras juga berpikir bahwa ini serangan terakhirnya.


Seketika pertarungan tersebut menjadi pertarungan yang sangat tidak terduga,Bella pun mendukung Abdul dengan semangat,sedangkan Lizard mendukung Liliana.

__ADS_1


Abdul dan Liliana pun terdiam dan seketika pertarungan itu pun tandanta hampir selesai,Abdul pun mengambil kayu dan berlari untuk mengenai Liliana,sedangkan Liliana yang sudah tidak bisa memukul dengan cermat pun menunggu Abdul yang sedang menuju ke hadapannya.


Seketika terdengar suara yang sangat keras mengenai perutnya,Lizard,Bella dan ibunya dan kakaknya pun terdiam melihat pertarungan itu,sedangkan ibunya Abdul pun tersenyum begitu juga dengan Nabil.


Lizard yang melihat itu kaget dan tepat saja orang yang berhasil berdiri dengan mengenai pukulan terakhirnya adalah Abdul,Abdul berhasil berdiri seperti ksatria,sedangkan Liliana terkapar.


Abdul yang hampir pingsan pun harus jalan menuju ke ruangan yang di mana Bella dan orang tuanya di kurung di sana,Lizard pun menyuruh membuka pintu yang menuju ke ruangan ini,Abdul pun berjalan dengan hati-hati karena penglihatannya seperti orang yang mampu pingsan.


Tapi dengan tekadnya Abdul berjalan terus menerus menuju ke ruangan tersebut dengan darah yang keluar dari mulutnya, sesampainya di ruangan tersebut Abdul pun mengambil kunci yang terdapat di sana dan membukanya.


Lizard pun menyambut Abdul,dan Bella berlari menuju Abdul yang sedang terluka parah,Bella pun memeluk Abdul yang sudah terluka parah,ibunya Bella pun menuju ke Abdul yang tengah di obati oleh Bella dan ibunya Bella pun bertanya kepada Abdul.


Lavina:"perkenalkan,saya adalah Lavina ibunya Bella,kalau kamu?".


Abdul:"uhk,uhk,tidak ussah formal begitu ibu perkenalkan nama saya Nabil Abdullah".


Lavina:"hmm,salam kenal ya nak!".

__ADS_1


Abdul:"hehehe,siap ibu".


Seketika Bella dan kakaknya tertawa mendengar ucapan Abdul,yang menandakan bahwa Abdul direstui oleh kedua pihak,tapi Abdul pun meminta waktunya berdua dengan Bella.


Mendengar itu semua keluarga Lizaret dan kedua orang tua Abdul pun keluar dari ruangan tersebut,tapi mereka berkumpul di depan pintu ruangan tersebut,untuk mendengar apa yang Abdul dan Bella bicarakan.


Tetapi Abdul yang mengetahui hal tersebut,pun berteriak.


Abdul:"AKU MOHON,IBU,AYAH DAN KAKAK KELUAR YA!".


"IYA MAAF!".


Bella pun seketika tertawa begitu juga dengan Abdul.


BERSAMBUNG......


untuk episode selanjutnya berjudul : janji untuk seumur hidup.

__ADS_1


__ADS_2