ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Masa Lalu Bara Bersama Pahlawannya.


__ADS_3

Bara:"SUDAH CUKUP!".


tiba-tiba saja terdengar suara yang berasal dari Bara,seketika orang-orang pun berbalik dan memperhatikan Bara,melihat itu Bara pun meminta untuk dijadikan sebagai penasihat hukum Doly.


Bara:"AKU YANG AKAN MENJADI PENASIHAT HUKUM PAMAN DOLY!".


Aldo:"KAKAK,APA YANG KAKAK LAKUKAN!".


Bara:"AKU BERHAK BUKAN?".


Bara pun menunjuk kepada Alam,melihat itu Alam pun membiarkan dan menjadikan Bara sebagai penasihat hukum terdakwa atau Doly,melihat itu Akram pun menjadi sangat marah dan sudah muak.


Hakim:"kalau begitu,kita akan memanggil jaksa penuntut,pak Akram dipersilahkan!".


Akram:"terima kasih,baik kalau begitu saya akan memberikan apa yang telah dilakukan terdakwa kepada saya!".


Hakim:"apa itu!".


Akram:"dia membunuh istriku dengan wajah senyum,yang kedua dia menjadi terhasut oleh hawa nafsu dan kerakusan sehingga membunuh sesama manusia,apakah dia berhak dibebaskan?".


Seketika orang-orang pun menjawab tidak,tapi berbeda dengan Abdul karena sebelum sampai di gedung persidangan,Abdul dengan kakek dan ayahnya harus berpisah karena perbedaan pendapat.


Sebelum ke gedung persidangan.


Abdul:"kalau begitu kakek,apakah kakek akan menjadi apa?".


Akram:"kakek akan menjadi jaksa penuntut!".


Nabil:"ayah juga!".


Abdul:"sayangnya,aku berbeda pendapat!".

__ADS_1


Akram:"kalau begitu kita berpisah di sini!".


Abdul:"iya kek!".


Abdul:"jadi kakek memang tidak bisa memaafkan perbuatan Doly,tetapi jika tidak memutuskan untuk Doly dipenjara kemungkinan Doly akan dihukum mati,tetapi di sisi lain Bara dan Michael tidak akan tinggal diam!".


Aldo:"ya,kamu benar,persidangan ini akan menjadi penentuan,apakah permusuhan tercipta atau permasalahan yang akan terselesaikan!".


Setelah Akram memberitahu apa yang telah dilakukan terdakwa,sekarang giliran Bara yang akan bertanya kepada orang yang bersangkutan terkait kejadian ini.


Hakim:"ok,kalau begitu kita akan memberikan kesempatan kepada penasihat hukum kepada orang yang terkait dengan terdakwa!".


Bara:"terima kasih,baiklah!".


Bara:"saya akan bertanya kepada orang yang bersangkutan,saya panggil Akram!".


Hakim:"baiklah Abdul dipersilahkan".


Di sisi lain Catihyln yang sudah tidak tahan mencoba untuk membantu Abdul,tetapi Catihyln tidak dapat melakukan hal tersebut,dikarenakan persidangan ini di awasi langsung oleh pasukan Jack.


Akram:"apa itu?".


Bara:"apakah benar itu yang telah dilakukan oleh Doly,apakah pak Akram merasa bahwa ada hal yang aneh terjadi saat peristiwa tersebut terjadi?".


Akram:"tidak ada,saya dengan dua mata saya melihat bahwa Doly melakukan hal keji tersebut?".


Akram:"sudah jelas,dia pun tidak bisa mengelak jika kamu akan bertanya seperti itu!".


Bara:"HAH?".


Tapi saat mendengar jawaban itu,Bara pun marah dan tidak menerima jawaban tersebut,melihat itu Aldo pun marah kepada Bara.

__ADS_1


Aldo:"JIKA KAMU SEBAGAI PENASIHAT,KENAPA KAMU MEMAKAI PERASAAN?".


Seketika orang-orang pun menoleh kearah Aldo,begitu juga dengan Bara dan Akram.


Bara:"KARENA HANYA AKU YANG SANGAT MENGENAL SIFAT BAIK DARI PAMAN DOLY!".


Aldo:"HOOH,KALAU BEGITU APA SAJA YANG KAMU KETAHUI,KAK!".


Bara:"DIALAH YANG TELAH MEMBUATKU UNTUK MAJU DAN BISA BERADA DI SINI!".


Aldo:"ITU HANYALAH HAYALANMU,SAAT ITU PAMAN DOLY MEMANFAATKAN MU!".


Setelah mendengar itu Bara pun mengeluarkan air mata yang sangat penuh dengan kesedihan,orang-orang pun menjadi sangat penasaran apa yang sebenarnya terjadi kepada Bara dan Doly di masa lalu.


25 tahun lalu,saat itu Bara bertemu dengan Doly yang telah menikah,saat itu Bara menjadi anak yang terasingkan dikarenakan Bara adalah anak yang ketiga,oleh karena itu Bara disuruh menjadi mandiri saat berumur 8 tahun,yang di mana Bara memilih untuk berkunjung ke rumah pamannya yang bernama Doly.


Tapi saat sampai di sana,rumah Doly terasa seperti aneh,karena rumah Doly ini tidak terlalu besar seperti rumah Bara di Amerika,Bara pun menjadi bosan karena dirumah tersebut hanya ada Doly dan istrinya,beserta anaknya yang telah berumur 2 tahun.


Namun saat itu istri Doly sakit-sakitan dikarenakan penyakitnya tersebut,namun Doly tetap tabah dan terlihat sehat di depan istrinya,tetapi di belakang Doly memiliki wajah yang menyesal dikarenakan saat itu Doly telah membunuh seseorang.


Bara pun bertanya kepada Doly.


Bara:"kenapa wajah paman menjadi pucat?".


Doly:"owh tidak,ini sudah biasa jika kamu menjadi kepala keluarga!".


Mendengar itu Bara pun memegang kata-kata dari Doly yang saat itu merupakan satu-satunya kata yang membuat Bara menjadi terkesan,tapi 1 bulan pun berlalu,paman Doly pun belum kembali,tapi keadaan istri paman Doly sudah sangat parah,Bara pun berusaha untuk membuat istri paman Doly menjadi baik.


BERSAMBUNG......


untuk episode selanjutnya berjudul: Penyesalan Bara Terhadap Paman Doly.

__ADS_1


__ADS_2