
"kamu baik-baik saja Abdul?" ucap Michale,"iya,makasih ya Michael,kemungkinan aku hanya merasa capek,palingan itu tidak parah!" ucap Abdul,"kalau tanya seperti itu jangan kesana kak Abdul,tanya ke kak Bella saja!" ucap Michael,"owh,begitulah,kalau begitu terima kasih ya!" ucap Abdul.
Michael pun menundukkan kepalanya lalu pergi meninggalkan Abdul begitu saja,sedangkan Bella,Leona,Alice,Stella dan Catihyln menunggu di luar bersama ibu mereka masing-masing.
"bagaimana Michael,apakah Abdul baik-baik saja!" ucap Bella,Leona,Alice,Stella dan Catihyln,"iya,aku kurang yakin tapi kak Abdul bilang dia hanya kecapean dan ingin beristirahat" ucap Michael.
Tapi tiba-tiba saja ibu dari Bella,Leona,Alice,Stella dan Abdul menyuruh semua perempuan yang mengaku menyukai Abdul untuk menentukan siapa yang cocok untuk menjadi merawat Abdul yang saat ini sakit.
"eh? kalau begitu aku saja!" ucap Bella,Leona,Alice,Stella dan Catihyln.
Tiba-tiba saja semua 5 perempuan mengangkat tangan mereka dan mengucapkan kata-kata itu secara bersamaan sehingga membuat ibu Abdul yaitu Siti tertawa karena mengetahui bahwa anaknya seperti Nabil yang dulunya di sukai banyak perempuan.
"hahaha,anakku sama seperti suamiku yang disukai banyak wanita diluar sana,walaupun dia sudah mempunyai seorang anak yang sudah tua,tapi masih banyak wanita muda yang menyukainya!" ucap Siti sambil tertawa jahat.
"eh? jadi kamu juga sudah merasakan hal seperti itu Siti!" ucap Rosa,Lavina,Zaskia,"eh! jadi kalian juga,aku tidak tahu" ucap Siti,"(ada apa dengan percakapan ibu-ibu ini,seharusnya aku tidak berada di sini!)" ucap Michael.
"kalau begitu kak Michael pergi dulu untuk menemui kak Aldo,Doly dan Bara!" ucap Michael.
Michael pun pergi dari sana dan pergi menemui Aldo,Doly,dan Bara,namun sebelum itu Bella menanyakan dimana Cindy.
__ADS_1
"tunggu,dimana Cindy Michael?" ucap Bella,"eh! tunggu kemungkinan dia didalam ruangan karena saat ini dia terlihat tertidur,jadi aku langsung keluar begitu saja dari ruangan itu!" ucap Michael.
Bella pun langsung panik mendengar itu dari Michael,dikarenakan Cindy sebenarnya sangat mencintai Abdul,karena dari dulu Abdul lah yang menemani Cindy dan menjaganya.
"memang kenapa dengan Cindy Bella?" ucap Alice,Leona,Stella dan Catihyln,"kalian pasti tidak tahu,tapi Cindy sangat mencintai Abdul,karena Abdul dari dulu menjaganya dan mereka bukan saudara kandung!" ucap Bella.
"eh? apakah itu benar tante Siti" ucap Alice,Leona,Stella dan Catihyln,"iyap,Cindy adalah anak dari teman sekolah tante,makanya dia tidak diizinkan untuk ikut campur dengan keluarga Milliyader" ucap Siti.
"kakak,apakah kakak ingin dirawat oleh Cindy" ucap Cindy,"owh,sepertinya kamu sudah bangun ya Cindy,sepertinya kakak tidak bisa tidur saat ini!" ucap Abdul.
Cindy pun memangku kepala Abdul lalu mengelusnya,"hmm,jadi kamu masih suka memainkan rambut dan kepala kakak" ucap Abdul,"kan Cindy sudah bilang bahwa Cindy suka kakak!" ucap Cindy,"tapi,kakak tidak akan melakukan hal itu,kecuali ibu mengizinkan "mungkin" ucap Abdul.
"eh? jadi itu adik tiri Abdul!" ucap Leona,"iya,tapi aku tidak tahu bahwa Cindy suka Abdul" ucap Alice,Stella,dan Catihyln,"tentu saja,mana ada perempuan yang memberitahu perasaannya kepada seseorang yang disukai 5 perempuan kan" ucap Zaskia.
Para perempuan pun berdiskusi dengan ibu mereka untuk menentukan tempat liburan mereka.
"jadi,saya tidak dianggap disini!" ucap Ica,"eh? Ica kamu daritadi ada di ruangan keluarga Alastrina?" ucap Bella,Alice,Leona,Stella dan Catihyln,"eh! tentu saja,karena saat ini aku sudah resmi menjadi pengawal pribadi Abdul!" ucap Ica.
"HA! sejak kapan kamu menjadi pengawal pribadi Abdul?" ucap Bella,Alice,Leona,Stella dan Catihyln,"sejak pertamakali Abdul lahir,dan sejak saat itu aku dilatih menjadi seseorang yang kuat!" ucap Ica.
__ADS_1
Siti pun mengatakan hal itu kepada BellaAlice,Leona,Stella dan Catihyln,sehingga mereka langsung percaya,dan menyuruh Ica untuk ikut membahas villa yang bagus untuk menjadi tempat berliburan mereka.
"maaf aku lama kembali Zahra!" ucap Aldo,"tidak apa-apa,tapi untuk saat ini kamu mau istirahat? sini aku pijit!" ucap Zahra,"eh! jarang-jarang kamu melaku..." ucap Aldo.
Aldo tiba-tiba saja dilempar bantal oleh Zahra,melihat itu Aldo pun langsung mengikuti apa yang disuruh oleh Aldo.
"maaf! aku hanya bercanda" ucap Aldo,"kamu tidak mengerti perasaan istri kamu dan anakmu yang khawatir!" ucap Zahra,"maaf,sebagai gantinya setelah kita pulang di Italia,nanti kita akan berlibur" ucap Aldo.
Sedangkan Doly kaget melihat bahwa selama ini istrinya yang dia sudah anggap mati,ternyata masih hidup dan berdiri dihadapannya.
"Rosa! apakah itu benar-benar kamu!" ucap Doly,"iya! walaupun jantungku hanya buatan,tapi apa kamu masih bisa menerimaku!" ucap Rosa.
Doly pun memeluk Rosa.
Di sisi lain Bara akhirnya bertemu dengan istrinya.
BERSAMBUNG.....
untuk episode selanjutnya berjudul : Persiapan Menuju Ke Villa Untuk Liburan.
__ADS_1