
Akhirnya hari ini adalah hari Sabtu dan jam sudah menunjukkan pukul 16:30,Abdul dan Cyintia bersiap-siap menyambut pasien dan hari terakhir tim Abdul dan Cyintia bekerja bersama,pasien pun mulai berdatangan dan tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 21:20 Abdul pun memeriksa semua jumlah pasien yang sudah di kumpulkan 4 hari ini.
Abdul pun menjumlah dan total yang di dapatkan selama 4 hari ini adalah 220 pasien dan pendapatannya adalah 25 juta Abdul pun memberikan Cyintia tapi sebelum itu Cyintia, memberikan 5 juta ke Abdul untuk membayar balas budinya waktu hari itu.
Abdul pun tersenyum dan menerimanya,Abdul mengantarkan Cyintia pulang sembari melihat Cyintia membayar utangnya,sesampainya di rumah Cyintia Abdul pun turun bersama Cyintia sembari menunggu penagih utang tersebut,tidak terasa penagih utang itu pun datang.
Penagih utang:"gimana? kamu udah punya uang 20 juta?
Cyintia:"iya,ini aku kasih 20 juta cash lunas kan?
Penagih utang:"ok,ini sudah lunas kalau begitu aku pergi dulu terima kasih".
Melihat itu Abdul pun bersiap-siap pulang,namun sebelum itu Cyintia memanggil Abdul untuk membuatkannya teh karena ada hal ingin yang dibicarakannya.
Cyintia:"sini pak ada yang mau aku kasih tau,masuk aja aku mau bikinin teh sekalian pak".
Abdul:"eh,serius? emang mau bahas apa?
Cyintia:"masuh aja dulu pak".
Abdul:"baiklah kalau begitu aku masuk".
Setelah Abdul masuk ke rumah Cyintia,Cyintia pun bergegas ke dapur untuk membuatkan Abdul teh dan mengambil kertas yang sudah di siapkan untuk membantu date pak Abdul,sekalian untuk membalas budi atas kebaikan Abdul terhadapnya.
__ADS_1
Akhirnya tehnya pun selesai dan Cyintia membawanya ke Abdul sembari membawa kertas yang ada di tangannya itu.
Abdul:"apa itu? berkas kerja?".
Cyintia:"bukan ini adalah rencana date untuk pak Abdul".
Abdul:"owh,serius kalau begitu aku liat soalnya aku bingung mau nonton apa di bioskop nanti".
Cyintia:"yah kalau nonton bioskop pak,aku tidak bisa soalnya belum pernah ke sana".
Abdul:"waduh,kalau begitu pantai yang bagus untuk mengakhiri date di mana ya?".
Cyintia:"ini pak di pantai pasir putih aja gimana?".
Setelah membahas tentang date,Abdul pun berpamitan dan berterima kasih kepada Cyintia berkat dia Abdul tidak bingung mau harus pergi ke pantai apa.
Abdul:"kalau begitu sampai jumpa makasih ya,aku sangat terbantu".
Cyintia:"tidak apa-apa,aku juga mau berterima kasih sebanyak-banyaknya karena bapak utang saya sudah lunas".
Abdul:"itu juga berkat usaha mu sendiri,jadi jangan pikirkan ya,kalau begitu sampai jumpa".
Mereka berdua pun melambaikan tangannya,di perjalanan Abdul pun di telepon oleh adiknya siapa lagi kalau bukan si Cindy,Abdul pun mengangkat telepon dari Cindy.
__ADS_1
Abdul:"halo apa?
Cindy:"ini kak,kakak lagi di mana soalnya ada telepon dari Zahra".
Abdul:"owh,jawab aja bilang tunggu kak Abdul pulang soalnya sudah mau sampai".
Cindy:"baiklah kak".
Abdul pun dengan sigap dan cepat sampai di rumah,Abdul pun menelpon Zahra.
Abdul:"kenapa?".
Zahra:"tidak katanya pesawat ku di undur jadi aku akan datang di hari selasa,maaf ya".
Abdul:"tidak apa-apa,soalnya aku mau date juga di hari minggu nanti tidak sempat menyapamu".
Zahra:"owh gitu,semangat semoga date mu lancar".
Abdul yang baru saja mau meminta saran nonton nama film bioskop yang bagus apa,tiba tiba saja Zahra mematikan teleponnya begitu saja.
BERSAMBUNG......
ok sampai sini dulu untuk episode kali ini untuk episode selanjutnya berjudul: kekacauan date di taman bermain.
__ADS_1