ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Semua Bukti Telah Terkumpul.


__ADS_3

"jadi,Leona ruangan yang terdapat file itu berada di mana? kita kan sudah menulusuri 5 pintu yang totalnya 10!" *Abdul*".


"Eh? aku tidak pernah melihat pintu-pintu ini! kemungkinan pintu ini dibuat saat aku masih dilarang untuk pergi kesini!" *Leona*".


"Dilarang? karena kenapa kamu dilarang?" *Abdul*".


Leona yang tidak punya pilihan menyuruh Abdul untuk menyulusuri 10 pintu yang ada,Abdul yang mendengar itu pun langsung melakukannya,dikarenakan mereka berdua seperti tidak ada pilihan lain.


"tapi,Selena kenapa kamu diam-diam saja daritadi?" *Abdul*".


"iya,saya hanya robot,dan aku tidak mengetahui tentang 10 pintu ini,kemungkinan ruangan ini tidak diberitahu oleh siapapun,karena kemungkinan dari 10 pintu ini terdapat file itu berada!".


Mendengar robot Selena berbicara seperti itu,Abdul pun langsung menelusuri 10 pintu itu,sedangkan Leona ikut membantu Abdul,tapi saat menuju ke arah Abdul,Selena tiba-tiba saja memegang tangan Leona,Leona yang mengetahui itu langsung kebingungan dengan tingkah Selena saat ini.


"Selena? kenapa kamu memegang tanganku? apakah kamu ketakutan?".


"Tidak,hanya aku seperti mengenal tempat ini nona Leona!".


"Eh? kenapa kamu mengingat tempat ini Selena?".


Selena pun tidak tahu apapun tentang ruangan ini,tetapi Selena hanya merasa bahwa ruangan ini telah lama,yang dimana saat itu Dermiwan masih berumur 19 tahun.


"Ruangan ini seperti saat tuan Dermiwan masih berumur 19 tahun!".


"eh? 19 tahun? tapi kenapa ruangan ini terlihat rapi? apakah Selena dulunya manusia Leona?".

__ADS_1


"aku tidak mengetahui hal itu,tetapi sepertinya ayah membuat robot Selena ini untuk suatu tujuan!".


Karena sudah membuang waktu yang begitu lama,Abdul pun langsung masuk pintu ke 6,dikarenakan Abdul telah memasuki 5 dari 10 pintu,namun Abdul tidak dapat menemukan apapun,maka dari itu Abdul dan Leona pun melanjutkan masuk pintu ke 6.


"jadi,peperangan ini sudah selesai!" ucap anggota keluarga Devillons dan warga kota bawah tanah."jadi untuk sekarang kita akan melakukan apa? tuan Jackie!".


"kemana lagi! kita akan pergi ke Jepang untuk menemui Jack,tapi sebelum itu kita akan berkumpul terlebih dahulu!".


Seluruh anggota keluarga Devillons pun keluar dari kota bawah tanah,sedangkan organisasi Jack dan Revolusion resmi dibubarkan,karena mereka sudah tidak berhak untuk ikut lagi ke Jepang.


"JADI,AKU AKRAM KETUA DARI ORGANISASI JACK RESMI MEMBUBARKAN ORGANISASI INI! DAN KALIAN SUDAH PASTI TAHU,TUJUAN ORGANISASI INI UNTUK MENGUAK TUJUAN DARI JACK! TETAPI ITU SEMUA SUDAH SELESAI!". ucap Akram.


Mendengar itu membuat seluruh organisasi Jack menangis,karena mengingat kenangan mereka saat melawan penjahat dan orang yang ingin menjatuhkan sistem Milliyader.


"Marcos! kamu sudah berkerja baik sebagai wakil ketua dari organisasi Jack! saya Akram mengakui bahwa kamu telah baik melakukan pekerjaan mu selama ini! *sambil tersenyum*".


Marcos pun menyuruh seluruh anggota Jack untuk memberikan penghormatan kepada Akram,di sisi lain organisasi Revolusion telah pergi begitu saja,dikarenakan Aji menyuruh mereka untuk keluar dari kota bawah tanah,karena sebentar lagi akan meledak,tapi sebelum itu Aji menyuruh pasukannya saling berpelukan.


"ayo,kita keluar,karena sebentar lagi kota bawah tanah ini sudah tidak ada!"ucap Aji.


"Aldo! kamu baik-baik saja?"ucap Lizard,"eh? iya om saya baik-baik saja! tetapi apakah ini memang sudah berakhir!"ucap Aldo,"iya ini sudah selesai Aldo! kakak juga dan Lizard akan keluar,karena sebentar lagi tempat ini sudah meledak!"ucap Doly.


Sedangkan Dermiwan,Nabil,Siti,Ica dan Bara sudah keluar dari kota bawah tanah dan menuju ke tempat pasukan medis atau penyembuhan sedang berada.


"Leona,kita sudah sampai di ruangan file! aku bisa melihat file itu berada!"ucap Abdul,"eh berarti kita sudah berhasil menemukannya!"ucap Leona,"iya,tapi sepertinya ruangan file ini tidak memiliki satupun penjaga dan jebakan apapun!"ucap Abdul.

__ADS_1


Abdul pun mengambil hardisk yang berisi file tersebut,tapi tiba-tiba saja muncul robot aneh yang menyerang mereka,tapi tiba-tiba saja kaki dari Leona sakit yang membuat Leona tidak dapat menembak,Abdul yang melihat itu mencoba untuk membantu Leona,namun Abdul tidak dapat dikarenakan dia juga dikelilingi oleh robot.


Tapi tiba-tiba saja Selena marah,dan robot itu mati begitu saja,Abdul dan Leona yang melihat itu berpikir bahwa Selena adalah sistem dari semua yang ada di ruang berangkas ini,tetapi saat ini Selena tidak normal dikarenakan Bara telah meretas beberapa sistem dari Selena.


Namun tiba-tiba saja Selena memberitahu kepada Abdul dan Leona untuk segera keluar,dikarenakan kota bawah tanah sebentar lagi akan meledak.


"kalau begitu terima kasih informasinya robot Selena!" ucap Abdul,"kalau begitu ayo keluar Abdul!"ucap Leona.


Abdul dan Leona pun bergegas keluar dari ruang berangkas,tetapi Abdul tiba-tiba berpikir untuk mencari jalan keluar.


"eh? Leona sepertinya ada pintu yang mengarahkan kita langsung keluar dari sini!"ucap Abdul.


Tiba-tiba saja Selena untuk menyuruh Abdul dan Leona untuk keluar lewat kiri,Abdul yang mendengar itu langsung menuju ke arah sana,yang meninggalkan Selena yang diam saja.


"Abdul! tunggu dulu,kenapa robot Selena berhenti!"ucap Leona.


Leona pun menyuruh Abdul untuk mengambil robot Selena,tapi hal itu sia-sia dikarenakan robot Selena sudah mati total dan tidak dapat bergerak.


"tapi tolong dia Abdul! aku merasa bahwa dia harus ditolong!"ucap Leona.


Mendengar itu Abdul pun terpaksa menggendong Selena sambil berlari,tapi tiba-tiba saja ruang berangkas mulai meledak.


"ayo Abdul,sepertinya ruang berangkas telah meledak!"ucap Leona,"baiklah,kalau begitu kita harus cepat!"ucap Abdul.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


untuk episode selanjutnya berjudul : Kenangan Leona Bersama Ibunya.


__ADS_2