
"kenapa kamu bisa berpura-pura kalah Abdul!" ucap Shiro.
"kalah? jadi kamu tidak ingat bahwa kamu mengalahkan ku?" ucap Abdul.
"aku tidak pernah mengingatnya,tetapi jika apa yang dikatakan oleh anak buahku benar,berarti kamu adalah orang yang lemah!" ucap Shiro sambil tertawa.
Tapi tiba-tiba saja Shiro mendapatkan kabar dari Jack bahwa Yakuza ternyata tidak akan membantu mereka.
"ba..baiklah tuan Jack,tapi kami sudah menangkap Abdul!" ucap Shiro.
"baguslah,bawa dia kesini,ada yang membuatku penasaran!" ucap Jack.
Setalah itu Shiro pun memberitahu kepada Abdul bahwa Abdul akan disiksa oleh pemimpin mafia yang tidak lain adalah Jack.
"kamu akan disiksa oleh tuan Jack sampai kamu berteriak sambil menangis!" ucap Shiro.
Namun Shiro mendapatkan kabar dari anak buahnya bahwa Takumi membunuh pasukannya sendiri.
"APA! kenapa Takumi sialan itu melakukan hal itu!" ucap Shiro.
Di sisi lain Abdul tertawa mendengar bahwa Takumi telah memulai aksinya,sedangkan Abdul mematikan alat pemantau dari Jack.
"tuan Jack? apa anda tidak mempercayai Shiro itu!" ucap Atsushi.
"owh,tentu saja,tetapi entah kenapa Shiro mencoba berbohong kepadaku!" ucap Jack.
"tuan Jack,alat pemantau yang berada di pesawat tuan Shiro telah dirusak oleh seseorang!" ucap pasukan mafia.
"sudah kuduga,Shiro telah ditipu begitu juga dengan kita,selama ini pengkhianat di organisasi mafia adalah Takumi!" ucap Jack dengan ekspresi kesal.
"TAKUMI,APA YANG....."
Takumi tiba-tiba menodongkan pistolnya ke arah Shiro,Shiro yang melihat itu pun takut dan bersembunyi,di sisi lain Abdul telah mengalahkan 20 pasukan Shiro.
"sudah cukup Takumi,orang itu sangat lemah!" ucap Abdul.
"APA KATAMU!" ucap Shiro.
"tidak tuan Abdul,apa aku boleh membunuh orang sialan ini!" ucap Takumi.
"tidak perlu,lagipula rencana kita sudah berhasil,tetapi kemungkinan Jack sudah mengetahui hal ini!" ucap Abdul.
__ADS_1
Karena tidak dipeduli,Shiro pun marah kepada Abdul dan mencoba untuk menembak Abdul.
"RASAKAN INI!" ucap Shiro.
"tuan Abdul,awas...."
Tetapi tembakan dari Shiro tidak mengenai Abdul,melihat itu Takumi pun menjadi takjub dengan kekuatan Abdul.
"luar biasa anda tuan Abdul!" ucap Takumi.
"ini sudah biasa,lagipula Shiro sudah tidak dapat melawan!" ucap Abdul.
"HAH! KALIAN SANGAT MEREMEHKAN KU!" ucap Shiro.
Karena Shiro yang terus ribut,Abdul pun menyuruh pasukan Shiro sendiri untuk membunuh Shiro.
"OI KALIAN! BUNUH DIA!" ucap Abdul dengan ekspresi dingin.
"KAMI TIDAK MUNG....."
"apa kalian tidak kesal dengan kelakuan dia terhadap kalian semua!" ucap Abdul.
Tetapi mendengar itu dari Abdul seketika pasukan dari Shiro pun marah dan mengambil pistol mereka dan mengarahkannya ke Shiro.
"membalaskan dendam KATAMU!" ucap Abdul dengan ekspresi marah.
Seketika Shiro pun teringat dengan apa yang dilakukan oleh perkataan Jack.
"ingat Shiro,jika kamu ingin menjadi mafia jangan ragu membunuh,jika kamu ragu,KAMU BUKAN MAFIA!" ucap Jack dengan senyum.
"(kamu benar,sejak awal rencana ini adalah penipuan,tuan Jack adalah iblis!)" ucap Shiro dalam hati.
Setelah mengatakan hal itu,Shiro pun tersenyum dengan meregangkan kedua lengannya dan mati.
"bagaimana Takumi? apa yang kamu dapat saat menyelinap kesana!" ucap Abdul.
"aku sudah tahu,jalur untuk menyelinap kesana,aku akan memberikan denah terlebih dahulu!" ucap Abdul.
Di sisi lain pasukan Shiro pun mengikuti apa yang dikatakan oleh Abdul,namun Abdul nantinya mengetahui bahwa pastinya pasukan Shiro berpikir akan berkhianat.
"tapi kalian semua yang ada di sini,kalian harus membantuku!" ucap Abdul.
__ADS_1
"eh? tapi kami hanya....."
"HOOH,jadi kalian akan membunuhku begitu?" ucap Abdul.
Mendengar itu pasukan Shiro pun terkejut perkataan dari Abdul.
"kenapa kamu mengetahui rencana kami!" ucap pasukan Shiro.
"tentu saja,jika manusia keadaan seperti ini,mereka hanya berpikir untuk mengalahkan musuh mereka!" ucap Abdul.
Tapi tiba-tiba saja Takumi membunuh semua pasukan Shiro,Abdul yang melihat itu pun tidak terkejut.
"huuft,kenapa kamu melakukan hal itu lagi Takumi!" ucap Abdul.
"maaf tuan Abdul,mereka sangat merepotkan,jadi aku memutuskan untuk membunuh mereka!" ucap Takumi.
"ngomong-ngomong,dimana denahnya?" ucap Abdul.
"ini tuan Abdul!" ucap Takumi.
Setalah Abdul mengambil denah itu,tiba-tiba saja Takumi menodongkan pistolnya ke arah Abdul,namun wajah Abdul tersenyum.
"sudah kuduga,sejak awal Jack sudah mengetahui bahwa kamu adalah mata-mata!" ucap Abdul.
"maaf tuan Abdul,tapi ini adalah kehendakku sendiri!" ucap Takumi.
"BAGAIMANA AKU TIDAK MENGETAHUI DENGAN WAJAH YANG SEDIH SEPERTI ITU!" ucap Abdul.
Takumi pun mengeluarkan air mata dan menarik pelatuk pistolnya,namun Abdul dengan cepat menembak Takumi.
"terima kasih,Takumi,aku tidak akan melupakan jasamu!" ucap Abdul.
Abdul pun mengirim denahnya ke Alam.
"bagaimana Alam? apa Abdul sudah mengirimnya?" ucap Akram.
"sudah,Akram!" ucap Alam.
Akram pun menunjukkan denahnya kepada semua orang yang ada di rapat tersebut.
BERSAMBUNG......
__ADS_1
untuk episode selanjutnya berjudul : Saatnya Menemui Jack Dan Mafia.