
"bagaimana ini Gou? sepertinya mereka telah mengalahkan 10 anggota ku!" ucap Chimon.
"mereka mengalahkan 5 pasukanku,tetapi entah kenapa Wayne dan Vincent itu masih bersembunyi!" ucap Gou.
"sudah kuduga,mereka memang hobi dalam bersembunyi!" ucap Chimon.
Tapi suara pasukan yang sedang berperang tiba-tiba mundur,Gou dan Chimon pun kebingungan melihat pasukannya mundur.
"HOI,ADA APA?" ucap Gou.
"apakah komandan baik-baik saja? kami tidak dapat melihat komandan!" ucap pasukan Gou dan Chimon.
"apa? ada apa ini? menurutku mereka menipu kita Chimon!" ucap Gou.
Karena tidak fokus terhadap musuh,Gou pun merasakan bahwa mereka telah dikepung.
"AWAS! CHIMON!" ucap Gou.
Chimon yang tidak sadar melihat Gou terkena tembakan,melihat Gou yang terluka Chimon dengan cepat melempar bom asap.
"cih,mereka berhasil bersembunyi tuan Wayne!" ucap pasukan Wayne.
"kamu baik-baik saja tuan Gou?" ucap Chimon.
"heh? sejak kapan kamu mengucap kata-kata itu lagi?" ucap Gou sambil tertawa.
"ini bukan waktunya bercanda tuan Gou!" ucap Chimon dengan wajah khawatir.
Gou pun memegang bahu dari Chimon dan berkata.
"ingat Chimon,aku akan mengalihkan perhatiannya,dan kamu pakailah senjata itu!" ucap Gou.
"tidak mungkin,kenapa tuan Gou mau melakukan hal itu!" ucap Chimon.
"mungkin itu adalah impianku,dan itulah membuatku menjadi pasukan seperti sekarang!" ucap Gou.
Chimon pun mengambil senjata Rambo yang dibawa oleh Gou,melihat itu Chimon pun berjanji untuk menembak.
"ingat Chimon,kamu hanya perlu mengatakan bahwa ini adalah latihan,semua yang ada di hadapanmu hanyalah robot!" ucap Gou.
__ADS_1
Setalah itu Gou pun keluar dan lari menuju ke arah Wayne dan Vincent yang di bantu oleh 10 pasukannya.
"RASAKAN INI!" ucap Gou.
"TERIMA KASIH TUAN GOU,AKU AKAN MEMBALASKAN DENDAM MU!" ucap Shimon.
Wayne dan Vincent pun terkejut melihat Chimon keluar dan membawa senjata Rambo.
"RASAKAN INI!" ucap Shimon dengan suara sedih.
"(terima kasih Shimon,dan terima kasih tuan Akram!)" ucap Gou.
"(dan juga,aku sudah datang kepada mu sayang!)" ucap Gou.
Gou pun terkena 15 peluru diseluruh badannya.
Seketika pasukan yang terjebak di hologram tiba-tiba kembali,namun melihat dengan keadaan Gou yang telah mati.
"Tuan Alam,saya mendapat laporan dari tuan Shimon bahwa komandan Gou telah mati dengan keadaan terhormat!" ucap pasukan kekaisaran.
"terima kasih!" ucap Alam.
"Gou,ternyata kamu berhasil mewujudkan impianmu!" ucap Akram sambil tertawa.
Melihat Akram tertawa membuat Ransom dan Chris diremehkan,karena hal itu Akram pun terkena tembakan dari Ransom.
"waw,sepertinya kalian sudah bisa membaca pergerakan ku!" ucap Akram.
"HA? memang kamu lemah,untuk itu kami hanya menipumu!" ucap Chris.
Akram yang sudah bosan,langsung mengeluarkan seluruh kekuatannya,melihat itu Ransom dan Chris terkejut.
"APA! ORANG INI SEMAKIN CEPAT!" ucap Akram.
Namun karena sudah tua,pergerakan Akram kian melemah,karena hal itu Akram terkena 3 tembakan di bagian kaki,namun sebagai gantinya Chris dan Ransom terkena tembakan yang sangat parah.
*ukh*.
Seketika Ransom dan Chris merasa kesakitan,namun Akram yang sudah bosan langsung mencoba mengakhiri Chris.
__ADS_1
"bagaimana? apakah ada tombol disana?" ucap Shimon.
"ada komandan,kami sudah menariknya!" ucap pasukan Shimon.
"kami dari pasukan komandan Gou meminta izin untuk membawa komandan Gou dari sini!" ucap pasukan Gou.
Mendengar itu Shimon pun menyetujui apa yang dikatakan oleh pasukan dari Gou,namun Shimon tidak lupa pesan dari tuan Gou untuk membantu tuan Akram.
"APAKAH KALIAN MASIH BISA JALAN?" ucap Shimon.
"KAMI MASIH DAPAT BERDIRI KOMANDAN!" ucap pasukan Shimon.
Melihat itu Shimon pun pergi membantu Akram.
"huu,huu!" ucap Akram dan Ransom.
"sepertinya kita berdua sudah hampir kehabisan tenaga!" ucap Ransom.
"iya,sepertinya kamu benar,tapi apa kamu ingin menyerah anak muda?" ucap Akram.
"aku tidak akan melakukan hal itu,aku tidak mau melihat pengorbanan temanku tidak berguna!" ucap Akram.
Akram dan Ransom pun melihat peluru mereka masing-masing,namun Akram hanya memiliki satu peluru,sedangkan Ransom memiliki dua.
Akram dan Ransom pun menembak satu sama lain,dan Akram mengenai Ransom,dan Ransom meleset,karena hal itu Akram pun memberikan kabar kepada Alam.
"Alam,sepertinya sampai sini saja perjuangan ku,untuk semua pasukan tetaplah semangat!" ucap Akram.
Mendengar itu Alam pun tersenyum sambil mengeluarkan air mata.
"rasakan ini Akram" ucap Ransom.
Akram pun tidak dapat bergerak dikarenakan serangan yang mengenai kakinya sudah parah.
Akram pun tertembak dan mati.
BERSAMBUNG.....
untuk episode selanjutnya berjudul : Ayo! Kita Sudah Hampir Menang.
__ADS_1