ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Wallace si gila.


__ADS_3

"kalian yang lain pergilah,biar kami yang mengurus orang ini!" ucap Nabil dan Dermiwan.


"eh? tapi apa tidak apa-apa tuan Nabil?" ucap pasukan mata-mata.


"hahaha,santai saja orang ini memang terlihat berbahaya,tapi kalian bantu Michael dan Lizard.


Mendengar itu pasukan mata-mata kekaisaran pun memutuskan untuk meninggalkan Nabil dan Dermiwan.


"apa kalian yakin? menurutku kalian memang kuat,namun tidak dapat mengalahkanku!" ucap Wallace.


"iya,dari senjata kami kalah,namun dari kekuatan kami menang!" ucap Nabil dan Dermiwan.


Tetapi tidak diberi aba-aba,Wallace tiba-tiba menembak Nabil,untung saja Dermiwan sempat menarik Nabil lalu bersembunyi.


"KALIAN AKAN AKU KALAHKAN DAN MEMBUAT KALIAN MENGETAHUI BAHWA KALIAN MASUK KE MARKAS NERAKA!" ucap Wallace.


Di sisi lain 5 komandan beserta Jackie sedang bertarung,sehingga membuat peperangan ini menjadi sangat sengit.


"Roni,bagaimana dengan Nobuo? apa kamu dapat mengalahkannya?" ucap Alam.


"hmm,memang dia kuat,tapi dia tidak percaya dengan kekuatannya sendiri,tapi untuk saat ini dia belum bergerak!" ucap Roni.


"ngomong-ngomong,kenapa kamu terlihat meremehkanku Abdul?" ucap Zack.


"hmm,kamu sangat lemah,hanya itu yang dapat kukatakan kepadamu!" ucap Abdul.


Zack yang marah mendengar itu,seketika menembak Abdul,tapi Abdul membalas tembakan dari Zack sehingga membuat serangan dari mereka memantul.


"hooh,jadi kamu sudah mengetahui itu!" ucap Zack.


"tidak mungkin,aku hanya menembaknya,lagipula aku belum bisa memakai senjata ini!" ucap Abdul.


Zack yang tidak menerima itu mulai menyerang tanpa melihat sekeliling.


"kalau serangan membabi buta seperti itu kamu terlihat seperti orang bodoh!" ucap Abdul.


"tapi,aku tidak niat melawan mu,karena melihat dari kekuatanmu kamu tidak sekuat Jack!" ucap Abdul.


"apa yang kamu katakan? kamu tidak dapat pergi dari sini!" ucap Zack.


Tiba-tiba saja Zack mendengar suara langkah kaki,yang dimana itu adalah Takumi.

__ADS_1


"maaf tuan Abdul merepotkan mu!" ucap Takumi.


"owh,tidak apa-apa,lagipula kamu tidak perlu sopan begitu!" ucap Abdul.


"tapi tuan Abdul kan adalah...."


Sebelum mengatakan itu Abdul pun menutup mulut dari Takumi,Zack yang kebingungan pun tidak sabar melihat kemampuan Takumi.


"ada apa? kenapa kalian berlari dan bersembunyi?" ucap Wallace.


"cih,sudah kuduga orang ini kuat Nabil!" ucap Dermiwan.


"mau bagaimana lagi,jika kita membiarkan orang ini,dia dapat menghancurkan rencana kita!" ucap Nabil.


Nabil dan Dermiwan tiba-tiba terpikir sesuatu.


"eh? tunggu apa kamu terpikirkan sesuatu Nabil?" ucap Dermiwan.


"iya,pasti kamu berpikir untuk menjebak orang sombong ini bukan?" ucap Nabil.


Karena hal itu,Nabil pun mencoba untuk memancing Wallace ke ruangan,dimana ruangan itu adalah hologram.


"yosh,aku sudah memasangnya Nabil!" ucap Dermiwan lewat earphone.


"aku tidak akan membiarkanmu lagi lolos NABIL!" ucap Wallace.


Setibanya di ruangan itu,Wallace tidak dapat melihat Nabil dan Dermiwan,namun sesaat Nabil dan Dermiwan pun terlihat,Wallace yang melihat itu pun menembaknya,tapi itu hanya sebuah hologram.


"bagaimana? kamu tidak tahu aku dimana bukan?" ucap Dermiwan.


"cih,kalian tidak akan lari dariku!" ucap Wallace.


2 menit sudah berlalu,Wallace sudah hampir menghabiskan pelurunya,namun belum menemukan Nabil dan Dermiwan.


"SIAL,SIAL,SIAL!" ucap Wallace.


Wallace tiba-tiba saja mengambil sebuah bom dan tertawa.


"JIKA KALIAN ADA DISINI,AKU AKAN MEMBUNUH KALIAN!" ucap Wallace.


"orang ini,dia sangat gila!" ucap Dermiwan.

__ADS_1


"AWAS DERMIWAN ITU HANYA TIPUAN!" ucap Nabil.


Dermiwan yang tidak sadar pun tertembak,Nabil yang melihat itu mencoba untuk berlari sekuat tenaga.


"AKHHHH!" ucap Dermiwan.


"HOOI,APA KAMU BAIK-BAIK SAJA!" ucap Nabil sambil berteriak.


"HAHAHA,KALIAN TIDAK DAPAT MENIPUKU!" ucap Wallace.


Nabil pun melihat Dermiwan,namun keadaan Dermiwan sangat parah,karena kedua kakinya terkena tembakan sehingga Dermiwan sudah tidak dapat berjalan.


"untuk sekarang aku hanya dapat melakukan ini Dermiwan!" ucap Nabil.


"maaf,aku kehilangan fokusku!" ucap Dermiwan.


"tidak,itu adalah salah satu kemampuannya,dia dapat menipu orang,dan dia dapat memakai sniper dengan sangat cepat!" ucap Nabil.


Karena melihat Dermiwan yang sudah tidak dapat bergerak,Nabil pun mau tidak mau harus melawan Wallace.


"aku sudah bosan Wallace,saatnya mengalahkan mu!" ucap Nabil dengan wajah serius.


"kamu memang sombong,tapi ini akhir bagimu Nabil!" ucap Wallace.


Seketika Nabil menarik pelatuk pistolnya dan menghilang dengan cepat.


"APA! SIAL,INI SAKIT!" ucap Wallace.


Nabil dapat bergerak dengan lincah,di sisi lain Wallace kewalahan dan sudah terkena 10 tembakan,namun Wallace masih berdiri dan tertawa.


"HAHAHA INI SANGAT MENARIK,TAPI SAATNYA MENGAKHIRINYA!" ucap Wallace.


"apa yang kamu lakukan!" ucap Nabil dengan wajah serius.


"hemm,tentu saja mati bersama,itu kan hal yang terbaik bagi prajurit seperti kita!" ucap Wallace dengan wajah senyum.


Nabil yang melihat itu berlari dengan cepat membawa Dermiwan yang tidak dapat bergerak,dan suara ledakan terdengar sangat besar.


"hufft,dia memang prajurit,namun dia orang gila!" ucap Nabil dan Dermiwan.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


untuk episode selanjutnya berjudul : Kemenangan Divisi Satu.


__ADS_2