
"kalau begitu ayo cepat turun,karena sebentar lagi sudah malam hari,kemungkinan kita akan mengemasi barang akan selesai tengah malam,jadi kalian harus cepat!" ucap Siti.
"huuft,jadi ini rumah yang berkedok tempat senjata rahasia keluarga Alastrina!" ucap Abdul.
"iya,kamu benar,hawa tempat ini seperti bekas uji coba senjata,tapi tidak disangka tempat ini memiliki banyak sekali penjaga!" ucap Ica.
"tentu saja,jika tidak pasti pulau ini sudah ditemukan dari dulu bukan?" ucap Abdul.
"eh! kamu benar juga,tapi kenapa ayah Aldo menyiapkan pulau ini?" ucap Ica.
Ditengah percakapan Abdul,tiba-tiba muncul Zaskia,Sofi yang menjelaskan bahwa tempat ini dulunya adalah rumah kosong yang ditinggalkan oleh ayah Alam,tapi lambat laun,Alam pun berpikir untuk membuat tempat ini menjadi tempat perlindungan seluruh keluarganya.
"kalian cepatlah masuk,kemungkinan kakak Stella sudah ada didalam sana!" ucap Zaskia.
"kakak? berarti didalam rumah ini ada seluruh anggota keluarga Alastrina yang berada di Jepang,China,Spanyol dan German!" ucap Ica.
Zaskia pun mengiyakan apa yang dikatakan oleh Ica,mendengar itu Ica pun menjadi sangat penasaran dengan mereka,dikarenakan muncul desas-desus bahwa mereka adalah orang-orang yang pintar dan hebat.
"kakak,ibu telah sampai bersama Stella!" ucap Angelica.
"akhirnya ibu telah sampai,tapi kenapa ada orang lain yang ada di sebelah mereka? dan juga jumlah mereka sangat banyak!" ucap Downie.
"Heh,kenapa kalian taku? kemungkinan mereka hanya keluarga Milliyader yang membutuhkan pertolongan kepada ayah!" ucap Johan.
"kenapa kamu selalu menganggap orang lemah,pasti disana adalah orang-orang yang kuat,lagipula mana ada keluarga Milliyader yang lemah!" ucap Safi.
tapi saat ingin memasuki villa tersebut,Abdul dan yang lainnya disuruh untuk memberikan kartu identitas mereka masing-masing.
__ADS_1
"hmm,kenapa kita disuruh oleh memberikan kartu identitas? apa yang direncanakan orang-orang didalam sana!" ucap Abdul.
"kemungkinan ini ulah mereka lagi ibu!" ucap Stella.
"iya kamu benar,mereka selalu menganggap dia adalah orang yang kuat!" ucap Zaskia.
"orang kuat? apakah itu mereka yang disebut oleh Ica tadi tante?" ucap Zaskia
"kemungkinan begitu,karena tante tidak mempunyai hak dirumah ini,karena Alam membuat rumah ini menjadi pelatihan semua anak-anak keluarga Alastrina!" ucap Zaskia.
Sofi pun menjelaskan bahwa dulu Alam menyuruh anak-anak mereka untuk menjadi kuat,tetapi karena hal itu 6 anak dari Alam pun menjadi seperti itu,kecuali Aldo dan Stella.
"ini tuan,kartu identitas dari mereka semua!" ucap pelayan.
"hei,sini coba lihat,ini adalah Siti!" ucap Downie.
"tapi siapa orang ini? dia bernama Abdul,dan lebih muda dari Aldo,tapi orang ini tidak memiliki sebuah kekuatan!" ucap Downie.
"heh,baru kali ini aku mendengar ada orang yang seperti itu!" ucap Johan.
"tunggu,orang yang bernama Abdul ini adalah cucu dari Siti!" ucap Downie.
Setelah memeriksa yang lain Johan,Downie dan Angelica pun memberikan kartu identitas kepada pelayan dan menyuruh untuk masuk ke dalam villa.
"eh,itu lihat ada penjaga yang mengambil kartu identitas kita!" ucap Ica.
"terima kasih atas kerja samanya,kalau begitu silahkan masuk,maaf menganggu dan selamat bersenang-senang,karena kami akan melindungi kalian,jadi jangan sungkan-sungkan!" ucap si pelayan berhati dingin tersebut.
__ADS_1
"mereka pasti adalah uji coba dari keluarga Alastrina bukan?" ucap Abdul.
"eh? kenapa kamu tahu hal itu Abdul?" ucap Stella,Ica dan Alice.
"iya,aku hanya mengetahuinya setelah melihat ekspresi dan mulut mereka seakan seperti robot dan hanya diberikan tugas untuk melindungi keluarga Alastrina!" ucap Abdul.
Mendengar itu semua suasana pun menjadi sunyi setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Abdul.
"(kemungkinan Abdul sudah tidak mau bercanda tentang keadaan sekarang!)" ucap Ica.
"baiklah kalau begitu Abdul,kamu akan bersama ibu!" ucap Siti sambil memeluk Abdul.
"ibu kenapa? apa ibu takut dengan tempat ini?" ucap Abdul.
"hussh,kamu tidak sadar bahwa kamu merusaki suasana!" ucap Siti.
"maaf ibu,tapi kenapa ibu juga diam-diam saja?" ucap Abdul.
Siti pun melepaskan pelukannya terhadap Abdul,lalu berjalan seperti biasa,tetapi Ica menganggap bahwa saat ini ibu dari Abdul sedang membaca situasi saat ini.
2 menit berjalan,akhirnya Abdul dan yang lainnya sampai di depan pintu villa,tapi tidak ada yang berani membuka pintu,maka dari itu Abdul pun membuka pintu villa tersebut,dan muncul Safi.
"wah,ibu sudah lama tidak bertemu,dan kamu juga Stella!" ucap Safi.
BERSAMBUNG......
untuk episode selanjutnya berjudul : Dijebak Oleh Safi.
__ADS_1