ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Membantu Bella


__ADS_3

Abdul pun menyuruh Bella duduk sejenak agar bisa menceritakan sebenarnya apa yang terjadi,Bella pun perlahan-lahan tenang dan mulai menceritakannya.


Bella:"waktu di pantai itu,aku di telepon oleh ayahku dia bertanya aku lagi di mana waktu itu,jadi aku jawab lagi di pantai tapi dia tiba-tiba matikan teleponnya gitu,jadi aku cepat-cepat pulang maaf ya".


Abdul:"tidak apa-apa sih".


Zahra:"coba lanjut Bella".


Bella:"nah,pas di perjalanan Michael telepon aku dia bilang jangan pulang ke rumah gitu".


Abdul:"owh,makanya kamu langsung ke sini?".


Mendengar itu Bella terdiam,melihat itu Zahra pun menyuruh Abdul jangan tanyakan itu,mungkin dia masih kaget,mendengar itu Abdul pun terdiam.


Bella:"aku sebenarnya pulang dulu,tapi pas di sana aku tiba-tiba di usir sama keluargaku".


Abdul:"eh,emang kenapa?".


Bella:"katanya aku harus segera menikah dengan cepat".


Abdul:"ehhhh".


Mendengar itu wajah Abdul dan Bella pun tersipu malu,sedangkan Zahra senyum-senyum melihat Abdul dan Bella,tanpa basa-basi Abdul tiba-tiba berkata.


Abdul:"kalau gitu,aku akan pura-pura menjadi pacarmu gimana?".

__ADS_1


Bella:"eh!".


Abdul:"eh,maaf aku kira kamu mau ternyata tidak ya maaf,aku kira bisa membantumu".


Bella:"tidak,aku hanya kaget memang kamu mau?".


Abdul:"ya,mau membantu teman date kan penting".


Mendengar itu Zahra pun merasa ada kecocokan di antara mereka berdua,Zahra yang sangat senang pun ikut membantu temannya untuk mendekatkan mereka berdua.


Abdul,Zahra, dan Bella pun membuat rencana untuk besok yang akan di lakukan untuk mereka berdua,di kejauhan Zahir dan Michael pun pergi ke rumah Abdul untuk membantu mendekatkan mereka berdua.


Saat baru mau membuat rencana tiba-tiba telepon Abdul berbunyi dan orang menelpon adalah Zahir dan lama-lama Abdul pun mengangkat teleponnya.


Abdul:"kenapa? pasti kamu sudah tau masalah ini kan?".


Abdul:"iye".


Tiba-tiba saja Abdul terdiam dan mengatakan kepada Zahra dan Bella bahwa Zahir dan Michael ikut membantu,mendengar itu Zahra pun penasaran siapa orang yang bernama Zahir ini.


Setelah menunggu Zahir dan Michael selama 3 menit,tiba-tiba suara bell pintu rumah Abdul pun bersuara yang menandakan Zahir dan Michael sudah tiba,Zahra yang penasaran dengan Zahir pun dengan senang hati dia membuka pintu dan ternyata benar yang dipikirkan Zahra.


Zahir dan Zahra pernah membantu masalah Abdul waktu ujian,waktu itu Abdul yang terlambat mengikuti ujian pun di bantu oleh anak-anak yaitu sepupu dari Boby dari situlah Zahra mengenal Zahir dan sering bermain.


Melihat Zahra,Zahir pun kaget dan langsung mengenal Zahra dengan baik.

__ADS_1


Zahir:"eh,kak Zahra".


Zahra:"owh,kamu Zahir yang waktu itu kan,yang sering main sama Boby,dan Abdul.


Zahir:"soalnya saya kan sepupunya kak Boby".


Zahra:"kan,kakak udah tau".


Zahir:"eh,iya ya".


Abdul pun menyuruh masuk Zahir dan Michael,Zahra pun menyuruh Zahir dan Michael berbicara empat mata dulu,mendengar itu Abdul dan Bella yang membuat rencana dulu,Zahra pun bertanya kepada Zahir dan Michael.


Zahra:"untuk apa kalian kesini?".


Zahir:"aku,hanya diberi suatu perintah oleh kak Boby yaitu,membuat kak Abdul mendapatkan cintanya".


Zahra:"owh,kalau kamu kan adeknya Bella,emang kamu mau membantu seperti niatnya Zahir?".


Michael:"iya,soalnya kakakku sudah lama belum menikah,makanya aku akan membantu hubungan mereka lebih dekat,lagipula mereka terlihat cocok begitu".


Zahra:"kalau gitu,ayo kita membantu dua orang itu sampai kejenjang pernikahan".


Saat itulah terbentuknya tim Pernikahan yang di anggotai oleh Zahra,Zahir dan Michael tujuan tim mereka yaitu,membantu Abdul dan Bella sampai ke jenjang pernikahan.


BERSAMBUNG......

__ADS_1


untuk episode selanjutnya: rencana tim pernikahan untuk Bella.


__ADS_2