
Setelah mengetahui bahwa itu Doly,Michael pun dipertanggung jawabkan oleh Akram, setelah mendengar itu Michael pun menjawab bahwa dia tidak mengetahuinya,di karenakan Doly sudah menikah dengan Rosa,mendengar itu Akram pun marah kepada Michael karena tidak memberitahunya.
Tetapi mendengar itu Michael pun menjawab kata-kata dari Alam.
Michael:"TOLONG,AKU SIBUK!".
Alam:"kamu akan lari begitu saja?".
Michael:"ini semua salahmu karena telah menikah dengan kakakku!".
Alam:"kenapa kamu menuduh dia?".
Michael:"karena aku menyukai kakakku sendiri!".
Alam:"kamu sudah tidak waras!".
Tiba-tiba saja telepon dimatikan,dan setelah itu Akram pun berusaha untuk menghubungi keluarga Abdullah,namun tidak ada jawaban sama sekali.
Setelah itu Alam pun di panggil oleh pengurus pusat keluarga Milliyader saat itu,namun Alam belum mengetahui kepastian bahwa dia orang terekam tersebut adalah anaknya,dan di mana saat itu istri ke lima dari Alam telah melahirkan.
Namun karena ada urusan ini,Alam pun mau tidak mau harus mengurus ini,saat Alam merasa kebingungan muncullah istri pertamanya yang saat itu sakit.
Alam pun merasa khawatir,namun di sisi lain Alam harus mengerjakan masalah yang diperbuat Doly,namun saat menyelediki masalah ini,tiba-tiba saja Alam menerima telepon bahwa istri pertamanya meninggal dunia,mendengar itu Alam pun tidak kuat untuk melakukan penyelidikan ini.
Alam yang merasa sedih menelpon Michael.
Alam:"Michael!".
Michael:"APA LAGI?".
Alam:"Maya telah meninggal!".
__ADS_1
Michael:".........."
Alam:"Michael?".
Michael:"AKU AKAN MEMBUNUHMU ALAM!".
Tiba-tiba saja telepon mati,dan saat itu Darly yang mendengar itu harus menegangkan Michael dikarenakan kesalahpahaman.
Darly:"om, sabar!".
Michael:"KAMU PASTI DISURUH OLEH AYAHMU!".
Darly:"BUKAN,AKU KE SINI KARENA IBUKU!".
Michael:"eh?".
Darly:"ayah telah berulangkali untuk menyembuhkan penyakit ibu,namun sudah terlambat,ibu hanya menunggu hari dimana dia meninggal,dan hari ini dia sudah tidak bisa menahan penyakitnya!".
Doly pun kembali ke keluarga Abdullah dan melanjutkan rencananya.
7 tahun kemudian Doly pun mempunyai rencana yang lain,yang di mana dia akan menangkap Nabil agar Akram ingin memberitahu harta terbesar dari keluarga Abdullah,mendengar itu Akram pun sudah muak dengan Doly,tapi Akram yang tidak bisa apa-apa hanya bisa pasrah.
Setelah sampai di Indonesia Doly pun berpura-pura bahwa dia tidak pergi kemana-mana,yang di mana Doly memaksa Rosa untuk berpura-pura bahwa Doly tidak pergi kemana-mana.
Tapi Doly pun mendengar juga bahwa istrinya telah mempunyai anak yang berumur 7 tahun.
Doly:"aku masih melanjutkan rencanaku sayang,kamu harus mengajarkan dan merawat anak kita ini!".
Rosa:"iya!".
Namun mendengar itu Rosa merasa tidak sanggup karena Rosa memiliki penyakit jantung yang sudah lama,dan kata dokter Rosa sudah tidak memilki umur yang panjang lagi,karena tidak ada satupun pendonor jantung.
__ADS_1
Tapi karena merasa nantinya Doly khawatir terhadap dirinya tetapi tidak melanjutkan rencana yang sudah berjalan selama 10 tahun lamanya.
Doly:"kalau begitu aku akan pergi!".
Rosa:"iya!".
Setelah rencananya sudah berhasil,Doly mendapatkan kabar kepada anak buahnya.
Tom:"bos!".
Doly:"ada apa? aku lagi sibuk!".
Tom:"bos,nyonya telah meninggal!".
Seketika Doly pun tiba-tiba diam,karena tidak berada di samping istrinya yang kala itu telah mengidap penyakit selama 5 tahun,Doly pun menghentikan rencananya,dan saat itu Nabil yang mengetahui bahwa ini adalah rencana dari Doly,Nabil pun membuat rencana juga.
Saat tiba di rumah sakit,Doly pun berlari dan ke mayat sang istri.
Doly:"KENAPA KAMU BERBOHONG ROSA!".
Dokter:"maaf pak,kami tidak dapat menolong istri bapak!".
Doly:"KENAPA?".
Dokter:"sudah jelas,karena keluarga Milliyader dibenci makanya orang-orang tidak mau mendonorkan jantung kepada orang Seperti kalian!".
Mendengar itu Doly pun memukul dokter itu,tapi pengawal pun menghentikan Doly dan membawa Doly keluar,setelah itu Doly memutuskan untuk sejenak.
BERSAMBUNG.......
untuk episode selanjutnya berjudul : Semangat Dari Sang Istri (Rosa).
__ADS_1