
......:"dimana kamu sialan!".
Bara:"hahahaha,kamu pasti tidak terlalu mengetahui tempat disini!".
.....:"tentu saja bodoh,tempat ini penuh dengan orang yang tidak tahu artinya rencana!".
Bara:"owh,baru kali ini aku mengetahui orang yang pintar seperti mu!".
.....:"jadi kamu akan mengalahkan ku dengan apa?".
Di sisi lain Ica yang tiba-tiba mendapat kan pesan dari Bara yang berisi sebuah pertanda bahwa dia telah mematikan semua listrik yang ada di ruang berangkas kota bawah tanah.
Ica:"hmm,jadi inilah mengapa dia memancing mereka kesini! berarti rencana Abdul berhasil!"
Tiba-tiba saja Ica telah di kepung,dikarenakan Ica dapat melihat mereka dengan rokid,dan itu adalah kacamata yang dapat melihat infra merah atau suhu tubuh manusia,sehingga Ica dapat mengetahui bahwa dirinya telah dikepung.
Ica:"haduh,jadi mereka sudah mengelilingi ku!".
....:"dimana perempuan sialan itu?".
....:"tenang saja,dia tidak tahu bahwa ini adalah ruangan yang tidak dapat keluar!".
....:"owh,benar juga,karena ruangan ini hanya memiliki satu pintu,yang dimana itu adalah pintu masuk!".
Mendengar itu Ica pun mau tidak harus mengalahkan mereka.
Ica:"kalau begitu aku akan menembak mereka!".
*Dor*.
....:"sial dia ada di sana! tembak!".
*Dor*.
.....:"kamu membohongi ku disana tidak ada orang!".
......:"eh? berarti dia ada disebelah kiri!".
*Dor*.
.....:"hadeh,kenapa kalian tertipu!".
Mendengar kebingungan mereka Ica pun menembakkan di sebelah kiri yang mereka duga itu memang benar Ica.
*Dor*.
.....:"itu,suara tembakannya berada di kiri!".
....:"berarti aku benar!".
....:"kalau begitu ayo tembak!".
Tapi saat menembak,tidak ada suara orang yang terdengar kesakitan,sehingga membuat para penjaga masih bingung.
.....:"eh? kenapa tidak terdengar suara orang yang berteriak kesakitan?".
.....:"apakah kita ditipu!".
__ADS_1
.....:"tidak mungkin,kemungkinan dia memang sudah mati!".
Karena mereka masih tidak percaya,mau tidak mau ada satu orang penjaga yang mengecek,namun saat mengecek sebelah kiri,tidak ada satupun orang atau mayat.
.....:"SIALAN DIA MENIPU KITA!".
Bara:"iya,aku akan mengalahkanmu!".
....:"KALAU BEGITU KENAPA KAMU DIAM-DIAM SAJA!".
Bara:"(yosh,aku sudah mengirimkannya ke Ica!)".
Ica:"hmm,jadi Bara masih berada di tengah ruang berangkas! kalau begitu aku harus bergegas!".
.....:"tidak mungkin manusia lemah seperti mu bisa menyusup kesini!".
Bara:"bisa,dengan menggunakan alat dan kepintaran ku!".
......:"kalau begitu kenapa tidak masuk daritadi?".
Bara:"HAHAHAHA,ORANG BODOH MANA MENGERTI!".
Di sisi lain Abdul dan Leona tiba-tiba saja racun yang berada di ruangan tersebut mati,yang membuat 10 penjaga anti racun tersebut menjadi lemah.
Abdul:"eh? kenapa mereka menjadi lemah?".
Leona:"karena,tanpa racun mereka tidak bisa hidup!".
Abdul:"hmm,jadi ruangan ini memang sudah ada racun?".
Abdul:"aku kira racun itu menyala karena kita telah menyusup!".
Leona:"hahahaha,tidak mungkin!".
Mendengar suara tawa dari Leona membuat Abdul seakan terlihat bodoh.
Abdul:"jadi,karena racun telah menghilang,kalau begitu ayo!".
Leona:"SIAP!".
.....:"KENAPA RACUN MENGHILANG! AKU BUTUH RACUN!".
.....:"hmm,kemungkinan penyusup tidak mengetahui bahwa orang yang membutuhkan racun hanya 3 orang!".
.....:"iya,tapi mereka sangat pintar,karena dapat mematikan lampu dari ruang berangkas!".
....:"tapi mereka tidak dapat menembus sistem pintu di ruang file ini!".
Tiba-tiba saja Abdul menembak salah satu dari teman mereka.
.....:"sial,dia ada di dekat sini!".
.....:"kalau begitu ayo kita memakai kacamata infra merah kita!".
Abdul:"sial,Leona ternyata ada orang 7 orang yang berpura-pura disana!".
Leona:"hmm,berarti mereka telah mengetahui rencana kita!".
__ADS_1
Abdul:"iya,sepertinya begitu!".
Leona:"tapi tenang,kita masih mempunyai bom asap!".
Mendengar itu Abdul pun bersiap-siap menambak saat mereka telah memakai kacamata infra merah.
.....:"iya,hei kalian sudah memakai kacamata infra merah!".
.....:"sudah!".
.....:"iya!".
.....:"TENTU SAJA!".
......:"iya,selama kita 7 orang masih ada,pasti penyusup itu akan ketakutan!".
.....:"iya kamu benar!".
....:"kalau begitu ayo kita memberikan pelajaran kepada penyusup itu!".
Leona pun langsung melempar bom asap.
Bara:"HEI,KAMU DIMANA!".
.....:"hahahaha! kamu pasti tidak mengetahui bahwa aku telah dibelakang mu daritadi!".
Bara:"APA KATAMU!".
Bara pun tertembak di bagian kaki,sehingga dia tidak dapat lari dari sana.
.....:"hahaha ternyata tepat!".
Bara:"SIALAN TERNYATA KAMU PUNYA KACAMATA INFRA MERAH!".
.....:"HOOH,berarti kamu tidak memakainya!".
Bara:"(sial dia sudah mengetahuinya!)".
Tapi saat orang tersebut mengarahkan tembakan kedua,tiba-tiba saja terdengar suara tembakan dari arah belakang Bara.
.....:"AKH! SIALAN!".
Ica:"BARA,kamu baik-baik saja?".
Bara:"malah nanya! pasti tidak!".
Ica:"eh? aku tidak mengetahuinya bahwa kamu tertembak!".
Bara:"iye,tidak apa-apa!".
Ica:"jadi dia siapa?".
Bara:"dia ....."
BERSAMBUNG.....
untuk episode selanjutnya berjudul : Kekalahan wakil pemerintah.
__ADS_1