ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Rencana Tim Pernikahan Untuk Membantu Masalah Bella


__ADS_3

Setelah membicarakan hal tersebut,Zahra,Zahir dan Michael pun kembali dan melihat keseriusan Abdul membantu Bella untuk menyelesaikan masalah ini,melihat itu Michael pun sangat mendukung hubungan mereka berdua.


Zahra pun membuat baju couple yang cocok untuk Abdul dan Bella agar terlihat romantis,mendengar itu Zahir pun bertugas untuk memberikan saran kepada Abdul untuk percakapan kepada orang tua Bella nantinya,sedangkan Michael bertugas yang mengantar mereka berdua,di karenakan Michael mempunyai mobil.


Mendengar itu Abdul pun setuju begitu juga dengan Bella dan tim pernikahan,Zahir pun langsung menyeret Abdul dan memberikan teks yang akan di ucapkan nanti,melihat itu Abdul pun langsung melihat teks tersebut.


Sedangkan Michael harus pulang terlebih dahulu untuk memberitahu kepada kedua orang tuanya bahwa kakaknya besok akan datang bersama kekasihnya,jadi dia harus bersiap-siap menjemput dan mengambil mobilnya di rumah.


Sedangkan Zahra ikut membantu Bella,jika Bella nanti takut atau panik,Zahra pun memberi saran kepada Bella.


Zahra:"aku juga pernah begini,waktu aku mau di lamar sama suamiku".


Bella:"owh,jadi gimana perasaannya?".


Zahra:"aku sih biasa-biasa aja tapi kalau laki-laki mungkin akan terlihat sedikit gugup dan panik".


Bella:"iya,juga sih aku sering lihat".


Zahra:"tapi kali ini kita hanya bohong saja,jadi kamu harus seperti terlihat kekasih yang romantis nantinya supaya tidak terlihat seperti bohongan".


Bella:"bagaimana caranya?".


Zahra pun mengeluarkan sesuatu,melihat itu Bella pun kaget di karenakan itu adalah sebuah referensi yang dibuat oleh Zahra secara khusus,di karenakan Zahra pernah mengalami hal ini.


Zahra:"jadi,begini pertama kamu harus berpegangan tangan saat berhadapan kepada orang tuamu,jadi seperti kekasih kan?".

__ADS_1


Bella:"wah,iya apa lagi?".


Zahra:"saat saling berbicara harus santai,jangan gugup kayak baru pertama kali bertemu gitu".


Bella:"ok,betul sih jadi aku harus berlatih bersama Abdul ya".


Zahra:"iya".


Sedangkan Abdul yang lagi menghafal teks pun memperagakan ke Zahir.


Abdul:"jadi pertama itu perkenalan diri,dan jangan gugup,saat berbicara dengan Bella kayak orang sudah kenal sejak lama,dan selalu berpegangan tangan layaknya sepasang kekasih".


Abdul pun mencerna kata-kata tersebut dan mencobanya ke Zahir".


Abdul:"baiklah kalau begitu".


Abdul:"halo,selamat siang pak saya adalah kekasih Bella,nama saya Abdul".


Zahir:"owh,nama kamu Abdul ya,kalau gitu sudah berapa lama hubunganmu dan Bella?".


Mendengar itu Abdul pun tiba-tiba bingung dan bertanya ke Zahir.


Abdul:"emang enaknya berapa lama?".


Zahir:"astaga kak!".

__ADS_1


Abdul:"hehe,maaf".


Zahir:"coba tanya kak Bella,sudah berapa tahun dia tidak diketahui oleh keluarganya sedang berpacaran dengan seseorang".


Mendengar itu Abdul pun pergi ke Bella dan sambil berlatih berbicara bersamanya agar saat berada di sana Abdul dan Bella terlihat seperti sepasang kekasih.


Abdul:"Bella,boleh tanya sudah berapa lama kamu tidak diketahui mempunyai hubungan dengan seseorang?".


Bella:"2 tahun,karena aku sibuk jadi tidak sempat memberitahu mereka".


Abdul:"owh,ok jadi nanti kita berpura-pura sudah menjalin hubungan selama 2 tahun".


Bella:"ok,eh kita terlihat seperti orang yang sudah kenal sejak lama".


Abdul:"iya,juga".


Melihat itu Zahir dan Zahra pun tersenyum dan mengucapkan selamat kepada mereka berdua tapi sebelum itu,Zahra harus mengukur tubuh mereka agar membuat baju yang sangat romantis,mendengar itu Abdul dan Bella pun bersiap-siap.


Jadi di Amerika Zahra mempunyai perusahaan baju dan di desain oleh Zahra secara khusus dan terkenal,makanya Bella sangat mengetahui Zahra karena Zahra terkenal di kalangan orang-orang kaya,di karenakan Zahra menikah dengan Aldo anak dari seorang kaya raya yang bernama keluarga Lizardo yang mempunyai kekayaan sangatlah banyak.


Setelah pengukuran Abdul dan Bella selesai Zahra pun menelpon salah satu perusahaan yang ada di Jakarta,mendengar itu Abdul pun terlihat sangat takjub melihat Zahra ketika saat mendesain suatu baju yang membuatnya terlihat seperti orang lain saja,karena semua rencana telah selesai Zahir pun izin pulang,sedangkan Bella yang menginap di rumah Abdul tidur bersama Zahra sedangkan Abdul harus tidur di sofa.


BERSAMBUNG......


untuk episode selanjutnya berjudul: bukan sesuatu yang gampang

__ADS_1


__ADS_2