
"sepertinya kalian berhasil mengalahkan mainanku!" ucap Isamu.
"kamu juga akan kalah oleh kami Isamu!" ucap Bara.
"cih,kamu diam saja kak,orang ini terlihat sangat kuat!" ucap Aldo.
"hooh,jadi orang itu telah mengetahui kekuatanku?" ucap Isamu.
"ya,aku hanya menebaknya!" ucap Michael sambil memasang wajah serius.
Tapi tiba-tiba saja Isamu maju dengan memakai baju anti peluru,Aldo yang melihat itu berusaha untuk memaksa Isamu untuk melepaskan baju anti pelurunya.
"kenapa dia tidak terkena tembakan kita Aldo!" ucap Bara.
"kemungkinan dia memakai baju anti peluru" ucap Aldo.
Tapi Isamu yang mendengar itu tertawa.
"hahahaha,baju anti peluru? aku tidak memakai hal seperti itu!" ucap Isamu.
"(APA! orang ini memang manusia?)" ucap Aldo.
Isamu pun menunjukkan badannya bahwa badan dari Isamu terbuat dari robot.
"kenapa? kalian tidak perlu terkejut!" ucap Isamu.
"sial,orang ini memang awalnya sudah bukan manusia,tapi kita harus mengalahkannya" ucap Aldo.
Isamu yang berhasil memojokkan Aldo,tetapi itu adalah rencana dari Aldo dan Bara.
"ada apa? ngomong-ngomong,temanmu tadi sudah menghilang!" ucap Isamu.
"jelas-jelas kamu sudah mengetahui bahwa dia Bara!" ucap Aldo.
"upps,maaf,aku hanya tidak bisa mengatakan bahwa dia anak dari Alam!" ucap Isamu.
Karena penuh amarah,Bara pun langsung mengaktifkan jebakan.
"sudah kukatakan,kenapa kakak satu ini mudah untuk di hasut!" ucap Aldo.
Tapi Isamu berhasil lolos dari jebakan tersebut.
"jebakan? kalian sangat bodoh dan menganggap jebakan ini dapat mengalahkanku!" ucap Isamu.
__ADS_1
"(sebenarnya rencana itu dapat mengalahkan dia,tapi karena tidak sabar akan menjadi keuntungan dia!)" ucap Aldo dalam hati.
"kenapa dia tidak bisa terluka,apakah seluruh badannya adalah robot!" ucap Bara lewat earphone.
"kemungkinan,tapi jika saja kakak tidak terburu-buru,pasti aku bisa mengalahkan dia!" ucap Aldo lewat earphone.
Di sisi lain Tom yang sudah tidak kuat,tiba-tiba saja melihat tubuh Arnius menjadi sebuah robot peledak.
"si...al ternyata rencana awal dari mereka adalah bunuh diri!" ucap Tom.
Tetapi ada seseorang yang menaiki sebuah helikopter,berkat itu Tom pun dapat diselamatkan.
"terima kasih,kalian siapa?" ucap Tom.
"tentu saja,kami pasukan dari nona Hilda!" ucap pasukan penyembuh.
"kerja bagus,kapten!" ucap Lucas.
"terima.....".
"Marcos,sepertinya kita harus menyelamatkan yang lain!" ucap Lucas.
"tentu saja,kalau begitu kita harus cepat menolong Michael!" ucap Marcos.
"APA! dia adalah robot,berarti mereka sudah bertekad untuk menjadi bom!" ucap Michael.
Tapi untung saja Michael mendapat pesan dari Marcos untuk keluar dari bangunan,dan pergi ke atap.
"KALIAN SEMUA! KITA HARUS KELUAR,KARENA SEBENTAR LAGI TEMPAT INI MELEDAK!" ucap Michael.
Para pelayan pun keluar dari menara,dan memberitahu kepada pelayan yang lain.
"OI,KALIAN KITA HARUS LARI,SEPERTINYA ANGGOTA MAFIA ITU BERUSAHA UNTUK MELEDAKKAN DIRI!" ucap pelayan keluarga Alastrina.
*DUAR*.
"APA! menara yang ditempati oleh Michael sepertinya meledak!" ucap Bara.
"tidak kusangka kalian adalah bom!" ucap Aldo.
"waw,sepertinya orang seperti mu dapat sadar!" ucap Isamu.
Bara pun mendapatkan pesan dari Marcos untuk segera pergi,namun Aldo menyuruh Bara untuk menjemput diri mereka setelah mengalahkan Isamu.
__ADS_1
Awalnya Marcos dan Lucas menolak,tapi Marcos tahu bahwa itu adalah sebuah tekad dari Aldo dan Bara.
"bagaimana? apa kita akan menuruti mereka Marcos?" ucap Lucas.
"tentu saja tidak,tapi yang aku tahu bahwa ini adalah tekad Aldo dan Bara!" ucap Marcos.
"Michael bagaimana? apa kamu baik-baik saja?" ucap Lucas.
"terima kasih,tapi kak Aldo dan Bara? apa dia akan baik-baik saja?" ucap Michael.
"kita percayakan tekad mereka!" ucap Marcos dan Lucas.
Karena keadaan yang sudah menjadi gawat,Aldo pun menyuruh Bara untuk mengeluarkan rencana mereka yang terakhir.
"kalau begitu,aku akan menemanimu Aldo!" ucap Bara lewat earphone.
"tidak perlu,kamu cukup membawakan aku ke tempat itu kak!" ucap Aldo lewat earphone.
Mendengar itu Bara pun melakukan apa yang dikatakan oleh Aldo.
Seketika tempat yang tadinya adalah sebuah ruangan,tiba-tiba menjadi tempat yang dipenuhi api.
"tidak kusangka kalian akan memakai ini!" ucap Isamu.
"tentu saja ini untuk mengalahkan mu,dan ini juga tekadku!" ucap Aldo.
Aldo dan Isamu pun saling memberikan tembakan,namun peluru mereka berdua selalu saling menghancurkan,dan juga api telah masuk ke ruangan.
"RASAKAN INI!" ucap Bara.
Aldo pun terkejut,begitu juga dengan Isamu yang terkena tembakan dari Bara.
"sial,aku pikir dia l....."
Isamu pun meledak,namun untung saja Bara telah berada di helikopter.
"terima kasih kak!" ucap Aldo.
"tentu saja!" ucap Bara.
BERSAMBUNG.....
untuk episode selanjutnya berjudul : Kekuatan Shiro.
__ADS_1