ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Akram Melawan Aji.


__ADS_3

Akram:"aku baru mendapatkan informasi bahwa pasukan mu telah dikalahkan!".


Aji:"HEH! aku tidak peduli,yang terpenting jika aku mengalahkanmu,aku tetap merasa senang!".


Akram:"kakak tidak pernah berubah!".


Aji:"KARENA KAMU KAKAK MENJADI SEPERTI INI!".


Akram:"aku pun tidak tega melihat kakak menjadi seperti ini,tapi seperti itulah menjadi keluarga Milliyader kita harus berebut,tapi apakah itu hanya keserakahan dari manusia?".


Aji:"DIAM!".


Setelah mendengarkan kata-kata itu Aji pun marah di karenakan Aji pernah memberikan nasihat seperti itu kepada Akram,tapi saat Aji tidak menjadi kepala keluarga Abdullah Aji pun berubah dan melarikan diri dari keluarga Abdullah dan menjadi orang seperti sekarang.


Aji:"KALAU BEGITU AYO KITA SELESAIKAN INI!".


Akram:"BAIKLAH!".


Aji dan Akram pun memulai perkelahian mereka,di sisi lain Abdul yang telah mengalahkan Ica pun langsung merasakan sesuatu yang luar biasa.


Abdul:"HEH! KAMU PEREMPUAN!".


Doly:"eh? kalau begitu lepaskan dia Abdul!".


Abdul:"EH,EH SIAP OM!".


Aldo:"ternyata dia perempuan? aku kira dia laki-laki!".


Ica:"HMMM,KAN AKU SUDAH KATAKAN!".


Abdul:"maaf,aku tidak mendengarkannya dengan baik!".


Setelah semua anggota organisasi Revolusion dikalahkan,Hilda pun menyuruh Aldo,Abdul,dan Doly untuk mengumpulkan semua orang untuk di obati,walaupun mereka adalah organisasi Revolusion Hilda masih membantu untuk menyembuhkan mereka.


Doly:"begitulah kata nona Hilda!".


Aldo:"kalau begitu ayo Abdul!".


Ica:"eh?".


Abdul:"baiklah,kamu juga Ica,kamu tidak mau pasukanmu mati sia-sia bukan?".


Ica:"baiklah!".

__ADS_1


Di sisi lain Liliana pun menjadi kebingungan karena keadaan pun kembali menjadi damai,Liliana pun diangkat oleh pasukan Jack ke arah tenda pengobatan Hilda.


Ica:"KENAPA KALIAN MEMBANTU,PADAHAL KAMI MUSUH!".


Abdul:"untuk apa? kamu hanyalah umpan bukan?".


Ica:"berarti kamu mengetahui siapa dibalik ini?".


Aldo:"yang mengetahuinya hanya ayahmu dan paman Akram,dia adalah salah satu penjahat yang dicari oleh seluruh dunia bukan?".


Ica:"iya,aku juga sudah muak melihat ayahku dijadikan mainan olehnya!".


Abdul:"owh,kamu anak baik ya?".


Ica:"KAMU JANGAN MENGGODAKU!".


Setelah itu Abdul,Doly,Aldo dan Ica telah berhasil membawa semua orang-orang yang terluka di tenda Hilda.


Hilda:"kerja bagus!".


Abdul:"iya nek!".


Hilda:"wah,kamu sudah besar Abdul!".


Hilda:"kalau kamu pasti Ica!".


Ica:"jadi bibi ini adalah nona Hilda! wah dia persis dengan yang diduga oleh ibuku!".


Hilda:"terimakasih,bagaimana kabar ibumu?".


Ica pun menceritakan semuanya kepada Hilda,karena itulah pesan dari ibu Ica untuk memberitahu bahwa ibu Ica sedang menjadi tahanan dari penjahat terkenal.


Abdul: ngomong-ngomong,penjahat terkenal itu seperti apa?".


Aldo:"dia adalah kepala keluarga dari Devillons!".


Abdul:"heh! nama keluarga apa itu?".


Doly:"Devillons itu hanyalah salah satu dari keluarga itu,di dalam sistem Keluarga Milliyader terdapat sistem miskin,mereka adalah orang-orang yang menentang sistem Milliyader dan menamai Keluarga mereka seperti Devil,atau Alien!".


Abdul:"HEH! seaneh itukah mereka!".


Aldo:"iyap,mereka semua suka kekerasan,dan merampok!".

__ADS_1


Setelah mendengar cerita tersebut,Abdul pun mengerti kenapa ibunya menyuruh Abdul berlatih dengan ayahnya saat berusia 5 tahun,dikarenakan jika menjadi kepala keluarga mereka siap untuk melawan para Devillons yang membenci sistem Milliyader.


Aldo:"dan juga mereka sudah mempunyai cabang,dan sudah muncul di Indonesia!".


Abdul:"Heh!".


Aldo:"tapi,saat ini patriot sedang mencari markas mereka!".


Abdul:"patriot?".


Aldo:"untuk patriot,nanti aku akan menjelaskannya saat kamu sudah membuat surat resmi untuk membuka cabang keluarga Abdullah!".


Abdul:"baiklah!".


Setelah itu Abdul dan Aldo pun pergi ke kediaman Alastrina.


Aldo:"kalau begitu kamu yang menyetir ke rumahku!".


Abdul:"boleh,aku juga ingin menyetir sekali-sekali bukan?".


Aldo:"kalau begitu kita sepakat!".


Doly:"kalian sudah mau pergi?".


Abdul:"iyap,nanti om datang,ada suatu kejutan di sana!".


Doly:"......"


Doly pun menjadi cemberut karena menyesal telah melakukan hal yang berdosa selama ini,tapi Aldo pun memberikan nasihat.


Aldo:"JANGAN MURUNG BEGITU KAK,WALAUPUN KAMU MELAKUKAN HAK YANG BERDOSA TAPI KAMI SEKELUARGA MASIH MENGANGGAPMU BAGIAN DARI KAMI!".


Doly:"terima kasih ya Aldo!".


Aldo:"eh? ngomong-ngomong kak Bara kemana?".


Doly:"dia lagi menemani paman Akram!".


Di sisi lain Bara.


Bara:"kemungkinan Devillons akan membunuh paman Akram,aku harus bersiap-siap.


BERSAMBUNG......

__ADS_1


untuk episode selanjutnya berjudul: Evillons Muncul.


__ADS_2