
"orang ini,dia membunuh pasukannya sendiri!" ucap Downie.
"hahahaha,KENAPA! JADI KALIAN TAKUT!" ucap Shiro.
Tetapi Abdul tidak peduli apa yang dikatakan Shiro,Abdul terus maju dengan perlahan sedangkan Shiro sudah siap mengeluarkan senjatanya.
"JADI KAMU MEMANG INGIN MATI!" ucap Shiro sambil berteriak.
"aku tidak peduli,tapi yang aku tahu kamu tidak akan menembakku!" ucap Abdul.
"KAU PIKIR AKU TAKUT UNTUK MENEMBAK!" ucap Shiro.
Karena merasa di remehkan Shiro pun mengarahkan tembakannya ke arah Abdul,dan benar saja Shiro menembak Abdul,namun Shiro pun terkejut.
"APA! JADI ITU ADALAH!" ucap Shiro.
"huuft,kamu terlambat berpikir bodoh!" ucap Abdul.
*Bruk*.
Abdul berhasil menipu Shiro,dikarenakan Abdul selama ini sudah berada di belakang Shiro karena Shiro pandangan Shiro teralihkan oleh hologram.
"ABDUL,APA KAMU YAKIN DENGAN INI!" ucap Johan.
"iya,serahkan kepadaku,kalian pergi saja dari sini!" ucap Abdul.
Mendengar itu Downie dan Johan pun pergi dari markas Shiro,sementara pasukan Shiro terkejut melihat Shiro berhasil mengalahkan Abdul.
"Bos! apa bos berhasil mengalahkan dia!" ucap wakil Shiro.
"eh? iya tentu saja,dia sangat lemah!" ucap Shiro dengan wajah kebingungan.
Namun karena sifat sombong dari Shiro,dia pun berbohong kepada pasukannya bahwa dia berhasil mengalahkan Abdul,maka dari itu Shiro pun memutuskan untuk membawa Abdul ke Jepang.
"ayo kita pergi dari sini!" ucap Shiro.
"tapi bos,yang lain bagaimana?" ucap wakil Shiro.
__ADS_1
"apa kamu bodoh,ini adalah kesempatan kita untuk lari dari sini!" ucap Shiro.
"(orang ini adalah bos dan aku wakil,kenapa ketua Jack melakukan hal konyol seperti ini!)" ucap Takumi dalam hati.
"kenapa bos Takumi?" ucap pasukan Shiro.
"tidak apa-apa,tapi aku merasa ada yang aneh!" ucap Takumi.
Tapi saat itu Takumi tidak terlalu memperdulikan hal itu.
"(mungkin hanya perasaanku saja!)" ucap Takumi dalam hati.
"AYO JANGAN MEMPERLAMBAT KU!" ucap Shiro.
"baik,kalian semua ayo kita pergi dari sini!" ucap Takumi.
Shiro dan Takumi pun berhasil kabur dengan membawa Abdul yang berpura-pura pingsan,di sisi lain Johan dan Downie memberitahu kepada Alam bahwa rencana Abdul telah berhasil.
"ayah,rencana telah selesai kita sudah mengalahkan 4 bos dari mafia,dan rencana untuk Abdul telah berhasil!" ucap Johan.
"terima kasih Johan,ayah sangat bagus percaya dengan kalian!" ucap Alam.
Johan pun mematikan teleponnya dan menghentikan pasukan Shiro yang ditinggalkan oleh Shiro.
"Downie,Sofi,Angelica dan Roger kita hancurkan sisanya di sini!" ucap Johan dengan wajah serius.
"apaan ini,tempat ini serasa....."
Sesaat pasukan Shiro yang ditinggal terkejut bahwa mereka telah ditipu dan dikalahkan dengan sangat cepat.
"dia men....."
"DIAM,2 MENIT MENGALAHKAN SAMPAH INI SANGAT MEMBOSANKAN!" ucap Downie,Roger.
"TENTU SAJA!" ucap Johan.
Di sisi lain Aldo,Marcos,Lucas,Tom,Michael,dan Bara berhasil selamat dan saat ini berada di rumah sakit.
__ADS_1
"bagaimana? apa rencana dari Abdul berhasil?" ucap Marcos.
"tentu saja,setelah ini kita sudah tidak dapat membantu mereka?" ucap Tom.
Mendengar itu Lucas pun memukul kepala dari Tom.
"apa yang kamu katakan bodoh,saat ini kamu yang satu-satunya yang mendapatkan luka yang paling parah!" ucap Lucas.
Aldo pun menjawab pertanyaan dari Tom.
"tentu saja,Abdul adalah satu-satunya orang yang memiliki keahlian yang sangat luar biasa!" ucap Aldo.
"kenapa kamu yakin seperti itu Aldo? bukankah kamu yang pernah mendapatkan perhargaan sebagai orang yang sangat ahli saat ini?" ucap Tom,Lucas.
Aldo,Bara serta Marcos pun membantah apa yang dikatakan oleh Tom dan Lucas.
"eh? kenapa kamu tidak setuju Marcos?" ucap Lucas.
"tentu saja,karena aku pernah bertemu dengan Abdul,dia adalah orang yang paling aneh,karena dia tidak pernah punya ekspresi!" ucap Marcos.
"APA! KENAPA BEGITU?" ucap Tom.
"Abdul adalah orang yang dapat melihat arah peluru yang akan mengenainya,dan juga dia memiliki kekuatan seperti kapten Akram!" ucap Marcos dan Bara.
"apakah,dia selama ini dia memiliki sifat seperti pembunuh bayaran!" ucap Lucas dan Tom.
"iya,dia orang yang tidak mempunyai ekspresi dan dapat menipu orang siapapun walaupun dia adalah keluarga mu!" ucap Aldo.
Karena Shiro yang panik,dia pun mengikat Abdul di sebuah kursi agar Abdul tidak dapat melarikan diri,tapi ikatan dari Shiro dapat dibuka oleh Abdul dengan gampang,karena hal itu Abdul pun berpura-pura.
"APA! AKU DIMAN...."
sesaat mengatakan hal itu Shiro pun memukul Abdul dan menyiksa Abdul,namun Abdul hanya bisa merasakan rasa sakit dan berteriak,di sisi lain Shiro sangat menikmatinya,namun berbeda dengan Takumi.
"kamu mau kemana Takumi!" ucap Shiro.
"maaf bos,aku keluar dulu!" ucap Takumi.
__ADS_1
BERSAMBUNG......
Untuk episode selanjutnya berjudul : Semua Sesuai Dengan Rencana.