ABDUL SI PENCARI CINTA

ABDUL SI PENCARI CINTA
Dijebak Oleh Safi.


__ADS_3

"wah,kak Safi sudah lama tidak bertemu!" ucap Stella.


"jadi,Safi kenapa hanya kamu yang menyambut ibu? yang lain mana?" ucap Zaskia.


"yang lain sedang menunggu di ruang tamu!" ucap Safi.


Setelah mendengar itu Abdul dan lainnya pun memutuskan untuk masuk,dan menuju ke ruang tamu,tetapi setelah sampai di ruang tamu,tidak ada satupun orang dan tiba-tiba saja Safi juga sudah menghilang.


"eh? ada apa ini? kenapa Safi tiba-tiba saja menghilang?" ucap Zaskia.


"sudah kuduga,mereka ingin menjebak kita Abdul!" ucap Ica.


"tenang dulu Ica,aku merasakan bahwa Safi tidak memiliki niat seperti ini,kemungkinan ini adalah rencana dari siapa tadi?" ucap Abdul.


"hahahaha,dasar sialan,tapi kamu benar kami ingin menguji kalian,jadi kalau begitu tangkap perempuan dan ibu!" ucap Downie dan Johan.


"cih,bagaimana kak Downie? apakah kita sudah bisa bertarung melawan mereka?" ucap Johan.


"tenang dulu,kita akan menguji Abdul dengan memanggil pelayan terkuat yang ada di villa ini!" ucap Downie dengan senyuman jahat.


"(berarti tidak salah lagi,pulau ini dibuat oleh ayah dari paman Alam,tapi untuk apa Alam tetap melindung tempat ini!)". ucap Abdul dalam kebimbangan.


"OI,SIALAN KENAPA KAMU TIDAK FOKUS DENGAN NASIBMU!" ucap Johan.


"kalau begitu keluarlah Roger!" ucap Johan dengan berteriak.


Tiba-tiba saja ada seseorang yang membawa kapak yang besar dan mencoba mengayunkan ke arah Abdul,Abdul yang merasa berbahaya dapat menghindar,tetapi orang yang bernama Roger pun mengayunkan senjatanya lagi kepada Abdul.


"kenapa kak Sofi dan Angelica hanya diam-diam saja,kenapa kakak tidak menghentikan ini!" ucap Stella.

__ADS_1


"HA.....KAMU TAHU STELLA,KAMI SUDAH MERASAHKAN HAL INI SAAT BERUMUR 8 TAHUN,JADI KAMU TIDAK USAH MENGANGGU!" ucap Angelica dengan senyum.


"(tapi,Aldo pernah di beritahu kepada ayah Abdul,bahwa jika Abdul dalam berbahaya,dia akan berubah dan menjadi orang yang tidak punya hati!)". ucap Ica dengan gelisah.


"sudah hentikan ini nak,saya tidak ingin membahayakan mereka semua!" ucap Siti.


"ada apa? kenapa orang yang kamu kagumi Safi,saat ini menjadi lemah semenjak dia mempunyai anak,hahahaha!" ucap Johan.


"KALIAN SEMUA JAGA UCAPAN KALIAN!" ucap Zaskia.


"CIH,ini terlalu lama,kalau begitu Roger BUNUH ORANG ITU SEKARANG!" ucap Downie dan Johan.


"hufft,OI,jika aku bisa mengalahkan orang bernama Roger ini,apakah aku bisa melawan mu!" ucap Abdul sambil tersenyum.


"(SI,SIALAN INI DIA MASIH BISA TERSENYUM DENGAN SENANG!)" ucap Safi,Angelica,Downie dan Johan.


"BAIKLAH,AKU JOHAN YANG AKAN MELAWANMU,"JIKA KAMU MENANG!" ucap Johan.


"JANGAN BANYAK BICA.....


Tiba-tiba saja Roger tidak dapat berkutik dan tidak bergerak,Johan yang melihat itu pun terkejut melihat Roger sudah tidak menggerakkan senjatanya dan tidak berbicara.


"ADA APA ROGER? KENAPA KAU DIAM!" ucap Johan.


"orang ini sudah kalah Johan!" ucap Abdul.


Tiba-tiba saja Roger pun tumbang sehingga membuat semua orang yang ada disana terkejut,karena ini pertama kalinya Roger tumbang dengan Abdul belum bergerak sama sekali.


"orang ini sangat berbahaya Johan,apakah kamu ingin melawan dia?" ucap Downie.

__ADS_1


"tentu saja,dia itu berbohong,pasti dia mempunyai sebuah senjata yang dia sembunyikan di saku!" ucap Johan.


Setelah berbisik dengan Downie,Johan pun maju ke arah Abdul sambil tersenyum.


"Jadi bagaimana? apa kamu sudah siap kalah,dasar curang!" ucap Johan.


"curang? apa yang kamu katakan? aku tidak curang sama sekali.


"HALAH,KAMU BOHONG,KALAU BEGITU AKU AKAN MENGAMBIL SENJATAMU!" ucap Johan.


Johan pun langsung memeriksa saku Abdul dengan gerakan lincahnya,namun sayang, Johan tidak menemukan apapun sehingga membuat Johan terkejut setalah tiba-tiba saja tubuhnya kaku dan tidak dapat bergerak.


"ada apa Johan? kenapa kamu tidak dapat bergerak!" ucap Abdul sambil tertawa.


"ada apa dengan orang ini,kenapa dia membuat Johan tidak dapat bergerak!" ucap Downie.


Siti pun langsung menyuruh untuk melepaskan ikatannya,melihat itu Downie pun menuruti Siti,tetapi Safi melarang Siti untuk dilepaskan.


"jangan Downie! biar aku melawan dia,kenapa kamu takut Downie,dia hanyalah Abdul,dia tidak memiliki pengalaman apapun!" ucap Safi.


"(mereka tidak tahu,bahwa Abdul telah melewati hal yang lebih sulit dibanding yang lain!)" ucap Ica.


Safi pun langsung mengambil senjatanya dan mengarahkan ke Abdul,tapi tiba-tiba saja Abdul berlari ke arah Safi yang tengah membawa pedang.


"jadi kamu ingin mati! kalau begitu matilah!" ucap Safi.


Melihat itu membuat seluruh orang yang ada di ruangan terkejut.


"KALAU BEGITU KENAPA KAMU LAMBAT!" ucap Abdul.

__ADS_1


BERSAMBUNG......


untuk episode selanjutnya berjudul : Bukan Abdul.


__ADS_2