
Langkah Reza dan Windy terhenti tepat di depan pos satpam Villa Rosella, Reza melihat ke atas, dan ke dalam pos satpam.. Ia mencari bendera merah, tapi tak ditemukan nya
" Ga ada nih Rez " Celetuk Windy, yang membantu mencari bendera tersebut
" Apa kita salah tempat ya? " Balas Reza, sambil membaca ulang soal teka teki di tangan nya itu
" Sini coba ku liat " Windy menjulurkan tangan nya, meminta kertas yang ada di tangan Reza
" Tuh coba lu baca, bener kan ini tempat nya?" Kata Reza, sambil menyerahkan kertas yang Ia pegang
Windy membaca soal tersebut dan berpikir sejenak, dengan raut yang terlihat serius " Bener kok ini tempat nya, kita kelamaan.. jadi bendera nya uda di ambil sama kelompok lain keknya
" Ugh sayang banget, padahal ini tempat terakhir " Ucap Reza, memasang raut wajah sedikit kecewa
" yaudalah mau gimana lagi? Kita uda dapet 7 bendera juga, uda termasuk banyak" Windy melirik jam di pergelangan tangan nya " Reza, ini kita masih ada waktu satu jam, kita ngapain? "
" Ke depan Villa aja yuk win, Nunggu disitu" Cetus Reza, yang berjalan sambil mengirim pesan ke group kelompok
" Awas Rez " Windy meraih tangan Reza untuk menahan Reza melangkah kan kaki nya
" Kenapa win " Reza bingung, kaki kanan nya sedikit terangkat ke atas
" Itu ada *** kucing, kau mau nginjek? " Telunjuk Windy, menunjuk ke depan kaki kanan Reza
Reza memasang raut wajah jijik " Ihh kok ada tau kucing, untung lu kasi tau.. makasih win "Reza tersenyum kepada Windy
" hahahaha " Windy tertawa, smabil menutup mulutnya
" Kok lu ketawa? *** nya uda ke injek ya sama gw ? " Sambil memasang raut kebingungan, Reza mengecek telapak sepatu nya satu per satu
" Bukan itu.. ku ketawa gara - gara muka kau, pas hampir nginjek *** kucing.. Lucu aja " Cetus Windy
" dihh, maksud lu imut gitu? " Sahut Reza, sambil tersenyum
Windy mengerutkan dahi nya dan membalas "Iyaa in aja dehh "
" Huft Win, ayo jalan lagi " Ucap Reza, yang lagi - lagi menggenggam tangan Windy.. entah itu sengaja atau tidak
" ... " Windy berjalan di belakang Reza, dan membiarkan tangan kanan nya, digenggam oleh Reza
Reza dan Windy tiba di depan Villa Rosella, sudah ada beberapan kelompok yang berkumpuldi situ, tapi Ia tidak melihat kehadiran sang Ketua Osis
__ADS_1
" Ehemm.. ehemm.. "
" Kenapa win? Tenggorokan lu gatel? " Tanya Reza
Kedua mata Windy memandang ke arah genggaman tangan Reza..
" Maaf win, Ga ngeh gw " Reza buru - buru melepaskan genggaman nya
Windy tersenyum " Iyaa "
Reza kemudian duduk di tanah yang berumput hijau " Sini win duduk di sebelah gw "
" Iyaa " Windy berjalan dan duduk tepat di sebalah kanan Reza
Mata Windy memandang ke arah Reza
" Lu kenapa, ngeliatin gw mulu? " Tanya Reza yang menyadari, bahwa dirinya dari tadi sedang di tatap oleh Windy
" ku cuma ga nyangka aja,Reza yang pertama kali ku temui sama Reza yang sekarang ituu orang yang sama " Jawab Windy, dimana tangan kiri nya menahan pipi kanan nya
" Lu nyindiri nih, Maaf deh Win kalau pertemuan pertama gw sama lu itu ga baik " Balas Reza, yang kemudian menjulurkan tangan kanan nya ke arah Windy
Windy menyambut tangan Reza dengan tangan kiri nya dan berkata " Iya Reza, ku maafin.. tapi janji jangan ubah diri kau seperti awal kita ketemu yaa " Windy tersenyum
" Udahan kali salaman nya " Celetuk windy, sambil berusaha melepaskan tangan kiri nya yang ditahan oleh tangan kanan Reza
" Lu kayaknya ga suka banget, tangan lu bersentuhan sama tangan gw? " Ucap Reza, Raut wajah nya terlihat serius dan tangan kanan nya masih menahan tangan kiri Windy
" Bukan ga suka , Ku takut ntar orang lain liat trus malah salah paham " Balas Windy, dengan raut wajah datar
" Oh berarti lu suka kan? Yauda gw tahan tangan lu 10 menit " celetuk Reza, yang tersenyum tipis
" Eh? " Windy bingung akan sikap Reza
" Ga ada penolakan, artinya lu setuju "
Windy pasrah dan mebiarkan tangan nya bersalaman dengan tangan Reza selam 10 menit
Selama tangan mereka bersalaman, tidak ada kata - kata yang keluar dari mulut Windy dan Reza, tidak hanya itu.. padangan mereka juga lurus kedepan,tetapo sesekali Reza melirik Windy begitu juga sebalik nya
8 menit kemudian..
__ADS_1
Grace dan veto berjalan cepat ke arah Reza dan Windy. Windy yang melihat mereka dari kejauhan segera melepaskan tangan reza, kemudia di susul frisca dan adel..
" Akhirnya selesai juga lu pada, Veto, Grace kalian dapet berapa bendera? " Tanya Reza
" Gw sama grace cuma dapet 6 " Balas Veto yang duduk di depan Reza
" Frisca,adel lu pada dapet berapa bendera? " Celetuk Reza
" Dapet 4 doang " sahut Adel yang duduk di samping grace
" Jadi sekarnag total ada 17 bendera, tinggal tunggu shella sama vio.. lama banget mereka " Ucap Reza
Mereka pun duduk bersama di depan Villa Rosella menunggu Vio dan Shella yang masih belum datang..
Setelah 20 menit mereka menunggu, Shella dan Vio pun datang
" maaf yaa kita lama " Ucap Vio yang baru aja sampai dan beridiri di belakang veto
" Iyaa waktu nya juga masih 30 menit lagi, dapet berapa bendera ? " balas Reza, padangan nya tertuju kepada vio
" Dapet 3 doang, rata - rata tempatnya uda di datengin kelompok lain duluan " Celetuk Vio
" Ehmm jadi total bendera kita 20.. itu termasuk lumayan, semoga aja kelompok kita bukan 3 kelompok terdikit " Kata Reza, sambil memegang semua bendera yang terkumpul
" Tapi itu termasuk banyak tau, oh ya kertas nya kumpulin kan " Ucap Grace, kemudian memberikan kertas kepada Reza
" Mana.. mana.. kertas yang lain, Micel tolong catetin jawabanya ya " Reza dan micel salung bertukar keetas
" Iya rez " sahut Micel
* * * *
Pukul 18 : 00 Malam
Langit sudah gelap, Semua murid SMA CENDRAWASIH kembali berkumpul di depan Villa, berbaris perkelompok seperti sebelum nya... Raut wajah mereka terlihat lelah dan pakaian mereka sudah mulai kucel
" Masih ada kelompok yang kurang ? " Tanya Ketua Osis, yang memasang raut wajah datar
" Tidak ada " Serentak semua murid menjawab
" Ketua kelompok bisa kumpulkan kertas dna bendera nya " Celetuk Ketua Osis
Semua anggota kelompok berjalan kedepan mengumpulkan kertas dan bendera yang di dapat ke Ketua osis.. Ketua osis menerima sambil mencatat jumlah bendera yang di dapat oleh setiap kelompok
" Karena semua kertas dan bendara sudah di tangan saya, kalian semua boleh istirahat, mandi dan makan.. jangan lupa jam 8 kalian semua harus berkumpul kembali di aulla " Ucap ketua Osis
__ADS_1
" Baikk " Semua Murid menjawab dan berjalan pergi menuju ke kamar mereka masing -masing
Bersambung