
----------------HAPPY READING----------------
Reza menurini anak tangga dengan cepat, setelah Ia mendapatkan kabar bahwa mama dan papanya sudah sampai dirumah. Reza membuka pintu utama,lalu mendapati Evi dan Ansel baru turun dari mobil.
Evi dan Ansel melontarkan senyum,saat melihat kehadiranya anak sematang wayangnya itu. Evi langsung berjalan dan memeluk Reza. Reza membalas pelukan dari mamanya itu.
" Sekarang uda bisa peluk - pelukan. Dulu aja, kalau di ajak ngomong susahnya minta ampun " Celetuk Ansel, papa reza. Saat melihat tigkah istri dan anaknya itu
Evi melepaskan pelukannya itu, lalu memutar badan 180 ° " kenapa kamu nsel? cemburu ga di peluk aku ? "
Ansel terkekeh " Iyaa aku cemburu "
Reza memutar bola matanya malas " masa cemburu sama anak sendiri " Pekik Reza
Ansel menatap Reza, Iseng " Ehmm ada yang minta di potong nih, uang jajanya "
Evi terkekeh, Ia melirik ke arah Reza yang sudah terlihat panik.
Reza menyatuhkan kedua telapak tanganya, memohon " Ampunn pa, Reza becanda tadi " Ujar Reza cengengesan.
" Uda ah, ayoo masuk " Evi menarik kopernya dan berjalan masuk kedalam rumah, diikuti Ansel dan Reza di belakangnya.
Evi yang sudah dulu tiba di ruang keluarga, langsung menduduki diri di atas sofa panjang yang empuk. kemudian disusul Ansel yang duduk di samping istrinya, Sedangkan Reza duduk di hadapan Evi dan ansel.
Evi membuka kopernya yang berisi pakaian dan oleh - oleh. Ansel dan Reza hanya memperhatikan Evi tampa protes. Evi mengeluarkan semua oleh - oleh yang Ia beli dari luar Negeri.
Evi menghentikan gerekan tangannya sebentar, lalu menatap Reza " Reza, Bibi kemana ? "
"Bibi dari pagi pamit keluar, katanya mau jenguk saudaranya "
" Ohh, kamu uda makan ? "
" Uda ma "
" Bagus kalau uda, mama mau minta tolong. Kamu anterin oleh - oleh ini ke tetangga gih " Evi menyerahkan sekantong plastik berisi makanan ke arah Reza.
" Tetangga yang mana ma ? " Reza mengerutkan pelipis, bingung.
Evi menghelai nafas pelan " Tetangga yang kamu kenal siapa ? "
" Windy " Reza menjawab dengan wajah datarnya
" Yauda sana. Biar kamu bisa sekalian cari perhatian orang tuanya" Evi terkekeh
Ansel yang sejak tadi memainkan ponsel, langsung menoleh ke aras istrinya itu " Windy, yang kamu ceratain itu ma ? " Tanya Ansel penasaran. Evi mengangguk iya
Reza meraih kantong plastik berisi makanan dari tangan Evi, lalu reza bangkit dari duduknya " Makasih ma, Reza pergi sekarang " Reza melontarkan senyum lebar, kemudian kakinya melangkah keluar rumah.
Evi dan Ansel saling pandang dan melontarkan senyum,saat melihat Reza yang terlihat bahagia.
Ting tong Sura bel rumah Windy berbunyi. Windy yang sedang berada di dapur,membantu Bunda membuat kue. Kemudian berhenti mengaduk adonan. Windy berjalan menuju teras rumah.
Windy membuka pintu pagar. Dan melihat sosok pria tinggi yang berdiri di hadapan nya " Reza ? "
" Ga usah kaget gitu kali " Reza tersenyum datar menatap Windy
" Ngapain kau ke sini? "
__ADS_1
" Ini oleh - oleh dari nyokap " Reza menyerahkan kantong plastik berisi makanan, kelada Windy.
Windy menerima kantong plastik tersebut " Bilang ke mamamu makasih " Ucap Windy senyum.
" Hmm "
" Inj uda ku terima, trus kenapa masih di sini ? "
" Ga di tawarin masuk ? " Reza menaiki satu alisnya
" Maaf ya reza, bukanya ga mau nawarin tamu masuk ke rumah. Tapi masalahnya aku sama Bunda lagi sibuk bikin kue "
" Oke. kalau gitu Gw balik " Reza beranjak pergi dari rumah Windy. Setelah memastikan Reza sudah pergi, Windy pun menutup kembali pintu pagar rumahnya.
****
Reza kembali ke rumah, lalu berjalan menuju ruang keluarga. Di ruang keluarga, Reza tidak melihat papa dan mamanya disana. Ke kamar aja deh Batin Reza
Reza memasuki kamarnya, lalu melemparkan tubuhnya ke atas kasur. Reza meraih ponsel di nakas, lalu Ia membuka aplikasi chat pada ponsel tersebut.
OSIS SMA CENDRAWASIH ( 18 )
RENDY : Guys, Besok jam 10 pagi ada rapat Osis yaa. Bahas buat MPLS nanti, semua wajib datang.
CHRIST : Oke
AMELIA : Siap
GRISEL : Di sekolah kan ? @Rendy
RENDY : iya di sekolah
ZION : jiah gw masih tidur jam segitu😂😂
ALVIN : Sama wkwkwk
TANIA : sip sip oke
BELLA : Ren ku ijin ga ikut yaa
RENDY : Kenapa ga ikut ? @Bella
BELLA : Ku masih di luar kota, maaf
RENDY : yauda. Tapi nanti lu tetap kebagian tugas ya
BELLA : Iyaa
ALEX : @Bella Kamu ga ikut, aku ga ikut juga deh. Soalnya separuh jiwaku menghikang, jadi ga semangat
FELIX : @Alex jijay
GRACE : Oke
KEN : @Alex mampus di kacangin😂😂
VANO : Siapp Ren
__ADS_1
ALEX : Gausah ikut- ikutan deh @Felix @Ken
RENDY : Ini group Osis, bukan group Bucin @Alex
FELIX : @Rendy kek ga pernah bucin aja lu ren
REZA : Hmm✔
FANDA : kemarin gw ngeliat cowo ama cewe pakai baju couple, di bioskop
TANIA : @Fanda trus trus
GRACE : Siapa itu? @Fanda
ZION : jir malah ghibah nih ciwi - ciwi
FANDA : Cewe ama cowo itu kek gw kenal gitu, mirip anak sekolahan kita
ALVIN : Kita ? lu aja kali.
FANDA : @Alvin lu siapa ya?
JONATAN : Btw, nanti pas MPLS kita bisa liat dedek gemes
ALVIN : Yoii
FELIX : Uda muka pas - pasan. Sikap ga usah genit
KEN : Untung gw ganteng
WINDY : ok
JONATAN : Sial
ZION : Jawab nya singkat amat @Windy
WINDY : wkwkw
VANO : Windy jawab panjang, pas bales chat gw doang 😶
ZION : Shiap
REZA : Halu ✔
FANDA : Duhh ngakak
BELLA : Jangan bingung win. cowo - cowo di group ini emang oada ganjen @Windy
FELIX : Betul bel, makanga gw ga suka sama cowo @Bella
ALEX : Gimana ya, nih si felix minta di tampol masalahnya
RENDY : lu kan juga cowo @Felix
FANDA : Duhh perut gw sakit
ALVIN : cowo lu rada - rada emang @Fanda
__ADS_1
Besok harus ajak windy, pergi ke sekolah bareng Pikir Reza. Setelah Ia membaca isi percakapan chat Group Osis.
BERSAMBUNG