
----------------HAPPY READING----------------
Reza dan Rendy sejak tadi bersama, menduduki diri di atas ubin. Tangan mereka sibuk bergerak, memencet setiap tombol pada playstation. Kedua mata mereka, focus menatap layar Tv, yang terketak tepat di depan mereka.
Rendy meletakan playstation secara kasar " Gila gw kalah lagi " Raut wajah reny terlihat kesal
Reza terkekeh, saat menatap Rendy yang terlihat frustasi " main game sama gw aja kalah, apalagi bersaing sama gw, buat dapetin hatinya Windy "
Rendy menatap sinis Reza " Woi ,beda kali main game sama bersaing buat dapetin hati cewe "
" Gitu ya "
Rendy bangkit berdiri, Ia meraih jaket berwarna hitam yang terletak di atas kasur Reza. Lalu Rendy berjalan Mengambil ponsel miliknya di nakas
" Mau kemana lu ? " Reza yang masih terduduk, kemudian ikut bangkit berdiri
" Pulang " Rendy sibuk memakai jaket hitam miliknya itu
" Ngambek nih, kek cewe " Reza terkekeh
Rendy menatap datar Reza yang berdiri di sebelahnya " Suka -suka lu deh bunglon "
Rendy berjalan kearah pintu kamar, diikuti Reza di belakangnya. mereka berjalan keluar kamar, lalu menurini setiap anak tangga, dan langkah mereka berdua terhenti di depan teras rumah Reza.
Rendy sibuk menyalakan motor. sedangkan Reza sibuk membukakan pintu pagar untu Rendy.
" Ga mau nginep lu ? "Tanya Reza, dengan raut wajah datar
Rendy menggelengkan kepalanya tidak. Rendy pun mulai menyalakan motor dan menjalankannya, hingga motor tersebut melewati pintu pagar rumah Reza.
" Cabut rez " Rendy mengangkat satu tangan pamit
" Yaa, hati -hati"
Setelah mendengar balasan dari Reza. Motor Rendy langsung melaju kencang meninggalkan perkalangan rumah Reza.
⚪⚪⚪⚪
Tenggorokan Rendy terasa kering, Ia membutuhkan air. Rendy menghentikan motornya, tepat di depan minimarket di dekat rumah Reza untuk membeli minuman.
__ADS_1
Rendy yang baru turun dari motor, segela berjalan cepat memasuki minimarket. Saat Rendy hendak melangkah ke tempat, dimana minuman berada. Kedua bola mata Rendy menangkap sosok gadis yang sangat Ia kenal. Gadis itu adalah Windy, Ia memakai kaos berwarna biru, serta celana selutut. Windy terlihat sibuk memilih cemilan yang tersusun rapi pada tempatnya.
Tak butuh lama bagi Rendy untuk menghampiri gadis itu. Windy yang baru menyadari kehadiran Rendy, langsung memasang raut wajah bingung sekaligus kaget.
Bagaimana bisa Rendy, tiba-tiba berdiri di hadapan Nya. Apa aku sedang berhalusianasi, Pikir Windy. Windy mencubit pipi kanan-nya, lalu merasakan kesakitan karena cubitan itu. " Lah, beneran Rendy ?" Raut wajah bingung Windy, masih terpangpang jelas.
Rendy terkekeh saat melihat tingkah Windy "Ngapain sih Win? "
" ku kira lagi ngehalu " Windy menggaruk kepalanya dengan jari telunjuk,sambil melontarkan senyum
Rendy menaiki satu alis heran " Emang lu sering ngehalu tentang gw ? "
" Ehh, gak. Maksudnya aneh aja. Tiba-tiba kau bisa di sini juga " Jawab Windy asal
" Ohh. Jadi gw ganggu nih sekarang ? Yauda gw pergi deh " Rendy memutar badanya 180°, lalu melangkah pergi. Namun langkah tersebut tertahan, karena Windy yang menarik ujung baju Rendy.
" Baperan. Baru dateng masa,langsung pergi "
Rendy membalikkan badan nya kembali, sehingga sekarang Ia berhadapan kembali dengan Windy. " Yauda. Gw ga jadi pergi "
Windy mengangkat jempol " Bagus " Ucap Windy senyum. Windy kembali memilih cemilan, sesekali matanya melirik ke arah Rendy.
" Win, besok lu ada acara ga ? "
Rendy memang sedang bersaing dengan Reza, untuk mendapatkan hati Windy. Tetapi, mereka berdua bersaing secara sehat,dan Rendy cukup pengertian , Ia tidak ingin merusak kesempatan Reza agar bisa semakin mengenal Windy.
" Ogah " Nada bicara Rendy, tiba - tiba meninggi
Windy memutar kedua bola matanya, malas. " Yauda kalau ga mau,ga usah ngegas "
Kedua tangan Rendy memegang pipi Windy " Kamu hati - hati ya, pas pergi sama Reza. Jangan sampai kamu selingkuh manis "
Windy kaget akan sikap Rendy. Jantung Windy sudah berdetak sangat cepat. Namun Ia tetap berusaha bersikap biasa.
Windy menelan salivanya dengan susah payah, tangan Windy segera menepak kedua tangan Reza, agar menjauh dari pipi mulus nya itu. "Ganjen aja terus "
"Gapapa ganjen sama kamu mah " Rendy terkekeh ,sehingga pengunjung lain yang berdiri di dekat mereka, melirik Rendy bingung.
" Ga lucu ren " Kedua mata Windy membulat menatap Rendy
__ADS_1
" Emang galucu, yang lucu kan kamu "
Blush, kedua pipi Windy memerah " Rendy ! "
" Apa zheyang ? "
" Jangan gitu "
Rendy menaiki satu alis bingung " Gitu gimana ? "
" Ya gitu, gombal mulu "
Rendy terkekeh kembali " Gombalin teman gapapa kali win. Biar ga tegang" Rendy menaik turunkan alisnya
Teman ? Kok sakit ya pas kamu yang ngucapin ren, Batin Windy
" Uda ah, ku mau bayar dulu " Windy berjalan cepat melewati Rendy. Keranjang belanjaan Windy, sudah berisi penuh oleh berbagai macam cemilan.
" Lucu banget si lu win "Gumam Rendy. Ia masih menatap kepergian Windy. Beberapa saat dirinya melangkah untuk mengambil minuman kaleng, yang terletak di lemari es minimarket.
Rendy berjalan menghampiri Windy yang sedang mengantri, lalu Ia meletakkan minuman kaleng tersebut ke dalam keranjang belanjaan Windy. Windy Menatap Rendy bingung
" Nitip win, nih duit nya " Rendy menyerahkan uang sepuluh ribu kelada Windy
Windy tidak mengambil uang tersebut " Biar ku yang bayar. Gatian "
Rendy menyimpan kembali uang sepuluh ribu itu, kedalam saku celana " Oke. Tapi syaratnya lu pulang sama gw ya win " Tanpa menunggu jawaban dari Windy. Rendy langsung berjalan keluar minimarket.
⚪⚪⚪⚪
Motor Rendy berhenti di depan pintu pagar rumah Windy. Windy langsung turun dari motor Rendy, kedua tangan nya membawa kantong plastik putih berisi berbagai macam cemilan, untuk dirinya dan Lita.
" Makasih Ren, mau mampir ga? " Ucap Windy, Yang baru turun dari motor dan sekarang berdiri di samping motor Rendy
" Ga win. Uda mau gelap langit nya " Balas Rendy senyum
" Gw balik ya win " Rendy menghidupkan kembali motor merah nya itu, lalu melaju pergi meninggalkan Windy. Windy masih berdiri diam menatap kepergian Rendy.
Setelah Rendy sudah menghilang dari pandangan nya, Windy pun bergegas masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
BERSAMBUNG
Ps : Makasihhh Leaders buat waktu,like ,comment serta vote kalia. Jangan pernah bosan yaa ^^