ADA CINTA.

ADA CINTA.
Osis Baru


__ADS_3


Hari ini merupakan hari pemilihan Ketua Osis dan Wakil Ketua Osis yang baru di Aulla SMA CENDRAWASIH. Seluruh murid SMA CENDRAWASIH sudah berkumpul di Aulla, ketiga calon sudah berdiri di depan panggung. Mereka baru saja selesai menyampaikam pidato, melakukan sesi debat antara sesama calon Ketua Osis dan Wakil Osis, dan menjawab beberapa pertanyaan yang di ajukan oleh guru dan murid.


Zean dan anggota Osis yang lain, sedang mengumpulkan kertas suara. mereka berjalan keliling Aulla, sambil memegang kotak. Kotak tersebut di pakai untuk menampung kertas suara, yang sudah diisi oleh murid dan guru.


Hanya memelurkan waktu tiga puluh menit untuk Zean mengumpulkan semua kertas suara dan menghitung nya. Sekarang Zean sudah berdiri di depan panggung, sambil memegang kertas yang berisi nama Ketua dan Wakik ketua Osis yang baru.


" Maaf, membuat kalian menunggu cukup lama. Sekarang di saya akan membacakan hasil pehitungan suara " Ujar Zean. Ia membuka kertas yang terlipat di tangan nya, semua mata memandang ke Zean. Para calon pasangan sudah berdiri di belakang Zean.


" Pasangan pertama Rendy XI IPS 2 dan Christ XI IPA 1 memperoleh 147 suara.  pasangan kedua Alvin XI IPA 2 dan Fanda XI IPS 1 memperoleh 89 suara. serta pasangan ketiga Reza XI IPS 1 dan Liko XI IPA 1 memperoleh 121 suara. Sisa nya Golongan Putih. " Belum selesai Zean berbicara, para siswa dan siswa sudah ribut, mereka sudah heboh sendiri atas kemenangan Rendy dan Christ.


" Harap tenang sebentar, tanpa saya beritahu, dari hasil suara, kalian sudah tahu sendiri siapa yang akan menjadi Ketua dan Wakil Osis berikutnya. Yaitu Rendy dan Christ, kalian boleh berdiri di samping saya, dan tolong Britna buku Osis nya di berikan kepada mereka " Britna yang berdiri di belakang panggung, langsung berlari kecil menaiki panggung, Ia membawa buku Osis bersampul biru. Sesampai Ia di panggung, buku tersebut di berikan kepada Rendy.


Seusai Britna memberikan buku Osis, Zean berserta Kepala sekolah mengambil foto bersama Rendy dan Christ, untuk dokumentasi. Lalu Zean kembali membaca nama - nama anggota Osis yang baru untuk menggantikan anak kelas XII. Diantara nama yang terpanggil, ada nama Windy yang di pilih sebagai sekretaris Osis, lalu Reza yang di pilih sebagai Sie Olahraga, Felix yang dipilih menjadi Sie Acara, berserta Fanda sebagai Bendara.


Semua Anggota Osis sudah berdiri di depan panggung, melakukan foto bersama dengan Osis lama. Dan Ucapan selamat dari Osis lama diberikan kepada Osis Baru. Terakhir acara ditutup dengan penampilan band yang di persembahkan oleh Osis lama, lalu ucapan terima kasih dari Rendy sebagai Ketua Osis yang baru.

__ADS_1


⏲⏲⏲⏲


" Selamat yaa kak "


" Selamat ya Rendy "


" Wihh Selamat Ren "


" Asik Ketua Osis sekarang "


" Rendyy, selamattt bro "


Ucapan -ucapan tersebut di terima oleh Rendy, di sepanjang jalan Ia melangkah ke kelas nya. Di depan Kelas Rendy berjumpa dengan Angela dan Windy. Windy dan Angela yang melihat Rendy langsung menghampiri Rendy.


" Ren selamat yaa " Ucap Angela senyum. Ia menjulurkan tangan, dan di sambut oleh Rendy


" Makasih Ngel " Balas Rendy senyun. Tangan Rendy masih belum melepaskan tangan Angela.

__ADS_1


" Hmm hmm " Suara tersebut keluar dari mulut seorang cowo yang tiba - tiba berdiri di belakang Rendy. Rendy yang mendengar langsung menoleh ke belakan, dan melihat cowo tersebut, tidak lain adalah Zean. buru - buru Rendy melepaskan tangan nya.


" Ampunn bangg " Rendy tersenyum, sambil menaiki dua jari nya sehingga membentuk huruf V. Windy dan Angela terkekeh, Dan Zean hanya memasang raut wajah datar.


" Ngel, temenin aku ke kantin yuk " Zean meraih tangan Angela, dan merangkul nya. Lalu Zean dan Angela berjalan ke kantin, meninggalkan Windy dan Rendy di belakang. Windy hanya bisa melambaikan tangan ke arah Angela sambil terkekeh.


" Ehh Ren, selamatt yaa uda jadi Ketua Osis sekarang " Windy menjulurkan tangan nya. dan di sambut oleh Rendy


" Makasih, selamat juga uda jadi sekretaris Osis " Ucap Rendy senyun. lagi - lagi Rendy lupa melepaskan tangan nya


" Iyaa,makasih. Wah kebiasaan, kalau salaman tangan nya ga mau lepas " Ledek Windy. Ia terkekeh sambil menatap Rendy


Rendy langsung melepaskan tangan Windy, Wajah nya sudah memerah. " Maaf, tangan lu halus sihh, jadi nyaman Gw salaman sama tangan lu " Celetuk Rendy.


" Idihh, gombal. Uda ah, ku balik ke kelas dulu " Pekik Windy. Ia berjalan meninggalkan rendy, dan masuk ke dalam kelas.


" Gw ga gombal Win, emang gw nyaman sama lu " Batin Rendy. Ia menatap Windy yang berjalan memasuki kelas. Setelah Windy sudah menghilang dari pandangan nya, Rendy terdiam pun berjalan masuk ke kelas. Letak kelas Rendy yang bersebelahan dengan kelas Windy.

__ADS_1


Bersambung


PS : Makasihhhh banyakkkkk uda sempatin waktu kalian, buat baca novel ini. Jangan pernah jenuh yaa sama novel ini ^^


__ADS_2