
"Beraninya kamu An! aku ini atasan kamu!" maki Richard.
Anastasia tertawa mendengar ucapan Richard, Apa pantas dirinya disebut atasan? karena sejatinya seorang atasan melindungi anak buahnya bukan malah menjebak anak buahnya dan memberikannya kepada teman hidung belang.
"Sudah aku bilang sebelumnya pak Richard tersayang, diriku sudah hancur kalau kamu ingin menghancurkannya lagi silahkan," sahut Anastasia tak takut sedikitpun berbeda dengan sebelumya.
Richard terdiam mendengar ucapan Anastasia, memang benar apa yang dilakukannya tidak mencerminkan seorang atasan karena dimanapun tempatnya tidak akan ada atasan yang sebejat dirinya yang dengan teganya menghancurkan anak buahnya sendiri.
Tanpa berkata apa-apa Richard pergi dari rumah Anastasia, dia yang kesal memukul setir mobilnya sambil mengumpat bawahan yang pernah menjadi ja langnya tersebut.
Richard nampak risau, bagaimanapun juga meeting besok adalah meeting yang penting bagi dirinya apalagi klien yang akan dia temui besok adalah klien dari luar negeri.
"Arrrrgggg, brengsek wanita ini,"
Richard berteriak frustasi memikirkan Anastasia yang mulai membangkang, dia tidak menyangka jika Anastasia akan bersikap seperti itu.
Di sisi lain Anastasia menangis sebenarnya dia benar-benar lelah dengan Richard maupun Alex tapi mereka berdua harus merasakan apa yang dia rasakan.
Meskipun dirinya juga berperan penting dalam hancurnya rumah tangga yang selama ini dia bangun namun semua juga berawal dari Richard karena setiap hari dia menitip kata-kata manis yang membuat Anastasia terbuai dan terjatuh dalam perangkap nikmat Richard.
Keeoskannya Anastasia berangkat ke kantor, dia memang membuat Richard mendapatkan kontrak kerja sama dengan kliennya, semua ini dia lakukan agar Richard mengira kalau dirinya takut, dan tidak bisa lepas dari kantornya.
"Aku tau An, kamu pasti tidak akan bisa resign dari kantor ini, aku cukup mengerti dirimu yang takut kere," kata Richard sambil tertawa
"Anda memang benar Pak, lagipula kalau saya yang resign maka saya tidak akan mendapatkan uang pesangon berbeda lagi kalau anda yang mengeluarkan saya," sahut Anastasia.
Sepulang dari kantor Anastasia menghubungi Alex, dia ingin bertemu di tempat biasa yaitu hotel yang sering mereka gunakan untuk bercocok tanam.
Rencananya dia ingin membuat Alex merasakan sesuatu yang belum pernah Alex rasakan selama bersama dirinya, dia ingin membuat Alex ketagihan tubuhnya.
"Apa anda sudah siap?" tanya Anastasia.
Benar saja Alex sampai memejamkan matanya karena merasakan nikmatnya apa yang dilakukan Anastasia, tentu hal ini membuat Anastasia tersenyum licik.
__ADS_1
Alex terus saja mengerang, dia benar-benar sangat puas dengan Anastasia malam ini.
Setalah terpuaskan dirinya menatap Anastasia yang kini berada di sampingnya.
"Kamu berbeda sekali malam ini An," kata Alex.
"Saya sadar dan saya akan menikmati lakon saya sebagai ja-lang anda pak," sahut Anastasia.
"Sekeras apapun saya berlari anda pasti akan tetap menang, jadi ya sudahlah apa salahnya juga menjadi ja-lang anda," sambung Anastasia.
Alex tersenyum menang, memang inilah yang dia inginkan, dia ingin Anastasia melayaninya dengan sepenuh hati.
"Bagus kalau kamu menurut apa yang kamu minta pasti akan aku berikan," timpal Alex.
Anastasia mulai mengobrol dengan Alex bahkan mereka juga tertawa bersama hal ini malah membuat Alex nyaman, memang tak bisa Alex pungkiri jika Anastasia sangat pandai merubah suasana, membuat lelucon yang mampu membuat dirinya lupa sesaat jika ada masalah dengan sang istri.
"Awalnya dulu saya sangat kesal dengan pak Richard yang tega memberikan saya pada anda yang pada waktu itu kami masih menjalin sebuah hubungan, tapi kini saya justru sangat bahagia karena anda jauh lebih baik dari pak Richard."
Anastasia mulai mendoktrin Alex dengan kekecewaannya pada Richard bahkan dia sampai menangis untuk mendapatkan simpati dari Alex.
"Saya sangat mencintainya tapi dia adalah lelaki brengsek yang pernah saya temui," sambungnya.
Sebenarnya kelemahan Alex adalah tak sanggup melihat wanita menangis, melihat Anastasia menangis benar-benar membuatnya tak tega, dirinya sadar kalau apa yang dilakukannya adalah sesuatu hal yang salah.
"Memang benar ya pak apa kata pepatah, kalau orang yang menghancurkan adalah orang yang sangat kita cintai," kata Anastasia lalu melepaskan diri dari tubuh Richard.
Anastasia beranjak kemudian dia duduk dan bersandar di kepala ranjang.
"Dulu mantan suami saya sangat mencintai saya, apa yang telah saya lakukan sangat melukainya, begitu pula dengan saya yang dihancurkan oleh Pak Ricard," sambungnya.
Saat menceritakan Angkasa, Anastasia malah terisak, kali ini bukan akting lagi melainkan tangis penyesalannya terdapat Angkasa yang kini telah pergi dari hidupnya.
Alex yang tidak tega membawa Anastasia ke dalam pelukannya, tak hanya itu dia juga membelai rambut ja-langnya. Dia terus membelai rambut Anastasia sehingga membuat Anastasia nyaman dan tertidur dalam pelukan Alex.
__ADS_1
"Kamu sangat cantik An," gumam Alex.
Ya begitulah setiap harinya, Anastasia benar-benar membuat Alex sangat iba dengan nasibnya, sedikit demi sedikit Anastasia mampu membuat Alex kecewa terhadap Richard.
Memang ini adalah rencananya merusak persahabatan Richard dan Alex sehingga putus lah juga kerja sama yang selama ini mereka lakukan.
Malam itu Anastasia datang ke acara pernikahan Richard yang digelar di sebuah hotel mewah bintang 5 yang merupakan hotel milik Richard sendiri.
Anastasia masih mengingat masa-masa bersama Richard dulu karena di hotel ini mereka sering olahraga di atas ranjang bersama.
"Apa nanti kamu mengajak istri kamu untuk tidur di kamar yang sering kita gunakan dulu mas?" bisik Anastasia.
"Tutup mulutmu An," sahut Richard kesal.
Anastasia tertawa melihat kepanikan dari wajah Richard, dirinya puas sekali melihat Richard ketakutan. Meskipun Richard adalah seorang penikmat wanita tapi istrinya tidak mengetahui akan hal itu, di mata istrinya Richard adalah sesosok pria yang baik.
Di pesta pernikahan Richard, Anastasia juga melihat Alex dengan istrinya, saat melewati Alex Anastasia memasang wajah sedih, seolah dirinya merasa cemburu.
Anastasia mengambil minum lalu pergi dari pesta dan benar saja Alex mengirimkan pesan untuknya yang mengatakan jika malam ini dia ingin bersama Anastasia.
Mendapati pesan singkat dari Alex, Anastasia justru tertawa senang tapi dia tidak ingin membalas pesan tersebut, dia ingin membuat Alex beranggapan jika dirinya marah.
Sungguh cara yang jitu dan mampu membuat Alex bingung sendiri.
Keeoskannya Alex mengajak Anastasia untuk olahraga kembali di hotel, setelah datang Anastasia memasang wajah datar sehingga membuat Alex terus merayu dirinya.
"Baiklah pak," kata Anastasia.
"Jangan panggil aku pak, panggil mas saja," sahut Alex.
"Baiklah mas," timpal Anastasia.
Ritual cocok tanam segera di mulai, dengan jurus andalannya, Anastasia terus membuat Alex ke awan dan inilah yang membuat Alex semakin kecanduan tubuh Anastasia.
__ADS_1
"An aku ingin kamu menjadi simpanan aku selamanya," kata Alex.
Apa Alex tidak ingin kehilangan Anastasia? niatan menjadikan ja-lang apa akan berubah? mengingat dirinya yang sudah kecanduan tubuh Anastasia?