
Angkasa tersenyum lalu membantu Anastasia beranjak mereka pindah di meja dan pelayan segera membersihkan pecahan piring serta makanan yang berserakan.
Mata Anastasia membasah melihat Angkasa membersihkan luka di tangannya, karena tidak membawa obat jadi luka Anastasia hanya dibungkus tisu.
"Terima kasih mas," kata Anastasia dengan mata yang membasah.
Rasa rindu yang selama ini dia pendam meronta keluar, ingin sekali Anastasia memeluk Angkasa tapi kini dia telah menjadi milik pria lain.
Setelah membantu mantan istrinya Angkasa pamit karena dia harus segera memberi les kepada anak didiknya, Anastasia merasa berat saat Angkasa berpamitan tapi dia juga tidak bisa menahan Angkasa untuk menemaninya.
"Jaga diri baik-baik ya An," kata Angkasa lalu pergi.
Anastasia menatap punggung Angkasa dengan tatapan sedih hingga tak terasa air matanya mengalir keluar, perhatian dan cinta Angkasa di masa lalu membuatnya tak bisa keluar dari bayang-bayang mantan suaminya tersebut meskipun kini Anastasia telah bersama Alex.
Angkasa memiliki ruang tersendiri di hatinya yang tidak mungkin digantikan oleh siapapun .
"Kini yang tertinggal hanya air mata mas, kenangan akan dirimu benar-benar membuatku rapuh," gumam Anastasia lalu mengusap air matanya.
Takut lukanya kembali menganga Anastasia segera pergi dari restoran tersebut namun sebelumnya tak lupa dia membayar makanan yang telah dia pesan meski makanan tersebut tidak sempat dia makan.
Sebelum pulang Anastasia mampir ke apotek untuk membeli obat dan saat bersamaan Alex menghubunginya, Alex yang menyempatkan diri pulang sebentar ke rumah tak mendapati sang istri sehingga dia khawatir dan langsung menghubungi Anastasia.
"Iya Mas Ini udah mau sampai rumah kok," kata Anastasia lalu segera mengajukan mobilnya pulang.
Sesampainya di rumah Alex sangat kaget melihat tangan Anastasia yang terbungkus plester.
"Tangan kamu kenapa sayang?" tanya Alex yang langsung memeriksa tangan sang istri.
__ADS_1
Akhirnya Anastasia menceritakan semua apa yang terjadi di restoran dan hal ini membuat Alex sangat murka karena wanita yang sangat dicintainya disakiti oleh istri pertamanya.
"Anggun memang gila lama-lama dia menjadi seorang psikopat," kata Alex tak terima.
Setelah dari rumah istri keduanya Alex langsung melajukan mobil ke rumahnya dia ingin bertanya kepada Anggun kenapa Anggun tega melakukan hal seperti itu kepada Anastasia.
"Pasti dia mengadu padamu dan cerita yang bukan-bukan," kata anggun dengan marah.
"Anastasia tidak seburuk itu Anggun, dia tidak bercerita apa-apa kepadaku justru aku yang ertanya kepadanya kenapa tangannya bisa terluka," sahut Alex.
"Kamu tuh lebay banget sih mas luka seperti itu aja kamu heboh lalu bagaimana dengan luka hatiku yang sedalam ini."
Anggun membandingkan luka hatinya dengan luka Anastasia tentu bagi Anggun luka Anastasia tidak sebanding dengan luka hatinya.
"Lama-lama kamu tidak bisa dinasehati Anggun, kamu tahu batu nggak! Ya seperti itulah dirimu," sahut Alex lalu pergi meninggalkan Anggun.
Sakit hati akan sikap Alex, Anggun pun mulai menteror Anastasia tentu hal ini membuat Anastasia takut sehingga dia mengadukan semuanya kepada suaminya, Alex sudah menebak kalau ini adalah perbuatan istri pertamanya sehingga dia meminta Anastasia untuk pindah dari rumahnya.
Awalnya Anastasia tidak mau pindah dari rumah tersebut karena rumah tersebut memiliki kenangan dengan Angkasa mantan suaminya tapi Alex terus memaksa karena sekarang yang terpenting adalah keselamatan Anastasia.
"Setelah semua keadaan kondusif kamu bisa kembali lagi ke rumah ini," bujuk Alex.
"Baiklah Mas," sahut Anastasia.
Tanpa sepengetahuan Anggun, Alex membeli rumah yang jaraknya cukup jauh dari rumah Anastasia semua ini dilakukan agar Anggun berhenti menteror Anastasia.
...****************...
__ADS_1
Seminggu telah berlalu Alex dan Anastasia memutuskan untuk menempati rumah baru mereka tentu hal ini membuat Anggun menjadi murka pasalnya Anastasia tidak berada di rumahnya yang otomatis Anggun tidak bisa meneror Anastasia lagi.
"Brengsek kamu mas!" umpat Anggun.
Sudah seminggu tak pulang akhirnya Alex memutuskan untuk pulang ke rumahnya bersama Anggun dia ingin melihat keadaan istri pertamanya dan baru saja masuk kamar Anggun sudah melemparnya dengan bantal.
Seketika Alex menjadi marah niatnya ingin menjenguk Anggun dan tidur di rumah namun dia malah dilempar bantal.
"Keterlaluan kamu mas, seminggu nggak pulang. Pelet apa yang digunakan wanita ja-lang itu," maki Anggun.
"Sebelum kamu mengatai Anastasia wanita ****** mangacalah terlebih dahulu, aku mencoba sabar menghadapi kamu Anggun, sebenarnya ingin sekali aku menceraikan kamu karena nggak ada gunanya kamu menjadi istriku tapi aku masih merasa kasihan karena setelah aku Ceraikan kamu pasti akan lontang-lantung di luar sana," maki Alex.
"Tapi kalau sikapmu masih saja terus seperti ini jangan salahkan aku jika aku benar-benar menceraikan kamu," ancam Alex yang sontak membuat Anggun terdiam.
Selama ini Alex berusaha menuruti semua keinginan Anggun bahkan uang belanja Anggun Alex tambah, uang liburan untuk teman-temannya Alex kasih tapi bukannya sadar Anggun malah menjadi. Bukankah seperti ini yang Anggun inginkan? selalu mendapatkan uang dari suami tanpa melaksanakan tugasnya sebagai seorang istri.
"Semua ini gara-gara wanita itu," teriak Anggun dengan keras.
"Kenapa kamu terus menyalakan Anastasia, aku begini juga karena sikapmu sendiri!" bentak Alex.
"Di rumah Anastasia aku benar-benar dimanja dan diperhatikan, pagi hari kopi sudah siap makanan sudah berada di meja makan, baju kerja disiapkan, pulang kerja capek dipijitin ingin bercinta dia selalu siap sedia lantas bagaimana dengan kamu? aku berangkat kerja kamu masih molor boro-boro menyiapkan kopi mengambilkan aku minum saja enggan. Pernah kamu menyiapkan baju-baju kerjaku, nggak pernah kan. Yang kamu pikirkan hanya dirimu sendiri, kamu selalu menuntut aku untuk memenuhi kebutuhanmu tapi kamu tidak pernah memperhatikan aku sebagai suamimu," Alex mengeluarkan semua unek uneknya hal ini membuat Anggun terdiam dan tak menjawab sepatah kata pun.
Awalnya Alex ingin tidur di rumah tapi kini niatnya berubah karena sikap Anggun sendiri suami lelah pulang kerja setelah di rumah bukannya disambut tapi malah dilempar bantal dan hal ini membuat alat sakit hati.
"Awalnya aku ingin tidur di sini tapi sikapmu tadi benar-benar membuat aku sakit hati jadi aku tidur di rumah Anastasia," kata Alex lalu keluar dari kamar.
"Kalian brengsek," teriak Anggun.
__ADS_1