Air Mata Penyesalan

Air Mata Penyesalan
Dimulai


__ADS_3

"Memang, semua juga karena anda pak Richard yang terhormat," sahut Anastasia tanpa rasa takut sedikitpun.


Richard yang kesal berusaha mengancam Anastasia dengan memecatnya secara tak hormat bahkan dirinya juga mencoba melecehkan wanita yang dulu menjadi budak hasrat liarnya tersebut.


"Apa yang anda lakukan pak Richard."


Anastasia mencoba melepaskan tangan Richard yang meremas pantatnya. Bukannya menghentikan aksinya tangan Richard malah ingin masuk ke dalam rok Anastasia sehingga membuat Anastasia geram.


Anastasia yang marah menampar pipi Richard dengan keras, tak hanya itu dia juga mengancam Richard adalah melaporkan perbuatan Richard.


"Alah nggak usah sok jual mahal, kamu itu serendah-rendahnya wanita," kata Richard sambil mengelus pipinya yang panas.


"Bearti anda lebih rendah lagi mengingat dulu andalah penikmat wanita rendah ini," sahut Anastasia yang membuat Richard marah.


Richard yang tersinggung dengan ucapan Anastasia menarik tubuh Anastasia lalu menidurkannya di sofa, belum sempat melakukannya Anastasia menendang Richard lalu


bergegas keluar meninggalkan atasan yang pernah dia puja dan sanjung tersebut.


Tanpa memikirkan pekerjannya Anastasia menuju parkiran lalu pergi dari kantor Richard secepatnya.


Di dalam mobilnya Anastasia terus menangis sambil merutuki Richard, dirinya sungguh tak habis pikir dengan Richard yang berusaha melecehkannya padahal jelas-jelas kini dia adalah simpanan temannya sendiri.


"Sungguh bajingan dirimu Ricard, setelah memberikan aku pada temanmu kini kamu juga mau melecehkan aku," kata Anastasia.


Tak tau harus kemana tiba-tiba ponselnya berdering, terlihat Alex memanggil. Dengan cepat Anastasia menerima panggilan telepon dari Alex lalu menepikan mobilnya.


Anastasia yang menangis tentu membuat Alex panik, Alex terus bertanya alasan Anastasia menangis dan ini pun dijadikan Anastasia sebagai cara untuk menghancurkan persahabatan Alex dan Richard.


"Aku ada masalah di kantor Mas," jawab Anastasia sambil terisak.


Di dalam sambungan telponnya Alex berusaha menenangkan Anastasia yang terus menangis.


Entah mengapa Anastasia semakin manja dengan Alex dengan membuat dirinya seolah menjadi wanita yang paling menderita sedunia.


Alex yang takut terjadi apa-apa dengan Anastasia meminta Anastasia untuk datang ke kantornya karena dia tidak bisa keluar kantor pagi ini.


Setelah menemui resepsionis Anastasia diantar ke ruangan Alex, dengan air mata yang masih mengucur deras Anastasia mendekati Alex yang duduk di kursi kebesarannya.

__ADS_1


"Ada apa?" tanya Alex lalu memeluk wanitanya tersebut.


Dengan sedikit lebay Anastasia menjelaskan semuanya, tentu penjelasan dari Anastasia membuat Alex murka, bagi Alex Anastasia sekarang adalah kekasih gelapnya yang mana dia melibatkan perasaan terhadap Anastasia.


"Kurang ajar Richard beraninya dia menyentuh milikku," umpat Alex.


"Berkali-kali aku sering diancam olehnya Mas," sahut Anastasya menambahi.


"Tahu seperti itu kenapa masih bertahan di sana?" tanya Alex dengan heran.


Sebenarnya Anastasya juga tidak tahan bekerja di kantor Richard tapi bagaimana lagi dia memerlukan uang untuk membayar cicilannya setiap bulan.


"Aku memerlukan uang setiap bulannya Mas untuk membayar semua cicilan aku," ungkap Anastasia.


"Memangnya berapa cicilan kamu setiap bulannya dan apa saja?" tanya Alex lagi


Anastasia memberitahukan secara rinci pengeluarannya setiap bulan, mulai dari cicilan rumah, cicilan mobil, bayar listrik, bayar air dan belum lagi tagihan lainnya.


Alex yang mulai nyaman dengan Anastasia tentu menjanjikan uang pada Anastasia setiap bulannya agar Anastasia tidak bingung jika sewaktu-waktu keluar dari kantor Ricard.


Alex mencoba meyakinkan Anastasia, awalnya mungkin dia seperti itu namun lama-kelamaan rasa nyaman mulai tumbuh di hati nya sehingga membuat Alex tidak mungkin membuang Anastasia begitu saja apalagi memberikannya kepada orang lain seperti apa yang dilakukan oleh Richard.


"Baiklah mas tapi aku mau kamu melunasi semua cicilanku, di samping itu aku ingin memiliki usaha sendiri untuk hidupku jadi sewaktu-waktu kalau kamu ninggalin aku paling tidak aku memiliki sumber pendapatan,"


Memang untuk bisnis otak Anastasia sangat encer, disekolahkan Angkasa di perguruan tinggi membuatnya tidak menyia-nyiakan waktunya, dia rajin belajar dan bertanggung jawab akan tugasnya sebagai mahasiswa meskipun mengesampingkan tugasnya sebagai seorang istri.


Tanpa pikir panjang Alex langsung memenuhi kemauan Anastasia baginya uang segitu tidak ada artinya, rumah dan mobil Anastasia juga tidaklah mewah sehingga masih bisa dijangkau olehnya.


"Deal," sahut Alex menyetujui permintaan Anastasia.


Bisa dibilang memanfaatkan tapi Alex juga mendapatkan harga diri serta tubuhnya jadi sebagai balasan, ya simbiosis mutualisme untuk mereka.


"Terima kasih mas, kamu memang terbaik," kata Anastasia.


"Hanya terima kasih saja," sahut Alex.


Anastasia tertawa dirinya cukup tau jika Alex menginginkan hal lebih sebagai ucapan terima kasih.

__ADS_1


"Gampang mas kalau soal itu," timpal Anastasia.


"Aku mau yang spesial ya,"


Setelah itu Anastasia memutuskan untuk pulang karena dia mau istirahat untuk menenangkan pikirannya.


Selepas kepergian Anastasia, Alex yang tidak terima dengan apa yang dilakukan Richard memutuskan untuk pergi ke kantor sahabatnya tersebut, dia ingin membuat perhitungan dengan Richard karena telah melecehkan kekasihnya.


"Brengsek kamu Richard," umpat Alex sesaat setelah dia masuk ke dalam ruangan Richard.


Richard yang bingung tentu hanya menatap Alex dengan tatapan yang sulit diartikan, bagaimana tidak Alex datang dengan marah-marah sambil mengumpat.


"Ada apa?" tanya Richard dengan bingung.


"Kenapa kamu melecehkan Anastasia, bukankah kamu tau jika Anastasia adalah kekasihku," jawab Alex.


Mendengar jawaban Alex tentu membuat Richard heran, bagaimana bisa Alex menganggap Anastasia sebagai kekasihnya padahal Anastasia adalah serendah-rendahnya wanita, seorang ****** yang bisa dinikmati bersama.


"Bagaimana bisa kamu menganggapnya kekasih Alex, padahal dia adalah seorang kupu-kupu malam yang berterbangan dari lelaki satu ke lelaki satunya untuk menghisap keuntungan dari pria yang dihinggapi," sahut Richard.


"Bagimu mungkin dia adalah kupu-kupu malam tapi bagiku dia adalah kupu-kupu yang indah yang hanya berterbangan di sekitar aku," timpal Alex.


Lagi-lagi Richard dibuat tak percaya akan ucapan Alex, entah ajian apa yang Anastasia berikan pada sahabatnya tersebut sehingga mampu membuat Alex yang awalnya hanya ingin menikmati Anastasia kini malah berubah menjadikannya wanita yang spesial.


"Jangan bodoh Alex, kamu punya istri yang jauh lebih baik darinya," tegas Richard.


"Yang lebih tau mana yang terbaik itu aku Alex," sahut Alex.


"Tapi dia adalah ja-lang yang selalu melebarkan kakinya pada setiap lelaki."


Richard terus menasehati Alex dan menjelekkan Anastasia yang justru ini membuat Alex marah dan melayangkan pukulan ke wajah Richard.


Bug


Richard hampir saja tersungkur namun dia masih bisa mempertahankan keseimbangannya.


"Beraninya kamu memukul aku hanya untuk membela ja-lang seperti Anastasia Alex!"

__ADS_1


__ADS_2