
Anggun tertawa bahagia saat mendengar Anastasia keguguran, entah mengapa ada perasaan puas tersendiri di hati Anggun.
Alex yang kesal melempar tubuh Anggun ke tempat tidur, dan tanpa ada rasa kasian lagi Alex langsung menceraikan istri pertamanya tersebut.
"Mulai detik ini kamu bukan istriku lagi, aku talak kamu Anggun!"
Mendengar kata talak dari Alex membuat Anggun langsung diam, tawa bahagia kini berubah menjadi tangis, tak ingin Anggun berulah lebih nekat lagi Alex segera melaporkan Anggun ke pihak yang berwajib.
Sebelum Alex pergi ke kantor polisi, Alex meminta semua anak buah maupun pelayan mengawasi kamar Anggun, dia tidak ingin Anggun kabur karena bagaimanapun juga Anggun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Setibanya di kantor polisi Alex segera membuat laporan, dia menuntut Anggun atas kejahatan yang telah diperbuatnya yaitu dengan sengaja ingin menghabisi nyawa istri keduanya.
Pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan yang dibuat oleh Alex lalu kepala Polisi mengutus anak buahnya untuk menjemput Anggun di rumah Alex.
Saat dijemput pihak kepolisian Anggun enggan untuk ikut dia terus berteriak dan meminta Alex agar tidak memenjarakan dirinya.
"Mas bagaimanapun juga aku ini istri sah kamu tapi jenapa kamu terus membela dia!" teriak Anggun yang terus meronta.
"Kamu bukan istriku lagi, aku menyesal telah menikahi wanita berhati busuk sepertimu Anggun!" sahut Alex yang tidak peduli dengan Anggun.
Anggun menangis memohon pada Alex agar tidak memenjarakan dirinya tapi Alex mengabaikan teriakan Anggun. Mungkin dengan cara seperti ini Anggun bisa belajar akan kesalahannya.
"Aku harap kamu bisa belajar dari kesalahan kamu Anggun dan kedepannya kamu bisa menjadi wanita yang lebih baik lagi," kata Alex yang lalu meminta polisi untuk segera membawa Anggun pergi.
__ADS_1
Selepas kepergian pihak kepolisian, Alex terduduk lemas di sofa, tak sengaja air matanya mengalir keluar sebagai seorang suami dia telah gagal mendidik istrinya. Sejatinya wanita adalah tulang rusuk yang mana bentuknya memang sedikit bengkok dan itu adalah tugas seorang suami untuk meluruskannya.
Jika terlalu ditekuk dia akan patah tapi jika dibiarkan selamanya dia terus bengkok ya begitulah seorang wanita oleh karena itu seorang suami harus bisa menasihati istri agar menjadi istri yang lebih baik.
Puas memikirkan Anggun kini Alex menuju ke rumah sakit dia berharap kalau operasi Anastasia berjalan dengan lancar.
Setibanya dia di rumah sakit Anastasia sudah dipindahkan ke ruang perawatan namun keadaannya masih belum sadarkan diri mengingat luka tusukan yang cukup dalam.
Melihat sang istri yang berbaring lemas di atas tempat tidur membuat Alex menangis dia telah gagal melindungi istrinya sehingga kini calon bayinya tidak bisa tumbuh lagi padahal inilah yang sangat dinantikan oleh Alex.
Waktu terus berjalan namun Anastasia masih tak sadarkan diri sehingga membuat Alex sangat khawatir dan sedih.
"Bangunlah sayang," kata Alex sambil menciumi tangan Anastasia.
Alex menceritakan banyak hal kepada Anastasia dia berharap Anastasia mendengar ceritanya dan membuka mata namun mata Anastasia masih saja menutup yang seolah enggan untuk terbuka.
"Auw sakit sekali," pekik Anastasia.
Anastasia memutuskan untuk berada diposisi ya daripada dia kesakitan. Bola mata Anastasia memutar melihat sekelilingnya.
"Aku dimana?" gumam Anastasia sambil memegangi kepalanya yang terasa pening.
Memori Anastasia kembali dia baru ingat kalau tadi Anggun datang ke rumahnya dan menusuknya dengan pisau, setelah ingat Anastasia menangis, Anggun benar-benar nekat layaknya seorang pembunuh.
__ADS_1
Tangisan Anastasia membuat Alex terbangun, dia sungguh panik melihat istrinya menangis.
"Kamu kenapa sayang?" tanya Alex.
"Aku sungguh takut dengan Anggun mas, dia telah menusukku dengan pisau," jawab Anastasia.
Alex segera memeluk istrinya yang terbaring agar sang istri merasa tenang dan tidak ketakutan lagi.
"Tenanglah sayang ada aku," hibur Alex.
Tak ingin terjadi apa-apa dengan istrinya, Alex segera memencet bel yang terhubung dengan dokter dan beberapa saat kemudian dokter datang untuk memeriksa keadaan Anastasia.
"Istri saya nampak ketakutan Dok," kata Alex.
"Nggak papa pak, itu wajar karena istri anda baru saja mengalami hal yang tidak menyenangkan," sahut Dokter.
Untuk menenangkan Anastasia, Dokter menyuntikkan obat penenang agar Anastasia bisa lebih tenang.
"Untuk keadaan pasien syukurlah semua sudah stabil," kata dokter.
Alex nampak senang sekali karena keadaan istrinya baik-baik saja meskipun sang istri nampak ketakutan.
Karena tugasnya sudah selesai, Dokter memutuskan untuk pamit dan Alex berjalan mengikuti Dokter.
__ADS_1
Setelah diluar ruangan Alex memanggil Dokter karena ada hal yang ingin disampaikan terkait janin yang telah gugur.
"Dok saya mohon jangan memberi tau istri saya terkait janinya yang juga turut menjadi korban," pinta Alex.