
"Memangnya kenapa kalau di kantor mas, lagian aku ini kan istri kamu," protes Anggun.
Alex hanya diam tidak menanggapi ucapan dari Anggun, alasan kenapa dia tidak mau dicium Anggun karena dia malas dan juga enggan, semenjak bersama Anastasia Alex memang jarang sekali mencumbu Anggun.
Anggun yang bersikap semaunya membuat Alex bersikap semaunya juga, dia yang jarang mendapatkan perhatian Anggun memilih membeli wanita untuk memuaskan hasratnya tapi dia hanya mau meniduri wanita yang dia sukai bukan sembarang wanita.
Berbeda dengan kasusnya kali ini, Alex malah jatuh hati pada Anastasia yang menurutnya nyambung saat diajak mengobrol, tak hanya itu Anastasia juga lebih hangat.
"Katakan, apa tujuan kamu datang kemari?" tanya Alex yang mencoba mengalihkan topik mereka.
"Aku dan teman-temanku ingin liburan ke Eropa, kebetulan saat ini beberapa negara di Eropa mengalami musim panas jadi kami ingin mengunjungi beberapa pantai di sana," jawab Anggun.
Alex tersenyum sinis, dalam beberapa bulan terakhir Anggun lebih dari lima kali pergi keluar negeri dan Alex harus menyiapkan uang untuk biayanya.
Gaya hidup sosialita telah membutakan seorang Anggun dia silau akan gemerlapnya dunia, silau akan barang-barang mewah dan silau akan segalanya.
"Memangnya berapa uang yang kamu perlukan?" tanya Alex.
"Ya sekitar lima ratus juta mas," jawab Anggun.
Alex melongo mendengarkan jawaban Anggun, dirinya yang habis melunasi cicilan rumah dan mobil Anastasia tentu tidak memiliki cukup uang untuk Anggun pergi ke luar negeri.
Sebenarnya ada uang perusahan, tapi Alex harus berpikir ulang untuk menggunakannya jika dia nekat menggunakan uang perusahaan maka perusahan akan mengalami devisit.
"Maaf Anggun aku tidak memiliki uang sebanyak itu," kata Alex.
Anggun menatap Alex dengan tajam selama ini berapapun yang dia minta Alex selalu memberinya tapi kenapa kali ini dia hanya meminta lima ratus juta saja Alex tidak memberinya.
"Apa-apaan kamu Mas aku hanya meminta Lima satus juta tapi kamu bilang nggak ada uang?" maki Anggun.
Anggun tidak perduli, yang dia pikirkan hanyalah pergi keluar negeri dengan teman-temannya. Menurutnya tugas Alex memang untuk membiayai keperluannya.
"Lima ratus juta itu banyak Anggun, aku sedang tidak memiliki uang karena uangnya sudah aku pakai untuk keperluan perusahaan," sahut Alex.
__ADS_1
"Aku nggak mau tau mas, pokoknya harus ada uangnya!"
"Memangnya uang lima ratus juta itu datang sendiri!" seru Alex.
Anggun tersentak kaget mendengar seruan Alex namun hal itu tidak membuat dirinya maklum atau mengerti, dirinya tetap bersikeras dengan niatnya.
"Aku nggak mau tau mas! aku maunya uang lima ratus juta sekarang ini juga, aku bisa malu jika tidak ikut liburan geng cincau," tegas Anggun.
Mendengar ucapan Anggun sontak Alex pun murka, bagaimana bisa istrinya lebih mementingkan teman sosialitanya daripada dirinya yang merupakan suaminya.
Seharusnya sebagai seorang istri Anggun bisa menyimpan uang Alex karena nggak tahu bagaimana nasib ke depannya minimal jika memiliki tabungan kalau ada apa-apa bisa menggunakan hubungan tersebut, tapi apa yang dilakukan Anggun malah sebaliknya dia selalu menghamburkan uang Alex untuk keperluan yang benar-benar nggak penting.
"Kenapa sih kamu sangat menomorsatukan geng cincau kamu itu," tanya Alex.
"Ya saat bersama mereka semua aku sangat senang Mas, mereka terus memuji dirimu yang tentu membuatku bahagia sekali menjadi istrimu," jawab Anggun.
"Astaga Anggun gara-gara dipuji seperti itu kamu menjadi lupa diri," sahut Alex yang tak habis pikir dengan jalan pikiran Anggun.
"Sudahlah mas aku malas berdebat aku ke sini hanya ingin meminta uang," tukas Anggun.
Alex yang emang tidak memiliki uang tidak mengabulkan permintaan Anggun untuk pergi jalan-jalan ke Eropa, dia berjanji jika besok-besok dia mendapatkan uang lagi dia akan mengajak Anggun pergi keluar negeri sendiri.
"Besok kalau aku mendapatkan uang lagi, kita pergi keluar negeri sendiri, terserah kamu mau kemana. Kalau kamu mau kita juga bisa pergi keluar angkasa," kata Alex.
"Nggak mau! aku maunya pergi bersama geng cincau ke Eropa."
Alex yang benar-benar sudah muak dengan Anggun tidak menggubris istrinya dia membuka laptop miliknya lalu mencoba fokus bekerja.
Merasa di abaikan oleh Alex membuat Anggun kesal, Anggun menutup laptop Alex lalu mengambilnya.
"Jangan mengganggu aku Anggun!"
"Kamu saja gitu, malah mengabaikan aku," sahut Anggun.
__ADS_1
Tak tau harus bagaimana lagi Alex mengusap rambutnya dengan kasar lalu menggebrak meja, emosinya sekaan dipermainkan oleh Anggun.
"Jangan membuat aku berlaku kasar Anggun," ancam Alex.
"Tau ah kamu tuh sekarang nggak asik," kata Anggun
"Kamu itu yang gak asik, istri yang nggak ngerti keadaan suami, istri yang bisanya hanya foya-foya dengan geng sosialitanya, istri yang tidak pernah melakukan kewajibannya sebagai seorang istri, istri yang selalu menuntut kepada suaminya, istri yang tidak pernah bersyukur, istri yang hanya bersikap baik jika ada maunya," ungkap Alex.
"Aku yang berkuasa, aku yang memiliki uang, aku yang memiliki segalanya, tetap saja masih kamu injak-injak bagaimana aku yang jatuh miskin Anggun," sambung Alex.
Anggun bukannya paham dan menyadari kesalahannya dia mulai semakin menjadi dia mengancam Alex akan tetap berangkat ke Eropa walaupun Alex tidak memberinya uang.
"Aku tidak mau mempertaruhkan harga diriku mas, mau ditaruh mana mukaku ini jika aku tidak ikut geng cincauku pergi ke Eropa,," kata anggun.
Alex yang sudah lelah menasehati Anggun membiarkan istrinya untuk bertindak sesuka hati.
"Up to you Anggun, Im sorry i don't care,"
Anggun tidak menyerah meskipun Alex tidak memberinya uang tapi masih memiliki perhiasan dan juga tas yang bisa dijual.
Koleksi perhiasan miliknya sangat banyak dan juga mahal cukuplah untuk pergi ke Eropa, tapi setelah dia pulang dia akan meminta ganti atas perhiasan yang dia jual kepada Alex.
"Baiklah aku akan menjual perhiasan aku tapi setelah pulang aku mau meminta ganti atas perhiasan yang aku jual."
Sontak Alex tertawa keras, dirinya benar-benar tak habis pikir dengan pikiran Anggun yang seenaknya sendiri.
"Kamu yang memakai uanganya ngapain aku yang harus menggantinya?" tanya Alex.
"Kan kamu tidak bisa menuruti kemauan aku mas jadi kamu harus menggantinya di lain hari," jawab Anggun.
"Enggak, aku nggak mau mengganti perhiasan kamu," sahut Alex.
Sikap keterlaluan Anggun membuat Alex benar-benar tak bisa mentolerir lagi sehingga Alex ingin memberinya shock terapi agar Anggun bisa merubah sikapnya yang keterlaluan.
__ADS_1
"Mulai saat ini aku akan memotong jatah bulanan kamu, aku tidak akan lagi memberi kamu uang untuk Hedon dengan teman-teman kamu itu,"