
Tak terasa sudah satu tahun aku melewati hari demi hari, susah dan senang bersama Adrian.
Tepat di hari ini Adrian sah menjadi pacarku, dia laki-laki yang sangat baik dan penuh pengertian, aku sangat beruntung bisa menjadi pacarnya.
Aku sudah tidak sabar menungu malam hari, karna malam ini Adrian akan memberiku kejutan sekaligus anniversary yang ke satu.
Semua gadis-gadis di sekolah merasa iri melihatku bisa dekat dengan Adrian, laki-laki nomor satu yang dikagumi semua perempuan bahkan beberapa orang tergila-gila kepadanya.
Pukul 19.15 wib aku sudah berdandan dan berpakaian rapi, aku ingin tampil cantik tanpa melewatkan satu moment pun.
Tittt...tittt...titt...(suara klakson motor)
Aku berlari keluar dan melihatnya begitu mempesona dan tampak gagah.
''Wao... Kau seperti pangeran!'' Gumamku memeluknya dengan erat.
''Terimakasih! Tuan putriku tersayank, pegang erat ya...'' Ucapnya.
''Kau akan membawaku kemana?''
''Ke suatu tempat yang sangat indah,''
''Katakan, aku sudah tidak sabar ingin mengetahuinya.''
''Sebentar lagi kamu akan tau, pegang erat jangan sampai terlepas! he...he...''
...****************...
__ADS_1
''Hotel?'' Gumamku mengerutkan keningku.
''Sayank, ayo masuk!'' ia menggandeng tanganku.
''Ta...tapi! kamu tidak mau macam-macam kan?''
''Hei... tenang saja! Ayo...''
''Silahkan duduk!'' Uajrnya.
''Seumur hidupku ini pertama kalinya aku masuk hotel,''
''Dan mulai sekarang aku akan sering membawamu ke berbagai hotel,''
''Untuk apa?''
''Tapi aku tidak nyaman berada disini, sebaiknya kita pulang saja ,''
''Tidak bisa sayank! semuanya ini sudah ku pesan untukmu jauh-jauh hari, jadi sekarang mari kita nikmati saja.''
Selama ini yang aku tau hotel adalah tempat menginap dan terkesan tidak baik apalagi untuk anak muda mudi, ternyata selain tempat menginap bisa juga tempat untuk dinner.
Aku sungguh tidak tenang berada di sini walaupun banyak orang selain kami berdua.
''Sayank... ini kan hari jadi kita, boleh ngga aku minta satu hal!'' gumam adrian.
''Apaan tuh! Awas jangan aneh-aneh...'' ia menggenggam tanganku dengan penuh cinta.
__ADS_1
''Aku mau disuapin kamu, tapi aku tidak maksa loh...''
''Disini?'' Ujarku mengkerutkan kening.
''Ia! Tapi kalau kamu tidak mau juga ngga papa ko! Aku tau pasti kamu malu kan? Liat deh... Semua orang disini sibuk dengan urusannya masing-masing,''
''Ngga ah... Malu! tidak sekarang ya... lain kali aja. Nunggu waktu yang tepat.''
''Apa selama itu hanya untuk satu suapan saja, sayank ini hari jadian kita loh! harusnya kita mempunyai moment-moment yang akan menjadi kenangan manis''
''Ih... Tapi aku malu tau...!''
''Gimana kalau aku dulu yang nyuapin kamu?''
''Hmmm...!''
''A...a...a... Buka mulutnya,'' ujar Andrian menyodorkan sesuap makanan ke hadapanku.
Akhirnya aku menuruti keinginannya, menurutku itu hal yang masih wajar dan hal biasa yang dilakukan semua orang disaat pacaran.
Jujur saja ini adalah malam yang sangat berarti untukkku, banyak hal-hal kecil yang sangat indah yang selamanya akan menjadi kenangan manis.
Tak terasa malam ini berlalu, waktu berjalan cepat tidak seperti malam-malam sebelumnya.
Pukul 00.46 wib aku sampai ke kosan dengan perasaan yang sangat bahagia, tidak penah ku bayangkan akan melewati malam yang seindah ini, serta mendapat laki-laki yang sangat spesial.
Aku berharap tidak akan pernah berpisah darinya, kebahagianku kini terasa lengkap dan sempurna, aku tidak membutuhkan siapa pun lagi.
__ADS_1
Beraambung...