
Sampainya di kantin, aku dikejutkan dengan apa yang ku lihat, aku terdiam tidak melanjutkan langkah ku.
" Mei, kok malah berenti sih, ayok buru,,,,,," Laras menghentikan ucapannya saat matanya melihat kearah Meidinah dan melihat apa yang di lihat sahabatnya itu.
" Itu Rian kan Mei, kok dia di kampus, bukannya dia lagi dinas ke luar kota ya " tanya Laras.
Yang ditanya masih bengong, Laras pun menggoyang goyang kan tubuh sahabat nya, sontak membuat Meidinah kaget.
" Apaan sih Ras, kaget aku nih "
" Kamu tuh yang apaan, tiba-tiba bengong gitu "
" Kamu nanya apa tadi ?"
Laras menghela nafas, " Itu Rian kan Mei ?" sambil menunjuk ke arah Rian berada.
" Iya, kok dia enggak bilang ya kalau udah balik, enggak ada ngasih kabar, tau-tau udah di sini" lirih Meidinah.
Laras yang kesal melihat laki-laki itu, langsung menarik sahabatnya menuju kantin, tempat dimana Rian juga berada.
"Udah ayok, biarin aja kamu mending pura-pura enggak ngeliat dia aja, cuekin aja, aku pengen tau apa reaksi dia kalau kamu nyuekin dia"
Meidinah hanya mengangguk, mereka pun berjalan terus menuju kantin, Meidinah melewati Rian yang sedang duduk bersama teman-teman nya, seolah-olah dia tidak melihat Rian disana.
__ADS_1
Rian terkejut melihat Meidinah yang berlalu begitu saja di depannya, sedangkan Meidinah dia sibuk menemani Laras makan.
Dia melihat Rian dengan ekor matanya, Rian sedang menatap ke arahnya, Meidinah tersenyum kecut.
Sementara Rian bingung dengan sikap kekasihnya, apa dia memang tidak melihatku, atau sengaja pura-pura tidak melihat ku, batin Rian.
--------------
Setelah Laras slesai makan, mereka pun bergegas pergi dari kantin. Laras menarik tangan sahabat nya untuk cepat meninggalkan kantin, Laras mengutuki Rian dalam hati, dia begitu kesal melihat sahabatnya diperlakukan seperti itu.
Mereka kembali ke pendopo, Laras menatap wajah sahabatnya, Meidinah terlihat begitu sedih, aku jadi semakin geram dengan Rian.
" Mei, udah dong jangan dipikirin terus, biarin aja, lihat aja gimana entar reaksi dia setelah ini, kalau dia enggak bereaksi apa-apa, fix aku benci sama dia " ucap Laras kesal.
Meidinah menarik nafas panjang, dia tau Laras begitu peduli dengannya, " Iya Ras, aku juga pengen tau gimana reaksi dia entar, yaudah deh ayok kita ke mall, Papa aku lagi meeting di luar kota, dia enggak balik entar malem, kamu harus nginep di rumah ku ya"
Mereka pun beranjak menuju parkiran, mereka terkejut melihat Rian yang bersandar di mobil Meidinah.
Meidinah berusaha menunjukkan senyumnya, " Kapan kamu balik dari Samarinda ?, kok enggak ngabarin kalau udah balik" tanya Meidinah seakan akan dia tadi memang tidak melihat Rian di kantin.
Rian menarik Meidinah menjauh dari Laras, " Sayang, kamu kenapa sih ?" tanya Rian.
" Aku Kenapa emangnya ?"
__ADS_1
" Kamu tadi enggak negur aku apalagi nyapa aku di kantin"
" Loh emang nya kamu udah sejak kapan di kampus ?", tanya Meidinah seolah-olah dia memang tidak melihat Rian di kantin.
" Kamu tadi ngelewati aku gitu aja di kantin " lirih Rian.
" Aku kan enggak tau kalau kamu di kampus, kamu kan tau aku enggak suka memperhatikan orang-orang di sekitar ku, apalagi kalau laki-laki semua gitu" jelas Meidinah.
Rian terdiam mendengar apa yang dikatakan Meidinah.
Sedangkan Meidinah hanya menyinggung kan bibirnya, aku kecewa dengan reaksi mu Rian, kenapa kamu enggak ngasih kabar ke aku kalau kamu udah balik, kenapa kamu enggak nyapa aku tadi, batin Meidinah.
Rian menggenggam tangan Meidinah, " Maaf ya sayang, aku enggak sempet ngasih kamu kabar, karena kemarin juga buru-buru baliknya, karena ada something yang bener-bener urgent, maaf ya " ucap Rian memohon.
Meidinah menatap mata Rian, mencari kebenaran disana, tiba-tiba Meidinah merasa sesak di hatinya, apa mungkin Rian bohongin aku, batinnya.
" Sayang.. jawab dong, jangan diem aja, aku bingung nih kamu diem aja gini" ucap Rian yang melihat kekasihnya hanya diam tidak menjawab nya.
Meidinah berusaha menguasai hatinya, " Ya udah enggak apa-apa, aku cuma kaget liat kamu di sini" Meidinah berusaha tersenyum manis.
" Makasih ya sayang " ucap Rian sambil mencium tangan Meidinah
~~
__ADS_1
Bersambung
Jangan lupa ya, like dan komennya, sekalian Tipnya kalau enggak keberatan 😁😁 🥰🥰