
Sesampainya di Cafe n Club Angle's dave memerintahkan jeje untuk tak ikut masuk atau tetap menunggu didalam mobil, namun jeje enggan menurut..jeje tetap kekeuh ingin mencari kembali sang adik hingga kedalam club.. dave pun tak bisa menolak atas permintaan jeje yang tetap ingin ikut bersama nya...
Pada saat akan melangkah sekilas dave berbalik arah..dave melihat sebuah mobil yang tak lain adalah mobil milik seseorang yang telah ia temui sore menjelang malam tadi sebelum dave kembali ke istananya..
"Sedang apa dia disini? bukan kah seharusnya dia......" Dave berkata sendiri..
"Ada apa pak?" ucap jeje memotong perkataan dave...
"Ahh..gak ada apa apa...Ayo".. balas dave...
Dave dan bodyguardnya lagi berpencar, sementara dave dan jeje mencari alexa menuju kamar kamar hingga melewati lorong dimana jeje pernah mengalami hal yang membuatnya trauma...
Haruskah aku kembali masuk kedalam sini...? batin jeje yang ketakutan hingga tangan nya bergetar dan seketika menjadi dingin...tubuhnya pun ikut bereaksi....
Saat melewati satu kamar yang sama dengan kamar yang pernah ia tiduri, Seketika jeje terbayang lagi akan hal yang pertama kali ia rasakan didalamnya....
Terbayang...
"Bapak siapa berani sekali menyentuh ku, jangan macam macam ya atau saya akan panggil polisi"!! teriak jeje sambil menarik selimut menutupi tubuhnya yang masih terbalut gaun berwarna maroon.
"Awww...apa apaan sih kamu...begitu cara kamu melayani tamu haaa???..dave bergerak bangkit dan akan mendekati Jeje
"Jangan mendekat!!!! atau saya akan telpon polisi dan dalam 10 menit polisi akan sampai disini" teriak Jeje
__ADS_1
"Telpon aja kalo bisa" dave berjalan mendekat
"stopppppppp!!!!!"seru Jeje.
Saat itu Dave berlari menangkap Jeje dan memeluknya, Jeje yang ketakutan berusaha melepaskan pelukan dave sampai mereka terjatuh kelantai. Jeje mendorong dave lagi dan berusaha kabur membuka pintu namun pintu itu tak bisa dibuka.
"Ayo sayang temani aku malam ini, kita akan bersenang senang malam ini melupakan sgala kekejaman dunia yang penuh sandiwara ini" dave berusaha bangkit lagi dan menangkap Jeje lalu menggendong tubuh mungil Jeje dan melemparkannya ke tempat tidur, dave pun segera melompat dan menindih Jeje...
....
"Ahhhhhh..." jeje kaget saat tiba tiba dave memegang tangannya dan menyadarkan jeje dari lamunannya...
"Ayo!" ajak dave... namun jeje melepaskan tangan dave,
Jeje hanya menggelengkan kepalanya kemudian mengikuti langkah kaki dave...
Bahkan hari ini aku datang kesini bersama pria yang melakukan hal itu, pria yang pertama kali menyentuhku secara paksa..
lebih parahnya lagi, aku datang kesini bersama pria yang sama untuk mencari adikku yang mengalami hal serupa...Oh tuhan... garis kehidupan seperti apa ini???
Tanpa sengaja mata jeje berkaca kaca dan menjatuhkan air mata... masih terbayang di ingatan jeje tiap langkah demi langkah kakinya, namun didalam fikirannya mengingat tiap sentuh demi sentuhan yang dilakukan oleh dave padanya...
Gubrakkkkkkk........
__ADS_1
Terdengar jelas oleh dave suara seperti orang yang sedang menendang pintu.. dave pun melangkah kearah suara itu berasal...
"hikss hikss hikss hikss..."
Suara tangisan dari balik kamar suara gebrakan tadi berasal..
Dave pun membuka pintu kamar tersebut yang ternyata tak terkunci...kali ini dave dan jeje benar benar menemukan alexa yang mereka cari cari sedari tadi.. namun betapa kagetnya dave dan jeje saat melihat siapa yang ada didalam kamar tersebut bersama alexa....
"Dave....?" seru pria tersebut yang kaget atas kedatangan dave saat dirinya sedang mencoba merapikan rambut alexa...
"BRENGSEKKKKKK!!!!!!" Teriak dave Tanpa aba aba dengan amarahnya dave memukul dan menghajar pria tersebut dengan seluruh tenaganya...
Deggggg.... Jantung jeje serasa copot... tubuhnya seketika melemas diikuti air matanya yang mengalir...
Betapa hancur hati jeje saat melihat raut wajah alexa yang lusuh, dengan rambut yang berantakan..wajah alexa memerah dan berurai air mata.. wajah gadis remaja yang sangat disayangi jeje terlihat hancur tak berparas...
Lebih hancur lagi saat jeje sadar bahwa adik kesayangannya itu hanya terbalut selimut dan menangis dibalik selimutnya..
"Ka....kak jeje...hiks hiks..." lirih alexa...
Alexa yang malang....
Jeje pun berlari dan memeluk adik kesayangannya dengan perasaan hancur berkeping keping...
__ADS_1