AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Menyerahkan Bukti


__ADS_3

Saat menjadi asisten chef zacky tentu saja bi imah ikut belajar trik dan cara memasak darinya. dan chef zacky yang murah hati dan dengan senang hati mengajarkan skill memasaknya pada bi imah termasuk asisten yang lainnya..


Seperti chef zacky sudah memiliki firasat bahwa dirinya akan segera pergi, maka ia menuangkan dan mewariskan keahlian memsaknya pada asistennya..


Beruntung bi imah dipilih orangtua dave sebagai pengganti chef zacky untuk menjadi chef pribadinya, namun bi imah enggan dipanggil chef oleh keluarga dave karna bi imah merasa dirinya belum mahir dan tak pantas disebut chef..


Setelah menunggu beberapa menit akhirnya dave pun masuk kedalam ruang makan. jeje kembali mersa canggung dan tampak malu..


"Kalian sudah ada disini??"


"Iya pak" sahut jeje dan alexa...


"Baiklah mari kita makan sembari mengobrol ringan" dave tersenyum genit pada jeje..


Jeje hanya mengalihkan pandangannya..


"Alexa bagaimana harimu??"


"Alexa jauh lebih baik pak" alexa tersenyum..


"Baguslah.."


"Alexa ingin segera kembali kerumah dan kesekolah, boleh kah besok alexa pulang bersama kak jeje pak??" alexa berbicara diluar dugaan jeje..


"Maaf pak alexa nggak benar benar pengen pulang kok" jeje panik dan takut dave akan marah..


"Tidak apa apa," dave meyakinkan jeje untuk tenang..


"Apa kamu benar benar ingin kembali kerumah??" tanya dave pada alexa..


"Iya! alexa pengen pulang dan ketemu mama mira...."


Dave tersenyum, namun jeje "Pak jeje minta, tolong perlihatkan bukti perjanjian antara tante angel dan mama mira pada alexa.. supaya alexa tau seberapa jahatnya wanita yang dia rindukan!!" jeje kesal namun tetap menahan diri...


"Baiklah.. apa kamu siap melihatnya alexa??" dave melirik kearah keduanya..


"Dek kamu harus berhenti menganggap mama mira itu malaikat, dia bukan wanita baik baik! percayalah!!"


Alexa masih tak mau membuka hati untuk mempercayainya, alexa cukup takut bahwa kenyataannya mama mira yang ia sayangi benar benar wanita jahat yang telah menjebak sang kakak.

__ADS_1


"Setelah selesai makan kita menuju keruang kerja ku, sekarang habiskanlah makanan kalian!!"..


Bahkan wanita sebaik dan sesuci kak jeje mengatakan mama mira orang yang jahat, kak jeje tak pernah mengatakan orang lain jahat.. dia hanya akan mengatakan orang lain khilaf jika melakukan kesalahan..tapi dia bisa bicara mama mira orang yang jahat, berarti itu sangat fatal. aku nggak sanggup menerima kenyataan jika mama mira benar benar orang jahat, apakah aku bisa membenci mama mira dan mengatakan mama mira orang jahat seperti kak jeje??? batin jeje tak yakin..


Setelah menyelesaikan makan malamnya dave mengajak kedua kakak beradik menuju ruang kerjanya...


"Bukannya ini kamar pak dave ya??" ucap alexa saat masuk kedalam kamar milik dave..


"Yaa.. ini kamar pribadiku!"


Betapa kagumnya alexa yang memandangi interior kamar milik dave yang luas dan megah..


"Wahhhh...sepertinya kamar ini sekelas apartemen mewah bahkan lebih mewah kamar ini...


"Bukannya kita akan keruang kerja pak. dave??" alexa dengan polosnya..


"Ya..ikut lah!" dave berjalan menuju lemari pakaiannya, dan pada samping lemari terdapat layar yang kemudian dave menyentuhnya dan menekan beberapa digit number sandi..


Lalu dengan sendirinya lemari pakaian dave terbuka dan menunjukkan ruang lain, yaitu ruang kerja milik dave.. alexa semakin kagum melihatnya..


"Wahh seperti ruang bawah tanah..."


Meskipun alexa dan jeje telah tumbuh dewasa dan menjadi anak dari pengusaha kaya, namun mereka sangat sederhana...jeje sekalipun yang tak pernah bergaul diluaran sangat terkagum jika ada sesuatu hal yang belum atau sudah pernah ia temui. itu sebagai bentuk keramah tamahan yang diajarkan papa dan mamanya untuk menghargai apa yang mereka lihat dan ketahui...


Hanya erick yang mengetahui ruangan ini, dan baru kalian berdua yang aku bawa langsung keruang kerja pribadiku" Terang dave..


"Bagaimana mungkin ruangan ini harus dibersihkan? bahkan tidak ada celah untuk debu memasukinya" ceplos alexa..


"Ssttttttt" jeje menutup mulut alexa yang dirasa lancang.. padahal alexa hanya mengutarakan isi fikirannya..


"Mungkin tak perlu dibersihkan, namun harus segera dirapikan karna aku sendiri yang membuat beberapa berkas dan barang berserak..." Dave tersenyum...


Lalu dave pun membuka brangkas miliknya.. tanpa ragu dihadapan alexa dan jeje, dave meletakkan sidik jarinya pada brangkas miliknya..


Setelah terbuka, dave mengambil beberapa berkas dari brangkasnya..


"Pahamilah!" dave memberikan map berisi surat perjanjian antara almira dan angel sebagai bukti kejahatan almira..


Alexa menerimanya dengan ragu..

__ADS_1


Apa aku harus melihatnya??


"Duduklah" dave mempersilahkan alexa untuk duduk..


Tak lupa dave menggoda jeje dengan cara menjentikkan jarinya ke dagu milik jeje..


Ekspresi raut wajah alexa tiba tiba berubah, matanya sedikit berkaca..


Alexa membaca setiap detailnya..


namun ia tampak sulit untuk percaya..


"Nggak!! nggak mungkin mama tega menjual kak jeje, apalagi dengan nilai yang tinggi. kita punya banyak uang, untuk apa mama ...."


"Untuk membangun mall, lebih tepatnya untuk membantu menyokong proses pembangunan mall impiannya dipusat kota!" Jelas dave memotong kata kata alexa..


Alexa menggelengkan kepalanya..


"Bukan hanya itu! kalian harus melihat ini!!" dave menyerahkan bukti kejahatan almira lainnya pada alexa dan jeje..


Bukti itu adalah bukti kejahatan almira pada sang papa, dimana pada saat itu almira lah yang mengatur dan penyebab meninggalnya papa dari alexa dan jeje..


Jeje yang baru mengetahui pun ikut syokk melihat bukti bukti tesebut..


Alexa dan jeje membuka lembaran foto dan rekaman percakapan antara almira dan orang kepercayaannya yang berencana atas kematian papa jeje dan lexa.. keduanya tak tahan dan menangis seketika..


"Aku mendapatkan bukti itu dari orang kepercayaan almira, aku memberikan mereka uang tiga kali lipat dari yang almira berikan. mereka tergiur dengan uangku dan menyerahkan bukti itu" Dave sengaja menunjukkan bukti tersebut agar alexa berhenti menganggap almira malaikat seperti permintaan jeje..


"Jadi papa meninggal akibat perbuatan mama??" jeje terperangah...


"Maaf aku menyembunyikan nya darimu"


"Kenapa bapak baru kasih tau sekarang? jeje tampak kecewa..


"Aku rasa hari ini hari yang tepat, karna sebelumnya aku ingin memberitahumu tapi aku menunggu saat yang tepat" dave memegang pundak jeje dan menatap mata jeje yang telah mengalirkan air mata..


Tak jauh berbeda, alexa juga menangis hingga tesedu sedu memanggil dan berteriak "Papaaaaaaa...hiks hiks hiks....papa..!!"...


Jeje memeluk alexa yang emosional dan terduduk hingga bersujud dilantai...

__ADS_1


Keduanya menangisi dan menyesali atas kematian sang papa yang ternyata bukanlah akibat serangan jantung, melainkan perbuatan almira..


Yang membuat menyesal adalah sang papa yang meninggal bukan karna takdir, melainkan meninggal ditangan wanita bertopeng malaikat seperti almira.


__ADS_2