AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
House of Jeje


__ADS_3

Mau tak mau erick pun mengurus dan menuruti sgala keinginan dave, yang berencana terbang keluar negri dalam waktu dua jam kedepan.


Sebelumnya erick tak lupa untuk memrintahkan kepada seseorang yang dipercayanya atas perintah dave juga.


"Tuan dave membutuhkan juru masak dan beberapa pelayan, aku mempercayakan kamu untuk memilihnya" Ucap erick melalui sambungan telpon.


"Suatu kehormatan bagi kami, untuk kesekian kalinya tuan dave dan pak erick mempercayakan pada kami" sahut ketua yayasan asisten rumah tangga terbesar dinegri ini.


"Kirimkan team terbaikmu sekarang juga kekediaman nyonya jennifer amoera (disapa jeje) yang terletak dikawasan X! pastikan team mu bekeja dengan baik disana dan melayani kedua nyonya kakak beradik itu dengan bijak dan teliti!!" tegas erick..


"Baik tuan team terbaik akan segera melakukan tugasnya untuk tuan dave, kami tidak akan mengecewakan tuan dave!!" tutur ketua yayasan..


Setelahnya erickpun mengurus persoalan tiket dan keberangkatan dirinya menemani dave keluar negri..


"Gue udah siapin tiket lo, trus apalagi sekarang?? lo mau gue siapin koper plus sgala keperluan lo??" seru erick saat menelpon dave..


"Nggak! kita bisa beli sgala keperluan disana!!"


"Dua jam lagi pesawat landing," erick mengingatkan..


"Kita ketemu dibandara" singkat dave..


"Emang lo lagi dimana? " erick


"Gue lagi bareng oom daniel"


"Lagi konsultasi apa an lagi lo, ganggu oom daniel aja lo..he..he..he..he.." canda erick


"Berisik lo!!" dave menutup telponnya..


Terkadang Erick tak benar benar menurut pada dave, kali ini erick yang tahu betul akan sifat sahabat sekaligus bosnya itu secara pribadi mempersiapkan segala keperluan milik dave untuk beberapa hari selama diluar negri.


Erick turun langsung dan mengambil sgala keperluan dave keistana milik dave..

__ADS_1


"Dave pasti gak akan suka dengan keperluan yang dipersiapkan oleh pelayan, ahh anak itu yaa padahal sama aja apa yang aku persiapkan dan apa yang dipersiapkan pelayan sama sama barang pribadi miliknya. tapi dia selalu ingin aku sendiri yang mempersiapkan langsung secara pribadi kebutuhannya saat keluar negri. apakah aku asisten pribadi yang merangkap menjadi pelayan??" gerutu erick sembari tengah memilihpakaian yang akan disiapkannya..


Setelah prepare selesai dan semua ready, erick pun menuju bandara yang berjarak setengah jam dari kediaman milik dave.. Diantar oleh supir cadangan milik dave, tak lupa pula erick mengingatkan pada dave jam terbang yang akan segera tiba..


Sesampainya dibandara, kurang lebih 10 menit erick menunggu dave yang akhirnya tiba..


"Lama banget lo? " keluh erick pada dave.


"Ini juga gue udah cepet!" Dave tak mau kalah..


Sementara itu ditempat lain, yaitu dikediaman milik jeje.. jeje tengah merapikan kamar pribadi miliknya yang telah lama tak ia tempati..


Jeje mengusap lembut kasur miliknya yang telah berganti sprei berwarna pink kesukaannya, sebelumnya saat terakhir kali ia akan pergi bersama almira sprei kasur miliknya masih berwarna cream..


Ada beberapa boneka berjajar dikasur miliknya, salah satunya berbentuk love dengan warna senada yaitu pink adalah boneka bantal favoritenya.


Lalu jeje meraih boneka favoritenya itu, kemudian ia memeluknya erat..


Sejak lama aku gak memelukmu mengapa sekarang kamu sedikit gemuk?? apakah kamu bahagia tanpa ku karna tak ada yang memelukmu hingga tubuhmu terjepit ?? ucap jeje pada boneka love pink miliknya..


"Akhirnya aku kembali!! apa kalian merindukan ku??"


jeje menyerukan didalam kamar miliknya seraya berkata pada seluruh isi kamarnya .


"Tentu saja kalian merindukanku!!" sahut nya lagi..


Tak pernah ia bayangkan ia akhirnya akan kembali ditempat yang selama ini ia tinggali sejak belia hingga ia dewasa..


"Disinilah aku dibesarkan. dan pada akhirnya aku kembali kesini setelah melewati masa sulit.. dan semua itu karna ma... emm almira!!" (jeje akan menyebut kata Mama untuk almira, namun ia mengurungkan).


Sekilas pun ia mengingat almira..sedikit mengerutkan alisnya.. lalu jeje pun melompat turun dari kasur miliknya..


"Aku akan mencari kotak digudang"... jeje berkata sendiri..

__ADS_1


Setelah menemukan kotak didalam gudang, jeje pun berlari kecil menuju kamar tidur milik alm. papa nya..


"Aku akan membuang segala barang yang menyangkut dengan almira!! tidak ada cela bagi almira untuk menempati kamar papa!!"..


Sesuai ucapannya, jeje mengambil semua barang milik almira dan memasukkannya kedalam kotak yang ia bawa dari gudang. diantara barang barang tersebut adalah pakaian, sepatu, tas dengan brand mahal dan terkenal, juga segala aksesoris, alat kecantikan beserta make up dan parfume..


Tak peduli seberapa nilai barang milik almira yang berkisar puluhan hingga ratusan juta itu ia limpah kan pada kotak kardus yang tak bernilai harganya..


"Bahkan almira membeli barang barang mewahnya menggunakan uang papa ku, tapi ia tega berlaku keji pada kami!!" kesal jeje..


"Dalam waktu beberapa bulan menikah dengan papa, almira telah mengkoleksi puluhan tas mewah dan high heels mahal lainnya. dia membuat papa bertekuk lutut.. " sambungnya kesal..


"Belum lagi dengan perhiasan miliknya, ia hampir tiap minggu membeli berlian untuk dipamerkan dengan teman teman arisannya.. cihhhh...."(diam diam ternyata jeje memperhatikan tingkah almira pada masa lampau).


Pada masanya, jeje tak pernah mempermasalahkan jika papanya membelikan apa pun yang diinginkan mama sambungnya itu. semahal apa pun barang pilihan almira, jeje dan alexa tak pernah merasa keberatan. jeje cukup memahami sikaf manja almira pada sang papa saat itu, menurutnya itu hal wajar.


Wanita tak jauh dari kata fashion, dan almira salah satu penggemar fashion brand terbesar didunia. jeje memaklumi mama sambungnya yang mengagumi brand fashion besar, itu hal yang wajar..


"Dulu aku tak pernah berburuk sangka padanya, tapi setelah adanya kejadian ini aku tahu dia sebenarnya hanyalah mengincar harta papa dan tak benar benar menyayangi papa" keluhnya sembari memunguti alat make up almira pada meja riasnya.. "Tapi dimana dia menyimpan perhiasan miliknya?? apa ada dalam brangkas??" Jeje yang tak menemukan ataupun melihat kotak perhiasan milik almira...


Jeje pun membuka lemari milik alm. papa nya dan mencoba membuka kotak brangkas menggunakan kata sandi yang pernah papa beritahukan padanya..


"Sayang kalau suatu saat ada hal yang mungkin terjadi, kamu bisa membuka brangkas dengan kata kunci "PARISHOTELJA" (JA \= Jennifer Alexa)" Ungkap sang papa dimasa lampau..


EROR!


Pada layar brangkas, setelah beberapa kali memasukkan kata sandi.


"Apa almira mengganti sandinya?? Ahh benar saja, pasti dia menggantinya!!"


Jeje menyerah untuk membuka brangkasnya, namun ternyata perkiraan jeje salah.. jeje membuka satu lemari lainnya yang tadinya belum ia buka dan sebelumnya tak ada..


Lemari yang ia buka dengan menggeser pintunya kesamping, "Disini ternyata!" ucapnya setelah melihat isi dalam lemari yang juga memiliki pintu kaca didalamnya. dan menampakkan koleksi perhiasan milik almira..

__ADS_1


"Jika tak membuka lemari ini, mungkin orang yang masuk kamar ini mengira tak ada perhiasan dikamar ini. tapi saat membuka lemari ini, maka orang yang melihatnya akan berkata ini bukan kamar melainkan toko perhiasan"


__ADS_2