AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Meminjam Handphone Dave


__ADS_3

Mereka akhirnya jatuh disofa..


"uhhuukkkkk uhukkkkkk uhukkkk" Jeje terbatuk...


"kamu kenapa ?" tanya dave yang akhirnya segera duduk karna panik melihat Jeje yang terbatuk dan dave pun membantu Jeje duduk juga..


"keselek pak, uhhukkk uhukkkk kayaknya aku harus ambil minum dulu uhukkkk"...jawab Jeje ..


"Biar aku yang ambilin "


"Gak usah pak biar aku aja, bapak nonton film aja dulu" jawab Jeje seraya beranjak untuk mengambil minum di dapur..


"Haaahhhhhh untung aja aku bisa sedikit akting, kalo gak aku pasti habis dilahap oleh pak dave" Jeje berkata dalam hati seraya tersenyum kemenangan..


"aaaahhh aku balik ke kamar aja deh daripada nanti aku diterkam buaya yang sedang kelaparan.." berkata sendiri..


Lalu Jeje terburu menaiki anak tangga menuju kamarnya dan segera membuka pintu kamar lalu menutupnya lagi seraya langsung mengunci pintu itu lalu berlari melompat ke kasurnya merebahkan tubuhnya...."aahhhh nyaman banget"...


"Udah minum nya??" tanya dave yang telah duduk disofa yang ada dikamar, Jeje yang tak tahu bahwa dave telah berada disofa pun dibuat kaget kala mendengar suara dave..


"Ba...bapak.." terbata Jeje


"Katanya mau minum kenapa bisa disini?"


"iaa aku udah minum kok, aku capek ingin istirahat.."


"istirahatlah aku tidak akan mengganggumu" jawab dave dengan wajah tak terbaca seperti orang yang sedang kesal.


"gimana aku bisa tidur kalo bapak gak keluar dari sini." batin Jeje ..


Dave tak bergeming, hanya memainkan hp miliknya..kelihatannya dave sedang menonton video di hp nya..


Entah ada bisikan darimana Jeje bergerak turun dari kasur lalu mendekati dave dan duduk disamping dave namun dave tak merespon kehadiran Jeje disampingnya..


"P...P...Pak" suara Jeje lembut..


"Hemmmm"..

__ADS_1


"Boleh aku minta sesuatu??" tanya Jeje .


"Apa??" menjawab tanpa melihat kearah Jeje dan hanya fokus ke hp nya nonton video..


"Boleh aku pinjam hp, aku pengen nelpon adikku aku rindu." pinta Jeje diikuti dave yang akhirnya menoleh kearah Jeje ..


"Boleh "...


"Benarkah?? Jeje girang..


"Setelah tidur denganku aku akan meminjamkan hp padamu" dave tersenyum licik lalu fokus kepada hp nya lagi .


"Aku mohon pak pinjamkan aku hp, aku akan menelpon nya dihadapan bapak aku hanya ingin menanyakan kabar adikku"..


"Baiklah, 1 ciuman 1 menit , gimana??" meletakkan hp seraya menghadap kearah Jeje dan bersiap...


"Ta...tapi..."


"Sebelum aku berubah fikiran segera manfaatkan waktumu, atau aku akan meminta mu tidur dengan ku " nada mengancam..


"Ba...baik pakk"...


Dave yang sedang menunggu Merasa belum ada yang menempel di bibirnya tak sabaran seraya membuka matanya ,dilihatnya Jeje yang masih bengong..


Cupppppppp....tiba tiba dave yang memulainya, Dave mendaratkan bibirnya kebibir ranum milik jeje hingga satu menit berlalu dave melepaskan ciumannya...Jeje hanya menundukkan kepalanya dan mengelap bibirnya dengan tangan nya..


"Nihh satu menit, cepat lah!"..


lalu Jeje mengambil hp dave dari tangannya dan mengetikkan no telpon rumah papanya..


tutttt tuuutt...... tidak ada jawaban..Jeje mencobanya lagi dan terdengar seseorang menjawab disana...


"Hallo dengan kediaman nyonya Almira disini ada yang bisa saya bantu"...jawabnya seseorang ditelpon...


namun Jeje merasa asing dengan suara itu..


"Hallo ini bu lastri yaa??" tanya Jeje ..

__ADS_1


"ini siapa yaa??" tanya seseorang disana.


"Ini Jeje bu, Jeje pengen bicara sama mama. tolong panggilin mama bu".. pinta Jeje ..


"Maaf anda salah sambung"....tut..tut...tut...


Seseorang disana telah mematikan telponnya..dan Jeje melihat hanya baru beberapa detik bicara.lalu Jeje mengetik nomor alexa ...


"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan, silahkan tinggalkan pesan." jawab operator dibalik telpon..


Kemudian Jeje kembali mengetik kan nomor mama mira, dan hanya dengan satu kali panggilan seseorang disana pun menjawab..


" Yaa hallo "


"Ma...mama...ini Jeje ma!!" Seru Jeje dengan nada girang..


"Hallo, hallo, hallooooooooo"...tut...tut...tut..


Telpon itu mati lagi...kemudian Jeje mencoba menelpon lagi namun nomor yang dituju sudah tak bisa dihubungi..dengan berat hati dan kecewa Jeje akhirnya mengembalikan hp ke dave, dave melihat mata Jeje sudah berkaca kaca dan segera menitikan air mata..


"Kamu kenapa??" tanya dave yang merasa iba...bisa dilihatnya raut wajah kecewa itu..namun yang ditanya tak bergeming, hanya menghapus air mata yang mengalir disudut matanya..


"Ada yang bisa ku bantu??" tanya dave kembali namun Jeje hanya menggelengkan kepalanya..


"Ceritakan apa masalahmu" seru dave..


"maaf pak aku hanya ingin beristirahat, tolong bapak keluarlah " jawab Jeje mengalihkan wajahnya dari dave..


"Baiklah ,jika kamu butuh sesuatu panggil saja aku atau tekan tombol pemanggil Art" seru dave.. Anggukan kepala Jeje membuat dave segera ingin keluar..


Setelah dave keluar dan menutup pintu lalu Jeje beranjak ke kasur merebahkan tubuhnya, tak lupa ia menarik selimut tebal nan lembut berwarna putih menutupi tubuhnya..ia memposisikan tubuhnya miring kesamping dengan tangan kiri menjadi tumpuan kepalanya..


"Sangat jelas aku mendengar suara itu tadi suara mama mira, tapi kenapa mama mematikan telpon nya? dann suara yang tadi memang bukanlah suara bu lastri tapi kenapa dia bilang aku salah sambung? jelas jelas dia berkata itu kediaman nyonya Almira."...


Jeje masih memikirkan apa yang sebenarnya terjadi hingga sesekali menitiskan air mata..


"Alexaaaaa...kenapa nomor kamu gak bisa dihubungi dek?"...

__ADS_1


"Paaa...Maaa...maafin Jeje yaa..semoga papa dan mama tenang disana, jangan khawatir Jeje kuat kok menghadapi cobaan ini. kan papa sama mama yang mengajarkan Jeje untuk tetap kuat dan ikhlas dalam menjalani apapun..Paaaa Maaaa Jeje kangeeeennn banget...Bisa kah kalian menemui Jeje dalam mimpi???" hati Jeje berkata dan menangis..


Dan Akhirnya jeje tertidur Setelah beberapa jam Jeje meratap dan memikirkan kondisinya saat ini yang tak terduga dan tak pernah terbayangkan olehnya..


__ADS_2