
....
Tak sadar sudah hampir satu jam Jeje beradu dengan beberapa make up dan dress nya seraya memilih outfit yang cocok ..
"Ohh yaa ampun sepuluh menit lagi pak dave Jemput, aduh rambutku belum di apa apain lagi"... Jeje mencari catokan rambut diantara paket itu namun tak menemukannya, Jeje hanya menemukan beberapa aksesoris seperti gelang, kalung, anting, pita dan penjepit rambut ..
Jeje sedikit panik manakala bibi telah datang dan memberitahu nya bahwa jemputannya sudah datang..dengan tergesa gesa Jeje hanya mengikat rambutnya dibagian belakang dan sedikit keatas, lalu memakai sepasang anting mutiara putih...
Jeje menuruni anak tangga yang diikuti oleh bibi dan segera menuju mobil yang telah terparkir didepan pintu utama rumah mewah milik dave..
kemudian seorang supir membukakan pintu diikuti Jeje yang masuk kedalam mobil..
Tiba tiba wajah Jeje berubah saat mengetahui didalam mobil tidak ada seorang pacar sementaranya yaitu dave "kenapa bukan dia yang jemput?? apa dia sesibuk itu??" batin Jeje ..
Didalam perjalanan Jeje hanya diam tak bergeming sembari sesekali memandang wajah si supir dengan sedikit bewok didagunya.. " serem banget sih nih supir" batin Jeje yang memandang supir dari kaca depan..
Kemudian supir melaju kan mobilnya menuju sebuah restaurant dan berhenti tepat di pintu masuk restaurant dan ada dua orang penjaga pintu masuk yang dengan segera membukakan pintu mobil..
Seakan menyambut Jeje ,Jeje pun turun lalu diarahkan oleh salah satu penjaga menuju ruangan dimana dave menunggu..
Sementara itu disebuah ruangan dave masih bergurau dengan erick, lalu tiba tiba dave membisu saat pintu ruangan privasi yang telah ia pesan terbuka..Jeje melangkah masuk ke ruangan itu dengan anggunnya..dave hanya bengong dan terpesona melihat Jeje , Jeje yang mengenakan dress pink beserta high heels berwarna pink muda dan tas hitam membuatnya terlihat elegant.." bahkan dia hanya menguncir rambut nya saja tapi kenapa jadi terlihat sexy sih??" batin Dave...
"Dave???" panggil erick yang merasa boss nya masih bengong memandangi Jeje yang telah berada dihadapannya..dave pun tersentak dan sadar dari lamunannya..
"Hai sayang kamu cantik banget" ucap dave seraya memeluk tubuh mungil Jeje lalu melakukan gerakan cipika cipiki terhadap Jeje ...
Jeje yang terheran atas sikap dave pun memutar otak. "kenapa pak dave bersikap begini?? apa ini saat nya aku menjalankan peranku menjadi pacarnya??" Jeje bertanya dalam hati namun ia segara membalas ucapan dave " makasih sayang, kamu juga tampan"..
__ADS_1
"Oh iyaa sayang kenalin ini erick, asisten pribadi aku" ucap dave yang masih berdiri memperkenalkan Jeje pada erick..
Kemudian Jeje pun mengulurkan tangannya untuk bersalaman pada erick, "Hai pak erick, aku jeje" ..erick yang masih dudukpun langsung berdiri dan menjabat tangan Jeje ..
"Hai aku erick, oh ya jangan panggil pak. panggil erick aja" pinta erick yang merasa bahwa dave sudah melirik seperti singa yang akan menerkam mangsanya, Jeje pun mengangguk..
"Silahkan Duduk tuan putri" ucap dave seraya menarik kursi untuk Jeje ..
"Makasih sayang"..
Merekapun berbincang bincang namun Jeje hanya diam dan sesekali tersenyum pada dave, Jeje sedikit merasa heran karna ditengah perbincangan dave tak lepas memegangi tangan Jeje sembari sesekali mencium jemari mulus milik Jeje ..
"Apa harus banget nunjukin ini ke pak erick ?"
batin Jeje .
Sementara erick yang berada dihadapan dave memandangi mereka dengan sinis akibat kesal oleh kelakuan dave yang berlagak sok mesra
"Alay banget deh lo dave" batin erick dan terus memandangi wajah Jeje .."Emang lebih cantik dari laura sih, dan kayaknya mereka cocok ..tapi sayang dia cuma seorang" batin erick, namun belum sempat ia meneruskan kata katanya didalam hatinya erick pun terkejut "Aaaawwwwww!!!"...
Kaki erick terasa seperti diinjak lalu ditendang, yaa dave yang melakukanya ..
"kenapa lo rick??" tanya dave pura pura heran padahal ia sengaja menendang kaki erick dikarenakan erick terus memandangi Jeje.
"Gapapa kok, kaki gue kesemutan kayaknya.."
jawab erick dan sedikit tersenyum kecut "lo yang nendang kaki gue malah lo yang nanya gue kenapa, dasar boss gak waras" batin erick..
__ADS_1
"Mampuss lo, siapa suruh mata lo mandangin cewek gue..makanya punya mata jangan jelalatan " batin dave merasa puas setelah melampiaskan kekesalanya... namun Jeje hanya terdiam dan masih melanjutkan makannya..dan dua orang yang berhadapan saling bertatap kesal, dave menjulurkan lidah nya kehadapan erick diikuti erick yang mengepalkan tangannya kehadapan dave...
"Sejak kapan kalian pacaran ?"
tanya erick iseng...
Dave "udah seminggu"...Jeje "baru dua hari"
jawab Jeje dan dave dengan kompak namun salah memberi jawaban yang berbeda..
Erick pun tersenyum melihat dua sejoli dihadapannya itu,,
"Maksudnya, sebenernya kami kenal uda seminggu dan jadiannya baru dua hari" jawab dave tegas..
"Oh gitu," erick tersenyum licik terhadap dave..
"walaupun baru dua hari tapi kami saling menyayangi dan kami sangat romantis, iya kan sayang" ucap dave meyakinkan erick dan berharap Jeje mengiyakan perkataan ya.. yang sebenarnya tak perlu dave lakukan karna erick sudah mengetahui bahwa Jeje dan dave hanya lah pacar sementara.
"Masa' sih??" tanya erick iseng tak yakin
"Kamu gak percaya?" tanya dave pada erick namun belum sempat erick menjawab, Dave pun menarik leher Jeje dan mendekatkan Jeje kewajahnya seraya mencium bibir Jeje mesra seakan menunjukan kepada erick agar erick percaya..Jeje yang bingung dan kaget akan perlakuan dave pun berusaha melepaskan ciuman itu "Sayang jangan lakukan, aku malu setidaknya jangan lakukan dihadapan orang lain" pinta Jeje yang terdengar oleh erick...
"Kenapa harus malu sayang, erick adalah asisten pribadiku sekaligus supir pribadiku..nantinya dia akan terbiasa melihat kita melakukan ini" jawab dave melirik licik kearah erick..erick hanya menggelengkan kepalanya..dan Jeje pun hanya terdiam..
Akhirnya mereka selesai dengan makan siang , dave menuju mobil yang tadi menjemput Jeje ..yaa supir itu adalah supir cadangan dave..sementara itu erick menuju mobil yang biasa ia pakai mengantar jemput dave..
Dave memutuskan untuk membawa Jeje ke kantor nya dan membawa Jeje berkeliling kantor, Jeje pun menyetujuinya...
__ADS_1