AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Merekam Video Dave


__ADS_3

Malam ini dave telah menginfokan pada bi imah bahwa dave akan pulang larut malam hingga meminta jeje untuk tidak perlu menunggu dan menyambut kepulangannya..


"Katakan padanya untuk segera makan malam, jangan menunggu. lalu pergi tidur!!"


"Baik tuan" Sahut bi imah dibalik sambungan telponnya.


Dave pun menutup telephonenya.


Sesungguhnya aku sangat ingin cepat pulang dan bertemu dengannya, tapi aku bisa menahannya...batin dave..


Padahal sedari tadi jeje telah menunggu kepulangan dave yang telah menjadi rutinitasnya, bi imah ingat betul calon nyonya (Jeje) nya itu berulang kali bertanya padanya "Bi, apakah pak dave sudah dalam perjalanan pulang?"..


"Belum ada kabar nona"..


Seandainya dave secara langsung menelpon jeje untuk memberi kabar, pasti jeje tidak akan repot repot bertanya pada bi imah.


Namun sayangnya dave selalu memberi kabar lewat bi imah.


Bi imah pun memberitahu bahwa dave menyuruhnya untuk segera makan malam tanpa menunggu dave, dan lalu tidur..


Hhhhhhh... jeje menarik nafas..wajahnya terlihat kecewa..


"Ada apa kak?" ucap alexa..


"Nggak ada apa apa dek, biasanya jam segini pak dave udah pulang tapi hari ini pak dave pulang larut jadi kita makan malam berdua aja" terangnya..


"Oke kak"..


Sangat jelas kecewa itu,


Aku udah cape cape dandan nih dan mandi lebih awal dari biasanya supaya gak telat menyambut kamu pak, kamu malah pulang larut malam. sebenarnya ada apa dan kenapa harus pulang larut? apa kamu gak bisa pulang terlebih dahulu sebelum pergi lagi? dengan begitu riasan diwajah ku tidak akan sia sia!! huhhh... jeje mengeluh dalam hati..


Kedua kakak beradik tersebut pun menghabiskan makan malam bersama.


"Kak kapan kita akan kembali kerumah papa? alexa ingin pulang kak?" alexa merengek sembari mengunyah makanan..


"Ehh..ehh... makan dulu yang benar nanti kamu tersedak sayang"


"Tapi alexa pengen makan dimeja makan dan duduk dikursi dimana biasanya papa duduk kak"


"Iya iya sayang, kakak janji kakak akan bicara pada pak dave dan memintanya untuk mengantarkan kita pulang kerumah papa!" jeje mengelus rambut alexa..


"Beneran ya kak!! tapi alexa gak yakin pak dave izinin, soalnya kan pak dave.. uhukkk uhukkl" alexa benar benar tersedak...


"Tuh kan, minum dulu inih" jeje memberi segelas air mineral pada alexa..

__ADS_1


Glekk..glekk..glekk alexa meminumnya..


Alexa pun melanjutkan makannya..


"Tadi kamu bilang soalnya pak dave?? emangnya kenapa pak dave??" jeje mengingatkan ucapan alexa sebelumnya..


"Ahh nggak kak. nggak apa apa kok"


"Serius???" jeje mengeryitkan dahinya...


Alexa mengannguk..namun jeje mencurigai sesuatu..


Selang beberapa jam keduanya merasa ngantuk, padahal sebelumnya merasa sangat kekenyangan setelah menghabiskan seluruh makanan menu favorit makan malam mereka.. mereka pun pergi untuk tidur.. yahh... kakak beradik itu telah tertidur lelap hingga waktu berputar hingga larut malam.


Saat larut malam tiba, tiba pula mobil yang dikendarai oleh dave..


Dave yang tadinya menyuruh jeje untuk tak menunggunya kini tiba tiba berteriak memanggil nama jeje dan mencari keberadaan jeje saat penjaga istana membukakan pintu mobilnya..


"Jejeee!!!!?" teriak dave yang membuat penjaga terkejut..


"Dimana kamu je kenapa kamu gak menyambut kepulanganku?!!!!"Dave turun dari mobilnya dan berjalan sempoyongan..


Erick yang ikut mengantar dave pun dengan sigap menangkap dave yang hampir terjatuh..


"Sudah ku bilang jangan minum terlalu banyak!!" erick membopong dave hingga kedalam kamarnya..


"Sttttt... jeje udah tidur jangan ganggu!! ayo!!" erick menarik paksa dave..


Dave sangat berisik..


Jeje yang tengah tidur ternyata mendengar suara berisik yang dibuat dave..ia pun bangun untuk memastikan keadaan baik baik saja..


Tak ingin menghidupkan lampu kamar dan mengganggu tidur sang adik, jeje mengambil ponsel miliknya yang ia letakkan diatas meja. lalu jeje menyalakan flash untuk meneranginya menuju keluar.


Saat keluar dari kamarnya jeje melihat erick yang baru saja menuruni anak tangga..kemudian jeje penasaran dengan keributan yang yang diciptakan dave didalam kamarnya.


Pak erick baru saja kembali. tapi ada apa dengan pak dave?? apakah mereka sedang bertengkar??


Jeje masuk membuka pintu kamar dave yang ternyata tak dikunci. lampu kamar dave masih menyala.


Jeje melangkah mendekat menuju suara dave berasal, dave tengah berada didekat sofa. tepatnya dihadapan rak buku buku bacaanya sembari berkata kata sendiri.


Sedang apa pak dave disitu??


Kemudian dave mulai melenggak lenggokkan tubuhnya seraya menari dan bernyanyi.

__ADS_1


Jeje yang sureprise dengan pemandangan tersebut pun merasa geli hingga tertawa kecil..


Dengan cepat jeje mengangkat ponsel yang ia pegang, lalu membuka lockscreen nya kemudian menyentuh kamera. Jeje berniat merekam video saat dave tengah menari nari sembari bernyanyi..


*Ini lucu sekali.. batin jeje terbahak bahak..


"Na..na..na..na..hmm..hmm..hmm..hmm...kamu kamu yeah yeah yeah...married married..oh..no..no..no..bsss dsss ckkkk bum..bum..bum..." dave tampak bernyanyi dengan lirik yang asal hingga melakukan rap bagai raper kelas dunia yang memainkan piringan musik dj layaknya dj dunia.. namun dave menggesek meja dengan tangannya sebagai gantinya...


Apa yang terjadi?? ha..ha..ha.. jeje terus tertawa*..


Bukannya menyadarkan dave, jeje malah menertawakan dave yang tengah asik mabuk dengan imajinasinya dan merekam videonya.. hingga sampai mengikuti dave yang tengah berjalan sambil bernyanyi dan jingkrak jingkrak menuju balkon atas atap istana...


"Waow sejak kapan balkon ini menjadi seindah ini??" jeje berkatasendiri dan terkagum dengan pemandang baru balkon yang bertambah dekorsinya...


"Oopppssss" jeje tak menyadari kata katanya, kini dave telah menoleh kearahnya dengan wajah bingung yang menggemaskan..


Jeje ingin kabur, namun dave memanggilnya..


"Jeje?? kamu kah itu??"..


Jeje yang kaget refleks menjawab "Bukan pak!"


Dalam keadaan mabuk pun dave masih mendengar dengan jelas bahwa suara itu adalah milik jeje..


"Jangan pergi!! kemarilah!!" pinta dave dengan mata sayup sayup..


Dengan berat hatipun jeje menurut dan mendekati dave...


"Kamu mencoba menipuku??" ucap dave dengan tubuh yang bergoyang akan jatuh..


"Nggak pak nggak" jeje menangkap dave yang akan terjatuh, lalu meletakkan tangan dave dipundaknya..


"Lalu kenapa kamu tadi berteriak bukan pakkkk!!" dave menirukan gaya jeje yang hendak kabur tadi...namun dave terjatuh..


Jeje menolongnya untuk duduk disofa balkon yang tak kalah empuk dari sofa yang ada dikamar jeje...


"Dengar aku hanya ingin bertanya, apakah kamu punya impian dihari pernikahanmu??" dave berkata dengan logat mabuknya sembari terbatuk kecil..


"Nggak pak" jeje menggelengkan kepalanya..


"Sangat tak mungkin seorang gadis sepertimu nggak memiliki impian pernikahan?" dave tertawa tanpa sadar..


"Aku belum memikirkannya pak"


"Apa aku harus menghukummu sekarang untuk mengatakannya??" dave masih membawa bawa kata "Hukuman" sebagai senjatanya..

__ADS_1


"Sebenarnya aku.......


__ADS_2