
Malam ini dave tidak pulang kerumahnya, dave memilih menginap diapartement milik erick.Dave mengutus seorang supir untuk mengantarkan jas dan pakaian dave keapartement erick sehingga akan berangkat kekantor langsung dari apartement erick.
Dave terbangun dipagi hari namun sedikit terlambat, lalu dave meraih ponselnya yang diletakkan diatas meja.
Membuka isi pesan dari erick.
"Sorry gue berangkat duluan, lo gue bangunin gak bangun bangun..dasar kebo!!! Oh iyaa, pagi ini gue terbang ke AS..ada sedikit masalah disana, lo tenang aja gue bakal beresin semuanya. Pesawat gue landing jam 9. Lo cari sarapan diluar ya, gue gak sempet nyiapin..buru buru soalnya.!"
Dave meletakkan kembali ponselnya seraya tersenyum kecil..
Erick, lo paling bisa gue andelin. Bahkan gue belum tau apa apa tapi lo udah bertindak. Gak salah papa mempercayai lo dan nganggep lo anaknya..Lo emang pantes jadi abang gue rick...
Dave melihat jam pada layar ponselnya, menunjukkan pukul 9:30.
Senyenyak itu ya gue tidur disini??
Dave pun bangkit lalu segera mandi dan berpakaian..saat sedang memakai sepatu tiba tiba mata dave tertuju pada kamar erick..
"Kayak apa sih kamar jomblo abadi itu?? Pasti dikamarnya banyak poster mesum deh, awas aja kalo iya..ntar bakal gue bully abis abisan lo rick" Dave berkata sendiri sembari terkekeh kecil menuju kamar erick..
Sayang sekali, kamarnya terkunci dan tidak bisa dibuka.
Pakek dikunci segala lagi...ciihhh...
Jadi makin penasaran gue!!! Ah udalah, kantor lebih penting..
Memakan waktu 30 menit akibat macet akhirnya dave sampai di kantornya, Yaitu PT. Jave Group.
Dave yang mengenakan kacamata hitam, turun dari mobil dengan pembawaannya yang cool..
Disampingnya muncul seorang wanita yang sejak tadi menunggunya..
"Dave.." Panggil laura, dave membuka kacamatanya . terheran, apa yang dilakukan wanita ini pagi pagi gini udah nyampe kantor orang.
"Kamu ngapain disini"
"Ya mau ketemu kamu la sayang.."
"Pulanglah, tunggu suamimu dirumah dan jangan keluyuran".. Dave sinis, mengusir laura dan pergi meninggalkan laura
"Sayang, Please!!!" Laura menarik tangan dave..dave kesal..
"Jaga sikapmu, jangan sampai ada orang yang melihatmu begini padaku lalu melaporkannya pada suamimu.."
"Kalo gitu kita cari tempat sepi biar gak ada yang liat kita, gimana??" Ucap laura menggoda lalu tanpa tau malu memeluk dave begitu saja...
"Ehhh...apa apaan sih.." Seru dave berusaha melepaskan laura, namun laura semakin manja..
"Oke oke, didalam mobil.."
Mereka berdua pun masuk kedalam salah satu mobil mewah koleksi dave itu..
"Katakan, apa tujuanmu??"
"Sayang maafin aku, aku mau kita kayak dulu lagi"
__ADS_1
"Kamu gila ya?? Gak bisa!!!!"
"Kenapa sayang?? Kamu gak cinta lagi sama aku?? Kamu udah gak sayang sama aku??"
Dave hanya menggelengkan keplanya..
"Aku gak percaya kamu bisa lupain aku secepat itu dave!!!"
"Kamu yang lebih dulu melakukannya, aku hanya melanjutkan caramu!!!!" wajah dave sinis kearah depan tanpa melihat laura yang tengah menyandarkan kepalanya dibahu dave.
"Jadi maksud kamu kamu mau balas dendam sama aku??" Seru laura, kini sudah tak menyender dibahu dave.
"Sudahlah kita gak perlu membahas masalah itu lagi..kamu udah jadi istri orang, dan aku akan melanjutkan hidupku dengan kekasihku yang baru yang lebih baik darimu" seru dave setengah berteriak.. Kini emosinya sedikit naik, laura yang setiap hari menemuinya dengan mengatakan rindu membuatnya kembali terganggu.
"Kamu yakin kamu cinta sama bocah itu??"
"Yaa!!"
"Aku gak percaya"
"Tapi aku benar benar mencintainya!"
"Kamu bohong!!!"
"Nggak!! Aku serius!!" Wajah dave benar benar serius menatap bola mata laura.
"Nggak!!kamu bohong dave!!!aku gak percaya sebelum kamu bener bener nikah sama bocah ingusan itu!!!" teriak laura kecewa..
"Dalam sebulan kedepan kami akan menikah, aku akan mengirim undangannya kepadamu" seru dave tersenyum manis.. Tak tau apa yang sedang diucapkan oleh mulutnya, ucapannya keluar begitu saja dari bibirnya.
"Ohh yaaa??? Buktikan aja!! Aku yakin kamu belum bisa ngelupain aku, itu hanya bualan mu agar aku cemburukan?? Iyaa kan???" teriak laura lagi sembari menarik kerah baju dave..
"Oke..Aku liat sampai dimana kamu mampu menutupi kebenarannya..kebenaran bahwa kamu masih mencintaiku..aku yakin kamu hanya ingin membalasku dan membuatku cemburu" seru laura tersenyum menggoda..
"Sekarang pergilah, aku gak mau kekasihku cemburu melihatku bersama mu..meskipun dia akan terlihat menggemaskan saat sedang cemburu, tapi aku tidak ingin alasan dia cemburu itu adalah kamu!!" Kembali dave menyeringai..
Dengan kesal laura akhirnya keluar dari mobil dengan membanting pintu mobil itu, lalu pergi dengan perasaan kesal dihatinya..
Ngomong apa gue barusan?? Nikah dalam waktu sebulan kedepan?? Sama jeje ??mana mungkin!!! cihhhhh...
Gerutu dave seraya memukul setirnya..
Sebenarnya dave hanya asal nyeplos tanpa tau akibat dari kata katanya yang mengatakan akan menikah dalam waktu sebulan kedepan bersama kekasihnya..Ya tentu saja yang dimaksud adalah jeje, karna setau laura jejelah kekasih dave yang pernah dibawanya kemalam resepsi pernikahan laura..
Trus kalo dalam sebulan gue gak nikah sama jeje gimana???
Ckkckk...ahh udalah pusing pala gue. Yang penting sekarang nyari alasan aja dulu buat ngehindar dari cewek pengkhianat itu..
Entah sejak kapan dave mulai merasa kesal bertemu dengan laura, bahkan dave tak ingin lagi diganggu oleh laura. Padahal sebelumnya dave selalu frustasi mengingat laura. Dave terpuruk atas pengkhianatan laura. Mungkin hari ini dave bisa mendapatkan penghargaan karna bisa mengusir laura tanpa bantuan erick. Karna biasanya dave hanya diam menerima perlakuan laura, Bahkan kemarin dave masih menerima pelukan laura yang tak terasa hangat lagi ditubuh dave..namun kenyataannya memang sekarang dave sudah bisa menerima keadaan..sebelum sadar 50% hatinya sudah diisi oleh orang lain..
Dave kembali beraktifitas dikantornya, sesekali menelpon erick menanyakan perihal perkembangan proyeknya di AS. Ada beberapa kendala disana yang memungkinkan erick untuk tinggal dan menginap disana. Dave ingin menyusul namun erick tak mengizinkan. Erick menegaskan agar dave tetap berada dipusat perusahaan PT. Jave Group untuk mengawasi para orang orang kepercayaannya yang ditempatkan diposisi atas diperusahaannya. Dave hanya mengikuti saran erick..
Dave hari ini melakukan beberapa kunjungan kebeberapa cabang perusahaannya dibeberapa kota dan melihat proses pembangunan bisnis propertinya yaitu Jave Apartment diibu kota. Perjalanan yang melelahkan hingga dave tiba dirumah sangat larut.
..........
__ADS_1
Rasanya dave baru memejamkan mata beberapa menit yang lalu namun Alarm kembali berbunyi menandakan pagi telah menyambut. Dave pun bangun kemudian segera bersiap siap..
Dave kini telah duduk dimeja mekannya menunggu jeje yang belum datang..
"Selama ini tidak ada orang yang kubiarkan membuatku menunggu kecuali laura, tapi kini bocah itu slalu membuatku menunggu dimeja makan ku sendiri...Ciiihhhhh" dave kesal..
Jeje pun datang..raut kesal diwajah dave menyambut kedatangan jeje..
Ehh...kenapa mukanya itu ditekut begitu?? Baru jugak mau minta izin..gimana mau minta izin kalo mukanya aja uda cemberut gitu..
Tapi kok gemes ya liat muka cemberutnya..hihi... Batin jeje lalu segera duduk..
Tanpa saling bicara mereka melahap sarapannya....
"Pak jeje boleh minta sesuatu??" Ucap jeje memberanikan diri memulai aksinya...
"Katakan" Sahut dave dengan wajah datar sambil mengunya roti bakar miliknya.
"Je...jeje boleh gak pergi ketemu alexa adik jeje? Jeje janji setelah bertemu alexa jeje akan kembali kesini lagi dan gak akan kabur" seru jeje yang langsung to the point setelah mendapat lampu hijau untuk bicara.
"Gak" Sinis dave lagi..
"Pak jeje mohon jeje kangen banget sam alexa, jeje cuma pengen ketemu sebentar dan jeje cuma pengen mempertanyakan alasan mama mira jual jeje ketante angel..!!" Seru jeje memohon lagi dan kini jeje sudah mendekat kearah dave, lalu duduk dilantai memohon..
"Kamu gak perlu tau alasannya, jika kmu tau alasannya kamu akan menangis 7hari 7malam. Aku gak mau liat kamu nangis" seru dave datar dan membiarkan jeje memohon seraya menggoyangkan lutut dave kecil..
"Please pak!!! Kali ini aja jeje mohon, jeje janji setelah jeje berhasil mencari tau dan mendapatlan jawabannya jeje akan menuruti apapun perintah bapak" Jeje memohon sembari tersenyum berniat menggoda dave..mungkin ini cara satu satunya fikir jeje.
Otak dave berputar, ingatannya kembali diwaktu dirinya bersama laura didlam mobil. Senyumnya menyeringai licik disudut bibirnya..
"Baik lah aku akan mengijinkanmu bertemu dengan adikmu termasuk mama tirimu itu, Pergilah..dan pulanglah setelah kau selesai dengan urusanmu" Ucap dave santai sembari mengunyah roti..
"Terimakasih pak, jeje akan segera kembali. Jeje janji hanya 1 hari, emuachhh" Jeje merasa bahagia yang akan bertemu alexa, spontan jeje mencium pipi dave..
Degggg.....jantung dave berdegup kencang...gleekkkk sekaligus menelan salivanya sendiri..
"Dengan satu syarat!!" Seru dave ditengah tengah degup jantungnya yang tak normal..
"Haahhh syarat????"
" Hmmmm" kembali raut wajah datar, padahal dihatinya tersenyum bahagia kala pipinya dicium secara tiba tiba ileh jeje..
"Syarat apa pak??"
"Menikahlah denganku!!" lagi lagi berucap dengan tampang dingin Wajah datar..
"Apaaaaaaahhhhh????" Teriak jeje kaget..dan menyebabkan dave tersedak roti bakar...
"Uhukkkkk....uhukkk...."
.........
Jangan lupa tetap like dan komen positif disetiap bab ya readers..dan jangan pelit pelit buat vote yang banyak yahhh..❤❤❤ Jadikan novelku favorite kalian dengan menekan ❤ Favorit.. Bagi tipsnya juga donk yahhh 😘 terimakasih buat support kalian semua di kolom komentar grup chat ataupun akun pribadi author seperti ig dan fb 😍😍
Folow akun author
__ADS_1
Ig : @viviecha93
Fb : VivieCha