AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Dave dan Jeje Pisah Rumah


__ADS_3

Jeje munutup matanya lalu melepaskan genggaman tangan dave dan berhenti melangkah, dengan lantang jeje mengatakan dan mata telah menatap jelas kearah dave "Aku nggak mau pulang!! aku akan tetap tinggal disini dan menjadi budakmu pak sebagai balas jasa karna bapak sudah membebaskanku dari almira!!"


Dave menoleh kebelakang..lalu memegang kembali tangan jeje lembut..


"Aku akan mengantarmu pulang dan aku akan menjemputmu dihari yang istimewa"


DIPERJALANAN


Mata dave terfokus kearah depan, sementara jeje disisinya hanya terdiam dan tertunduk. hanya sesekali menjawab "Iya..iya.. heemm..okey..." saat alexa yang antusias asyk bercerita kegirangan..


Alexa yang terus berkicau dibangku belakang sangat berisik namun seperti tak mendengarkan, jeje merasa hening dan kaku. kedua jari tangannya saling bertautan, rasanya ingin menoleh kesisi samping untuk memandang dave yang tengah menyetir hanya dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya bertumpu pada paha nya. jari jari dave menari nari dipaha nya sendiri tanda kecemasan dari dirinya..


*Apa aku harus memulai percakapan dengan pak dave? tapi a*pa yang harus aku katakan?? dia berada dalam mode es batu gitu....batin jeje...


Jeje merasa canggung..


"Besok..." "Besok..." Jeje dan dave berkata diwaktu yang bersamaan..keduanya pun sekilas saling menatap.. alexa melirik keduanya..


"Kamu duluan.." dave mengalah..


"Ehmm..Bapak duluan aja..bapak mau bilang apa tadi??" jeje enggan melanjutkan..


"Ladies first!!" Dave tanpa memandang...


"Emm... be.." belum sempat bicara dave memotongnya..


"Besok aku akan terbang keluar negri, tapi aku akan siapkan penjagaan dirumah kamu. untuk sementara kalian jangan pergi dulu tanpa aku sampai aku kembali" dave tetap fokus pada setirnya namun dikepalanya masih memikirkan keselamatan jeje..


"Tapi..."


"Aku khawatir almira atau angel akan mengirim anak buahnya untuk mencelakai kalian, sampai saat ini angel belum ditemukan" ucap dave..


"Kemana tante angel??" jeje dan alexa kompak bertanya...


"Sayangnya angel keburu kabur karna team ku fokus pada almira yang berada diluar negri sehingga melewatkan angel dan memberinya kesenggangan untuk kabur. dan pada saat itu pula club milik angel ditutup sejak almira masuk penjara. Aku fikir, bisa saja mereka sudah mengintai rumah kamu beserta hotel jadi aku putuskan untuk mengirim penjagaan yang ketat kerumah kalian dan hotel" dave melambatkan laju mobilnya..


"Tapi pak alexa pengen berkunjung kehotel dan menghirup udara segar ditaman hotel"


"Bersabarlah. untuk saat ini kalian hanya perlu istirahat didalam rumah sambil bernostalgia. erick yang akan mengurus hotel saat aku berada diluar negri!" Dave mrlirik mencuri pandang sedikit..


"Kapan bapak kembali?" wajah pasrah jeje tampak berharap dave untuk cepat kembali..

__ADS_1


Katakanlah hanya sebentar..batin jeje..


"Aku belum aja pergi, kamu usah nanya kapan aku kembali??" dave menggelengkan kepalanya "Mungkin tiga hari atau satu minggu" lanjut dave...


" Apah??? Kenapa lama sekali??!!" Seru jeje dengan terkejut.. tak kalah, dave pun ikut terkejut oleh suara jeje yang sedikit berteriak..


"Emangnya kenapa?? adayang salah??" dave sampai terperangah..


"Emm..eng..enggak apa apa, aku hanya terkejut bapak tiba tiba pergi keluar negri dengan waktu yang cukup lama" jeje meringis...


"Memangnya aku belum memberitahumu sebelumnya??" Dave tiba tiba ngerem mendadak...


Jeje menggelengkan kepalanya " belum pak"...


"Benarkah??"


jeje menganggukkan kepalanya..


"Ahh.. mungkin aku lupa, karna terlalu sibuk." dave melajukan lagi mobilnya dan hampir sampai...


Dari jarak 100 meter, jeje sudah bisa melihat rumahnya yang berlantai dua..betapa senangnya alexa dan jeje saat telah melihat pemandangan lantai dua rumahnya dari kejauhan..


"Kak itu rumah kita..." antusias alexa...


Dan benar saja, begitu memasuki pintu gerbang yang telah dibuka oleh penjaga tampak pula sedikitnya 20 penjaga lain yang diutus dave dan telah siaga ditempat..


"Wahhh mereka banyak sekali?? tapi kapan bapak mengirim mereka kesini??" jeje yang merasa tak tau apa apa merasa heran dengan tindakan dave..


"Tepatnya sejak almira dibawa kepenjara!!" dave memarkirkan mobilnya.. mereka pun turun..


Alexa yang girang langsung berlari untuk masuk kedalam istana milik alm. orangtuanya.. "Aaahhhh rumahhkuuuuu...im back!!" teriak alexa..


Jeje ikut tertawa bahagia..


"Kamu nggak ikutan lari??" dave menaikkan alisnya..


Jeje menggelengkan kepalanya "He..he..he.. enggak ah.. terimakasih pak" sedikit membungkuk memberi hormat pada dave..


"Untuk??"


"Untuk semuanya, semua yang udah bapak lakuin buat aku dan melindungiku. aku akan tetap siap melakukan apapun yang bapak perintahkan sebagai balas budi" Jeje yang tau diri akan balas jasa..

__ADS_1


"Apa artinya kamu senang dan berterimakasih untuk semua yang aku lakukan??"


"He..emmm" jeje tersenyum...


"Kalau begitu aku akan..." dave mendekatkan wajahnya pada jeje...


"Akan???" tanda tanya besar jeje..


Jeje panik Haahhh... apa yang akan terjadi?? ditempat terbuka seperti inikah?? banyal penjaga yang akan melihat...pikiran jeje kemana mana..


Wajah dave semakin dekat pada wajah jeje dan mulai menyamping, jeje pun mulai menutup mata dengan wajah meringis... "Aku akan berpamitan" dave berbisik ditelinga jeje dan lalu kembali menjauhkan diri...


"hhhhuhhhh..." jeje membuang nafas...


aku fikir....


"Jagalah dirimu, hubungi aku jika ada masalah!" tegas dave yang sudah berubah ekspresi menjadi cool lagi...


"bb..baik pak"... Belum sempat jeje menawarkan dave untuk masuk kedalam rumahnya tapi dave malah ingin cepat pergi..


"Apa bapak nggak mau masuk dulu?" jeje berharap dave mau..


Dave berjalan memutari mobilnya "Lain kali aku akan masuk dan langsung menuju kamar kamu!!" dave asal bicara lalu memakai kacamata dan segera masuk mobil...


Jeje pasrah dan lemas karnanya.. seperti akan berpisah untuk selamanya, dalam hati jeje tak rela membiarkan dave pergi terlalu cepat. jeje masih ingin menghabiskan waktu dan mengobrol dengan dave..


Aku nggak menyangka kita akan berpisah rumah secepat ini.. batin jeje


Mesin mobil dave telah menyala, perlahan mobil milik dave mundur dan lalu memutar arah untuk keluar gerbang..


Saat itu pula jeje berlari dan menghadang mobil dave dengan mengembangkan kedua tangannya seperti burung yang akan terbang..


Akibat dihadang jeje dave pun kembali turun dari mobilnya dengan ekspresi cool namun ingin marah, seakan ingin berkata Apa apaan ini?


Jeje tak ingin membuang buang waktu dan menyia nyiakan kesempatan langsung berlari dan memeluk dave erat. tanpa balasan dari dave yang justru heran, jeje tak peduli dengan keberadaan para penjaga diarea sekitarnya. tanpa balasan dari dave yang justru heran..


"Cepatlah kembali" ungkap jeje..


Setelah mengungkapkan kata itu jeje melepaskan dave dan lalu berlari meninggalkan jeje dengan wajah memerah dipipinya akibat malu...


Garis senyum dibibir dave pun terpancar melihat jeje berlari dengan gemasnya.."Berani sekali dia hhhhh"...

__ADS_1


Dave membuka kacamatanya untuk memandangi jeje yang tengah berlari sampai jeje masuk hingga tak nampak lagi bayangan tubuhnya.. kemudian memakainya kembali dan masuk kedalam mobilnya lalu pergi...


__ADS_2