AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Menyuapi Dave Sarapan


__ADS_3

Pagi ini Jeje bangun dengan lesu..


"Hoaaammmm" Jeje menguap..tak disadarinya dave sudah berdiri menatapnya..


Dave yang telah rapi memakai jas dan dasi berdiri tegap seraya memasukkan kedua tangannya didalam saku celana miliknya..


"Dalam keadaan bangun tidur begini kenapa dia semakin terlihat menggemaskan?? ingin sekali aku menggigitnya" batin dave berkata kata kala melihat morning face milik Jeje..


"Sudah bangun??"


"Ehh iyaa pak maaf aku terlambat bangun"


"Ayo temani aku sarapan"


"ba..baik pak, Jeje mandi sebentar nanti Jeje turun"


"Kau membantahku??" seru dave mata nya sudah membulat besar..


"Bu..bukan gitu maksud Jeje pak...Jeje mau mandi dulu baru setelah itu Jeje turun nemeni bapak sarapan" ucap Jeje terbatas tangan nya bergetar dan sudah saling menggenggam.


"Aku bilang ayo ya ayo, Artinya sekarang!!!!" seru dave setengah berteriak..


"Tapi pakk aku belum...." menundukkan kepala..


"Tidak perlu mandi atau pun cuci muka!!" Seru dave lagi setengah berteriak..lalu dave menarik tubuh Jeje untuk ikut bersamanya..


Dimeja makan...


"Suapi aku" seru dave sembari sibuk memainkan ponselnya..


"Tapi pak"..


"Tanganku sibuk memegang ponsel apa kau tidak lihat??"


"Ba...baik pak"


Sudah setua ini masih minta disuapin...ciihhh


Dengan terpaksa Jeje pun menyuapi sarapan ke mulut dave. Saat suapan kedua dave tak menerimanya malah menyuruh Jeje untuk memakan suapan keduanya..


"Masukkan ke mulutmu" seru dave tanpa memandang Jeje ..


"Tapi pak ini sarapan bapak, Setelah siap menyuapi bapak Jeje akan makan sarapan milik Jeje " ucap Jeje mengusulkan.


"Aku bilang masukkan kemulutmu"


Jeje pun melahap suapan kedua yang seharusnya disuapkan ke mulut dave..


Dan suapan ketiga dave menerimanya, kembali suapan keempat dave tidak mau memakannya lalu menyuruh jeje untuk melahapnya sendiri lagi sampai seterusnya dengan bergantian..Artinya dave dan Jeje sedang sarapan sepiring bersama dan dengan sendok yang sama..

__ADS_1


"Minum" Ucap dave datar dan masih memainkan ponselnya..sebenarnya dave sibuk dengan ponselnya bukan karna pekerjaan kantor, melainkan sedang memainkan game online di ponsel nya..


"Ini pak minumnya" Jeje meletakkan segelas air minum didekat dave..


"apa kamu tidak lihat tangan ku sedang sibuk??" seru dave sambil main game..


Jadi maksudnya aku yang harus memegangi gelas lalu meminumkannya padamu pak??


"Cepat!!!!!!" Seru dave mengagetkan Jeje yang kemudian segera menyodorkan gelas yang dipegangnya ke mulut dave, dave pun meminumnya tanpa memandangi Jeje yang sedang gugup dan bergetar tangannya hingga air minum sedikit tumpah dan mengalir disudut bibir dave hingga ke dagu..


"Maaf pak Jeje gak sengaja"


"Bersihkan mulut ku"


"iya pak"


Jeje mengambil tisu lalu dengan gugup membersihkan sisa air minum yang mengalir disudut bibir dave hingga kedagunya..


Glekkkkk.. Jeje menelan ludahnya kuat, jantung nya berdegup kencang..lagi lagi tubuh Jeje ikut bergetar serasa sentuhan dave kemarin masih melekat ditubuhnya..kini wajah Jeje sangat dekat dengan dave..kepalanya tertunduk saat membersihkan dasi dave yang kena tetesan air minum lalu "Cup" Dave mengecup kepala Jeje yang ada dihadapannya itu..Jeje terperanjak ..


"Gantikan dasi ku, aku tak mau memakai yang sudah basah"


"Baik pak"


Jeje pun pergi mengambil dasi yang baru di lemari dave, kemudian kembali ke ruang makan namun tak menemukan keberadaan dave.


Apakah pak dave sudah pergi??


Ragu ragu Jeje berjalan mendekat, rasa gugup nya kembali muncul.


"Ini pak dasinya " Jeje menyodorkan dasi yang baru diambilnya..


"Pakaikan" Ucap dave memandang Jeje sinis..


Kemudian Jeje pun melepas kan dasi dave dahulu, dengan susah payah Jeje menahan malu dan gugup saat melepaskan dasi itu dari kerah baju dave karna dave menatapnya dengan serius .


Jantungku tolong jangan berdegup kencang, aku tak ingin pak dave mendengarnya..


"Jangan menyentuh leher ku jika tak ingin membatalkan ku pergi kekantor" ucap dave sembari menyibakkan rambut Jeje yang jatuh berantakan diwajahnya lalu menyingkapkan rambut itu dibalik daun telinga Jeje ..


Jeje merasa bulu kuduk nya merinding kala kulit jari jari dave menyentuh telinganya..Jeje kembali memasang kan dasi dave dengan dave yang juga merapikan anak anak rambut Jeje yang jatuh berserakkan di wajah Jeje..dengan kata lain mereka saling merapikan satu sama lain.


Setelah selesai dave memegang kepala Jeje lalu mendekatkan nya kewajah dave seraya mencium kening Jeje ..


Kini satu tangan dave merambat keleher Jeje lalu menyibakkan rambut Jeje kesamping, Cup... dave mengecup leher Jeje mesra. Jeje hanya terperanjak hingga membulatkan matanya besar, jantung nya masih berdegup kencang.


"Lakukan perawatan hari ini dan bersiaplah, nanti malam kau akan menjadi milikku seutuhnya " Bisik dave ditelinga Jeje yang membuat Jeje merinding..nakalnya dave pun menggigit kecil telinga Jeje hingga Jeje meringis .."sssshhhhh"


Dave sudah pergi dengan mobilnya bersama erick..Jeje hanya menatap kepergian mobil itu hingga menghilang dari pandangannya..

__ADS_1


Jadi miliknya seutuhnya?? Inikah akhir kisah ku?? Aku fikir suatu saat aku akan menemukan cinta ku setelah karirku sedang berada diatas. tapi nyatanya karir belum berjalan namun aku sudah tak bisa memilih cinta...hhhhhhhh....


Sesampainya dikantor..


"Lo awasi proyek pembangunan mall yang dijalankan Almira nanti, buat proyeknya gagal hingga mengalami kerugian besar. disaat itu aku akan muncul mengambil kendali pembangunannya" Seru dave dengan tatapan sinis..


"Ngapain lagi sih lo ngurusin tuh nenek lampir"


"Gue gak terima dia hidup bahagia dengan usaha yang berjalan mulus, gue akan buat dia sengsara mengejar keserakahannya" Senyum licik dave kembali muncul dibibir tipisnya..


"Kok jadi elo yang gak terima??"


"Gue akan balas perbuatan kejam nya yang dengan sengaja membunuh om justin, gue akan buat dia sengsara hingga menjadi orang gila dijalanan"


"Terserah lo deh gue nurut aja..jadi gimana lo udah berhasil ngedapetin Jeje seutuhnya kan?? "


"Itu akan terjadi nanti malam, lo siapin lingerie buat dia dan kirim kerumah untuknya" Seru dave seraya mengkerlingkan satu matanya..


"Kok gue?? itu kan daleman cewe saat malam pertama, masak gue yang siapin" Seru erick enggan menurut..


"Lo kirimin kerumah, atau lo yang gue kirim ke neraka ??" seru dave sembari melempar tisu yang diremas remas hingga berbentuk sebuah bola kecil.


"Oke oke gue siapin..sialan lo!!"


Kayak pengantin baru yang mau ngelakuin malam pertama aja pake lingerie segala..biasanya kalo sama laura ya langsung telanjang aja gak pake acara lingerie lingerie segala, kan ujung ujungnya telanjang jugak...cihhhhhh Batin erick kesal..


Erick memandangi dave duduk di kursi bos nya sembari mendongakkan kepalanya keatas mengkhayal, tangan nya memegang bolpoint lalu menggerakkan bolpoint berputar putar dan menari dijari jari milik bosnya itu.


"Woy!!! mikir ngeres lo yaa??" Teriak erick mengagetkan sembari memukul bahu dave..


"Sialan lo!!!! ngagetin aja..Asisten gak ada akhlak emang"


Kemudian seorang sekretaris masuk menyerahkan berkas untuk ditandatangani, dave pun menandatangani berkas itu lalu sekretaris kembali keluar ruangan..


"Jadi lo bakalan nidurin Jeje ??"


"Iya donk, gue udah gak sabar pengen cepet pulang terus main sama jeje"


"Gila lo, anak polos gitu bukannya di nikahin malah dikawinin doank. gue fikir fikir lo cocok sama Jeje kenapa gak lo nikahin aja sih, dah tua juga elo!"


"Gimana mau dinikahin, gue aja gak cinta..apalagi dia, dia liat muka gue aja ketakutan..tapi gue terlanjur penasaran sama rasa tubuhnya yang buat gue pengen nidurin dia" .


"Otak lo isinya sex doank ciihhhhhh"


Setelah melakukan perdebatan diruangan dave akhirnya mereka beranjak ke ruang meeting untuk meeting dengan karyawan. hingga jam makan siang mereka baru selesai meeting..


Sementara dikediaman mewah milik dave, Jeje sedang duduk dibalkon halaman belakang sembari melamun..


Malam ini aku akan menjadi milik pak dave seutuhnya..akhirnya aku harus merelakan apa yang selama ini aku jaga dengan teguh..huuuhhhh....Kenapa setiap deket sama pak dave jantungku jadi deg degan gitu ya..ckckckck...apasih yang aku fikirin? dari tadi mikirin itu terus...mending aku fikirin gimana caranya keluar dari masalah ini, dan alexa..gimana caranya supaya alexa dengerin kata kata aku...batin Jeje berkata wajahnya sudah nampak sedih dan lesu seperti orang yang gak bergairah dan tak punya semangat hidup.

__ADS_1


Jeje memutuskan untuk mengerjakan sesuatu seraya mencari aktifitas kesibukan agar dirinya tak memikirkan hal yang macam macam hingga membuatnya sedih..jika dia sedih maka dave akan sangat marah melihat wajah Jeje yang sembab akibat menangis sepulang dari kantor nanti...


__ADS_2