AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Morning Kiss


__ADS_3

.............


"Je mana CD ku?? Kamu gak kasihh aku CD ?? Kamu tega aku gak pake CD, kalo boy ngamuk lalu terbang gimana???" Seru dave dengan wajah serius..


"Ee.... Ba..bapak belum pake??"


"Menurut kamu aku udah pake CD??


"Jeje fikir bapak udah pake.. hhhhh..."


"Kamu gak percaya aku belum pake, mau aku buktiin? Biar aku buka handuknya" seru dave sembari memegangi handuknya..


"Eeeeehhh...ja...jangan... ii...iyaa jeje ambilin itu nya..."...


Huhhhhh.... "Siksa an apalagi ini ya tuhan, harusnya aku belum mengalami ini..tolong selamatkan aku dari pria gila ini tuhan!!" Jeje mengeluh dalam hati sembari mengambil CD milik dave..


"Nih pak" jeje menyodorkan cd milik dave dengan wajah ketus.


"Mukanya jangan ditekuk gitu donk!! " Ucap dave sembari menerima cd yang diberikan jeje.


Kemudian jeje pun hendak berlalu..


"Ehh...mau kemana?"


"Mau mandi sebentar pak lalu nemeni bapak sarapan"


"Gak perlu mandi. kamu disini aja tunggu aku bersiap siap, "


"Ta..tapi pak.."


"Gak ada tapi tapian!!"


Jeje mengkerut..


"Haruskah aku melihatmu berganti pakaian dengan mata suci ku pak??"


"Tapi jeje belum mandi pak, dan jeje masih bau "


"Aku gak perduli, sebau apapun kamu' kamu tetapmilikku!!" Sedang berganti pakaian....


"Ehhh..." Jeje refleks membuang muka saat melihat dave yang tiba tiba bergerak membungkuk seakan akan memakai miliknya. jeje pun pura pura tak melihat lalu duduk disofa, dengan pandangan kearah lain.

__ADS_1


"Kenapa harus buang muka? jangan pura pura gitu donk, bukannya tadi malam kamu sendiri yang melorotin punya ku??" Ucap dave santai sambil melanjutkan aktifitas nya berganti pakaian.


"Haaaa???"


"dbsidkwoskdkagdkflahxaksbdi" yang ada di otak jeje.


"Kelakuan macam apa itu je? sungguh memalukan!!!!"


"Benarkah itu pak??" bertanya namun masih mengalihkan pandangan.


"Kamu benar benar gak ingat ?


Jeje hanya menggelengkan kepalanya..


"Secepat itu kamu melupakan malam indah kita yang berlangsung lama??" Seru dave sembari cengengesan diujung katanya..


"Maaf pak aku benar benar gak ingat, maafkan atas kelakuan ku yang begitu liar tadi malam pak. sungguh aku gak ada niat dan gak bermaksud begitu!!" Seru jeje sembari tangannya memohon namun pandangannya masih kearah lain.


"Begitu gimana?"


"Ya begitu"


"Begitu gimana??" dave mendekat dan berdiri dihadapan jeje..


"Aaaa... bagaimana aku gak terpesona kalau lihat kamu begini pak. " tanpa disadari jeje membatin sendiri..


"So sexy..., ehmmmm" jeje menutup mulutnya dengan telapak tangannya, kata katanya seakan keluar begitu saja menyatu dengan isi otak dan hatinya..


"Apa yang kamu ucapkan barusan jeje!!!! bodoh bodoh bodoh!!!"


Dave tersenyum manis sementara jeje meringis malu dengan sepenggal kata nya yang bermakna bagi dave..


"Akhirnya kamu mengakuinya, yahhh karna keseksianku makanya kamu tergila gila padaku kan??" seru dave sembari memakai kaos dalam miliknya, tak lupa senyum liciknya turut ia kembangkan..


"Ma...maaf kan aku pak. aku janji gak akan mengulanginya lagi" Memohon dengan tangan yang bergetar..


Dave duduk disamping jeje lalu menyentuh telapak tangan jeje, kemudian menyatukan dengan telapak tangan milik dave sendiri seakan memberi kekuatan.


"Tenang sayang, kamu gak perlu minta maaf. kamu itu calon istriku, kamu akan jadi milikku seutuhnya, dan kita akan melakukannya setiap malam. kalo perlu setiap jam?"


"Haahhhh.."

__ADS_1


"Hahaha, Gak boleh nolak. ingat peraturan!!" Dave tersenyum manis lalu mencium kening jeje..Sejenak saling bertatapan..


Glekk...jeje menelan salivanya lagi..Jeje memandang bibir tipis dave yang merah dan ranum...


"Jangan menggodaku dengan tatapan mautmu dan bibir manismu pak...aaahhhh aku gak kuat menahannya"


Dave mendekatkan wajahnya..semakin dekat..lebih dekat...


Jeje pun menutup matanya seakan siap menerima ciuman yang akan diluncurkan oleh dave...


"ini akan menjadi morning kiss yang pertama bagiku.."....


Emuachhh... dave mencium pipi kanan jeje...


seketika jeje membuka mata dengan wajah kesal..Dave Seperti memberi harapan palsu pada jeje.


Kenapa jadi pipiku yang dicium!!!


Tanpa disadari jeje mengharap dave mencium bibirnya yang sudah siap siaga...


Dave terkekeh melihat ekspresi jeje yang terlihat kecewa dan ngambek,


"Kamu kenapa haa?? he..he..he.." Kembali terkekeh...


"Tau ahhh!!!" jeje bangkit dari sofa dengan kesal...


"Hey" dave menarik tangan jeje yang akhirnya jeje pun terjatuh dipangkuan dave.


Emuaachhh.. dave kembali mencium pipi bagian kiri jeje..


"Udah ya jangan ngambek, aku udah cium keduanya!" Dave tersenyum manis..


"Siapa yang ngambek!"


"Itu muka kamu kenapa ditekuk??"


"Aku gak ngambek muka aku memang begini dari sananya, gak ada hubungannya muka sama ngambek. bapak yang salah mengartikan ekspresi muka aku bla bla bla...." jeje ngeles dan ngomel ngomel, dave hanya tersenyum dan terkekeh..


"Kenapa tertawa hah?? Lucu?? gak ada yang lucu kan, berhentilah tertawa.....Ehmmm ehmmmm" Dave akhirnya membungkam mulut jeje yang sedang ngomel ngomel dengan bibirnya..


Dan terjadilah, dengan mesra dave ******* bibir jeje hingga masuk kedalam mulut jeje hingga bermain dengan lidahnya. setelah beberapa menit, ciuman itu jatuh kebagian leher jeje . tak lupa dave meninggalkan jejak kepemilikkannya....."Ssssshhhhhh" erang jeje merasai dave yang sedang membuat jejak kepemilikan...Dan pagi ini begitu panjang namun terasa begitu cepat berlalu bagi jeje dan dave, hingga 1 jam waktu yang habis mereka lalui untuk saling melepas kemesraan terasa hanya 1 menit..

__ADS_1


Tanpa mereka sadari, hati mereka sudah saling menyatu..bahkan jeje yang awalnya menolak keras hingga mempertahankan prinsipnya, kini berangsur lulu dan pasrah...


__ADS_2