
Kruukkkk krukkkkk...perut Jeje berbunyi..
"Kamu lapar yank??" ucap dave tiba tiba seolah memanggil sayang pada Jeje dihadapan semua orang yang lalu lalang melintas dihadapan mereka di mall ..
"Eee....aku belum sarapan pak" jawab Jeje terbata..
Kemudian mereka pun menuju restaurant prancis yang ada di mall..lalu dave memesan spageti sementara Jeje memesan steak dan escargot...sebenarnya kedua pesanan Jeje belum mencapai porsi makannya namun ia terlalu malu untuk memesan beberapa hidangan lagi..
Sebelum hidangan datang Jeje hanya terdiam dan tertunduk bingung dikarena kan dave yang terus memandanginya sambil senyum senyum menggoda..Jeje gak tau aja kalo dave lagi bayangin kejadian dikamar mandi tadi pagi...sampe senyum senyum gak jelas.
Tapi Jeje sontak mendongakkan kepalanya manakala ada sebuah tas dengan merk terkenal tiba tiba terletak di atas meja tepat dihadapannya yang tertunduk..
Semakin kaget ia ketika mengetahui siapa sang pemilik tas yang meletakkan tas nya itu di atas meja bundar tempat mereka duduk..
Dia adalah Angel..angel tiba tiba datang, entah dari mana ia melangkah kemudian angel duduk di kursi sebelah kanan tanpa dipersilah kan ..yaa mereka duduk dimeja bundar dengan 4 kursi..tadinya dave duduk berhadapan, tapi kini mereka sudah duduk bertiga..
"Ngapain kamu disini, ini meja kami" Seru dave pada angel..
Angel hanya tersenyum licik dan tak perduli dengan ucapan dave "Haii Je, kayaknya kamu betah yaa berada di cengkraman tuan muda kaya raya ini.."
Jeje hanya menunduk ketakutan, kedua tangannya saling menggenggam dan gemetar..
"Jangan ganggu dia, dia milikku" seru dave lagi yang telah membulat kan matanya melotot kearah angel.
"Nikmatilah waktumu bersama tuan tampan ini je, setelah waktunya tiba kamu akan kembali padaku..aku menunggumu" ucap angel tersenyum licik pada angel..
Angel hanya diam tak bersuara seraya menggelengkan kepalanya , wajahnya memucat..Dave pun terdiam..
"Banyak pria yang ngantri di club lo Je...cepatlah pulang..mereka gak sabar nunggu kamu.." ucap Jeje sambil mengangkat dagu Jeje dengan tangan nya
"Heii singkirkan tangan kotormu itu dari wajah nya" teriak dave refleks tubuh nya berdiri dan menarik tangan angel lalu mengibaskan nya..
Jeje sudah menitiskan air mata mana kala merasa takut, dan masih tertunduk..
Angel pun bangun dari duduk nya
__ADS_1
"ingat, 3 hari lagi.!!!!! Telat satu menit saja kamu balikin dia ke saya, saya akan meminta penggantinya dari mamanya yang gila itu lalu menjemput paksa adiknya" tegas angel..
Sontak Jeje bangkit dari duduknya
"Jangan sembarangan tante ya, mama orang baik..pasti tante yang udah jebak mama kan? iyaa kann?? tante yang gila, tante gak punya hati"!!! seru Jeje kalap...
Ucapan nya terdengar tidak sopan, yaa baru kali ini Jeje bicara dengan tak sopan dan dengan nada tinggi kepada orang yang lebih tua darinya dan bisa disebut sebagai orang tua..sebenarnya tante angel juga orang tua, sama seperti mama papa nya kan...
"Ciiiihhhhhh Kamu yakin?? kamu belum tau aja topeng mama kamu yang sebenarnya..heeeehhh" angel tertawa licik seraya pergi meninggalkan dave dan Jeje.
Jeje pun terduduk kembali seraya menangis ..
"Mbak kenapa??" tanya waiters membawa pesanan yang tiba tiba datang lalu menyajikan makanan di atas meja..
"Gak apa apa kok mbak, pacar ku hanya terharu karna aku melamar nya " ucap dave seraya kembali ke posisi duduknya..
"Ohhhh selamat yaa mas mbak...semoga lancar dan langgeng yaa" ucap pelayan yang tersenyum manis ikut bahagia..
Namun Jeje tak bergeming hanya menundukkan kepalanya seraya menghapus air matanya.
Disela sela makan dave memandangi wajah Jeje yang sudah berubah sedikit
"setakut itukah dia pada angel???" batin dave..
Setelah siap menyantap makan siang di mall merekapun kembali menuju mobil yang sudah terkesiap membawa mereka pulang..
Ditengah perjalanan Jeje hanya terdiam membisu dan menyandarkan kepalanya sembari melamun menatap ke samping kaca pintu..
Dave pun mendekatkan tubuh nya pada Jeje lalu memegang kepala Jeje lalu meletakkan nya dipundaknya dan mendekap tubuh jeje, Jeje hanya diam tak merespon..
"Paaaaa maaaaa, aku butuh pundak kalian, Jeje butuh pelukan kalian bukan pria ini..Yaa tuhannn, berikan keajaibanmu padaku tuhan, bantu aku selamatkan aku keluarkan aku dari masalah yang sedang menimpaku tuhan.." batin Jeje menangis..
"Kayaknya dia beneran kefikiran sama kata kata angel tadi, dan kayaknya dia gak rela adiknya jadi tumbal kayak dia...hmmmmpp" batin dave seraya berfikir dan tersenyum licik..
Tiba tiba muncul dan ide ide gila berputar di otak dave..seperti punya senjata rahasia, dave siap menjalankan trik nakal nya saat waktunya tiba...
__ADS_1
"Pak, kenapa bapak terus mencium ku??" tiba tiba Jeje berkata, dave pun melepaskan dekapanya..
"Karna aku nafsu padamu" jawab dave bringas..
"Apa semua laki laki bernafsu padaku?" tanyanya lagi
"Semua lelaki normal akan nafsu jika melihatmu " senyum dave mengembang di pipi...
"Tapi tidak semua laki laki cinta sama aku, pasti mereka gak akan nafsu kan sama aku" ucap Jeje lagi..
"Jeje sayang" dave memegang kedua pipi Jeje dengan kedua tangannya "Tidak semua laki laki punya cinta, tapi semua laki laki punya nafsu. Nafsu tidak selalu muncul karna cinta sayang. Nafsu seorang pria normal akan muncul disaat seorang pria sedang berduaan bersama wanita disuatu tempat meskipun tanpa cinta..apalagi saat mereka sedang telanjang maka nafsu akan muncul begutu saja tanpa diminta....Nafsu tidak selalu berubah menjadi cinta, tapi cinta sudah pasti menimbulkan nafsu.. Karna cinta adalah nafsu dan nafsu bukanlah Cinta " dave menjelas kan..
Namun Jeje bukannya mengerti dengan penjelasan dave, Jeje malah semakin pusing dibuatnya..kata kata nya yang berputar balik membuat Jeje pusing..
"Jeje gak ngerti pak"
Hhhuuuhhhhhh" dave menghembuskan nafasnya panjang karna panjang lebar menjelas kan tapi Jeje tak mengerti yang dimaksud...
"kenapa kamu nanya gitu??'
Jeje hanya menggelengkan kepalanya...lalu dave mengecup bibir Jeje yang sedikit dimonyongkan ..
"eemmmppp" refleks Jeje bergeser menjauh namun dia sudah dipojok pintu..
"Jadi selama ini kamu gak nafsu sama aku setelah aku menciumi mu?? tanya dave
"aku gak cinta sama bapak mana mungkin bisa nafsu" jawab Jeje polos dan menggelengkan kepalanya..
Dave yang mendengar ucapan dari mulut Jeje pun sontak mengepalkan tangannya, hatinya terasa sakit dan seketika emosinya naik
"beraninya bibirmu mengucapkan kata kata itu dihadapanku, bahkan sebelum aku mengatakan cinta kau sudah menolak...Ciiiiiiihh memangnya siapa yang akan mengatakan cinta padamu, aku hanya nafsu padamu bukan cinta"!!!!! ucap dave dalam hati seraya menahan emosinya yang ingin sekali menampar mulut Jeje ..
"Jadi kamu cinta nya sama siapa??" tanya dave basa basi sembari menetralkan emosi hatinya ..
"Gak ada, mungkin hidupku tidak akan ada yang namanya cinta..hanya nafsu yang menyelimuti tubuhku. Termasuk bapak.. Mungkin gak akan ada pria yang mencintaiku setelah tau aku hanya seorang wanita bernasib malang yang menjadi korban prostitusi " ucap Jeje datar..
__ADS_1
Tiba tiba dave menjadi iba mendengar perkataan Jeje ...sejenak dipandangnya wajah Jeje yang sudah berubah raut menjadi sedih..