AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Tikus dan Kucing II


__ADS_3

.....


Sebenarnya dave berusaha untuk tidak memakai panggilan aku kamu pada laura dengan mengganti kata lo gue, namun nyatanya lidahnya kembali mengatakan aku kamu pada laura...


"Baru aja gue balik, udah ngeliat pemandangan memuakkan aja dave.. bener bener loh..lembek banget jadi cowok!!!" erick kesal.


"Rick kasih gue waktu sebentar, gue mau ngomong sama laura 4 mata"


Erick melotot tanpa menjawab...


"Hiks..hiks..." isak tangis laura...


"Please!" dave memohon pada erick dengan wajah memelas..


Erick pun pergi...."Jederrrrrrrrrrr" Erick membanting pintu ruangan milik dave seraya keluar dengan emosi dan wajah merah padam..


Dave menuntun laura untuk segera duduk disofa..


"Hiks..hikss..."


"Tolong berhentilah menangis" Lagi dave menghapus air mata yang jatuh dipipi laura sendiri dengan lembut...


"Kamu hanya punya waktu 10 menit, katakan apa yang membawa mu kesini??" dave bertanya lembut..


"Nggak..aku gak mau 10 menit.. aku masih mau berlama lama ketemu sama kamu sayang..hikss hikss"...


"Tapi 10 menit lagi aku ada meeting ra"


"Kamu kan bisa pending, kamu yang berkuasa sayang.."


"Kan kamu tau sendiri watak erick gimana..dia pasti ngamuk kalau kamu lama lama disini" Dave memberi pengertian pada laura dengan lembut...


"Tuh kan!!! kamu selalu mementingkan erick dari pada aku, ini kantor kamu, kamu bos nya disini tapi kenapa jadi kamu yang di atur sama si perjaka tua itu sih dave?? hiks hiks"...


"Bukan begitu ra, kamu tau kan erick itu orang berpengaruh diperusahan aku..Jadi tolong jangan bahas erick, Waktu kamu tinggal 5 menit ayo katakan apa tujuan kamu kesini ra?? Dave seperti terhipnotis oleh air mata laura..

__ADS_1


Laura hanya menggelengkan kepalanya sembari masih berusaha mengeluarkan air matanya..


"Ra udahh donk..air mata kamu terlalu berharga untuk terbuang sia sia..!" dave frustasi melihat laura..


"Dave, aku berhenti menangis dan pergi dari sini asal kamu janji?" laura Mulai mencari celah..


"Janji apa??"


"Kamu janji kita akan bertemu diluar dan kamu harus angkat telpon aku kapanpun aku hubungi kamu, okay???"


"Gak bisa ra..itu terlalu bahaya.. kamu istri orang, dan kamu istri dari anak tunggal pengusaha terkaya nomor satu dinegri ini, sudah pasti kamu jadi sorotan publik nantinya, aku gak mau kamu tertimpa masalah nantinya" Dave berusaha sedikit menghindar..


"Kita bisa bertemu ditempat tertutup, kamu bisa bayar orang orang untuk tutup mulut kan dave!!"


Ya tuhan....apa yang harus aku lakukan...wnnita ini sungguh.... batin dave mengeluh...


"Ra ...sebaiknya kamu lupain aku.. berbahagialah dengan kehidupanmu yang baru.. bukan kah itu pilihan kamu?? lupakan aku ra..please jangan membebani dirimu sendiri!!"


"Hikss...hikss..aku terpaksa dave hiks..hiks.. " Semakin deras air mata laura mengalir...


"Ra...udah donk nangisnya..."


"Kamu janji kita akan bertemu ditempat lain hiks hiks..." laura menatap dengan wajah kesedihannya..


Ya tuhannn.....


"Iya..iyaa..nanti kita ketemu..tapi kamu jangan nangis lagi ya..hapus air mata kamu"..


"Janji??" Laura mengangkat satu jari kelingking nya..


Dengan berat hati pun dave mengaitkan kelingkingnya di jari laura.."Janji"...


Laura pun tersenyum....


"Makasih ya sayang, aku tau kamu masih sayang sama aku"...laura kembali memeluk dave....

__ADS_1


Setidaknya dia (laura) pergi dari sini dulu...hufttt.....


"Yaudah kamu pergilah dari sini, dan jangan pernah datang kesini tanpa memberitahuku terlebih dahulu"


"Tergantung, kalo kamu gak angkat telpon aku maka aku akan menerobos masuk kesini mencari kamu hingga ke sela terkecil!!" laura mengancam...


"Iya iya...yauda 10 menit waktu kamu sudah habis..aku mau meeting..." sebenarnya semua jadwal meeting hari ini sudah dipending oleh sekretaris, namun dave sedikit membohongi laura demi meredakan erick yang sedang dilanda emosi...


"Jangan lupa angkat telpin aku!!!" seru laura...dave pun mengangguk...


......


Diparkiran mobil erik berjalan kesana kemari sembari ngomel ngomel, erick sengaja berdiri disamping mobil milik laura untuk menunggu laura dan melahap laura habis habisan dengan kemarahannya...Erick menendang ban mobil milik laura dengan sepatu bermerk nya itu...


"Dasarr siall!!!" Tendangan pertama....


"Shitttttttt!!!" tendangan kedua....


"Wanita ******!!!!!" tendangan ketiga....


Sebegitunya kah reaksi yang ditunjukkan erick???


👏👏👏👏👏👏 laura bertepuk tangan dihadapan erick..."Wowww....hebat banget.... kayaknya lo udah gak butuh kaki lo lagi ya?? salah apa ban mobil gue sama lo haaa????"


"Gue udah muak sama lo, cihhhhhhh!!!" erick berdecih..."Akting lo bagus, kenapa gak jadi artis sekalian aja lo haaahh??" erick mengepalkan tangannya, rasa tak bisa menahan ingin menonjok wajah laura yang penuh kepalsuan...


"Bodo Amat!!! Cihhhh, dasar perjaka tua!!!" Laura kabur dan langsung masuk kedalam mobil....


"Heyyy lampir... gue belum selesei...woyyy!!!"...


Mobil laura melaju....


"Sialan!!!" Cihhhhh.... erick meludahkan air liurnya kasar....


"Dave, sekarang giliran lo...abis lo!!!!....

__ADS_1


__ADS_2