
Dalam keadaan seperti ini alexa masih bisa merasa khawatir dengan ibu tirinya yang telah berusaha menghancurkan kehidupannya..
Yang sebenarnya terjadi adalah akibat dari ulah mama sambungnya..hingga akhirnya lexa juga ikut terjerumus dan mengalami hal yang mirip dengan sang kakak tanpa ia sadari..
Setelah beberapa menit alexa tertidur, namun tidak dengan jeje... yah... jeje hanya berpura pura menutup matanya..didalam hatinya, jeje tengah khawatir hingga membuatnya tak dapat tidur dengan baik...
Jeje mulai memperhatikan kembali alexa...
Sepertinya lexa uda pulas bobonya...
Hhhhhh.... jeje menarik nafas...
Entah apa yang terjadi padamu dek..kakak ingin segera mengetahuinya...
Tak ingin membangunkan alexa, pelan pelan jeje beringsut dari kasurnya..sepertinya malam ini akan menjadi malam yang panjang bagi jeje..
Jeje memutuskan untuk mencari udara segar dibelakang halaman rumah.. menyegarkan fikiran dan otaknya meski waktunya yang kurang tepat disepertiga malam begini... pelan pelan jeje melangkah menuju pintu kamarnya..
"Ceklek...."... Niatnya ingin menarik seraya membuka pintu, tapi naas nya jeje malah terdorong oleh pintu itu sendiri hingga terjatuh dan terduduk dilantai....
"Awwww...." Jeje hampir berteriak....
"Haaa... sorry sorry.." ucap dave yang 2 detik lebih cepat membuka dan mendorong pintu kamar milik jeje...
"Pak dave?? apa yang bapak lakukan disini??" ucap jeje dengan berbisik..
"Bangunlah..." dave membantu jeje... "Aku hanya ingin melihat apakah kalian sudah tidur atau belum... dan ternyata kamu belum tidur" sahut dave...
"Ssssstttttt....pelankan suara bapak..alexa bisa terbangun jika bapak terus bicara...ayo keluar.." jeje menarik tangan dave kemudian menutup pintu perlahan...
"Heyyyy...." dave tak terima...
__ADS_1
"Sssttttttt" jeje mengulanginya kali ini jeje membungkam bibir dave dengan tangannya...
Jeje pun membawa dave menuju halaman belakang...terlihat 2 penjaga yang sedang mengobrol di depan pintu belakang...
"Malam menjelang pagi tuan dan nona..." ucap kedua penjaga...
"Pagi..." sahut jeje...sembari berjalan melewati kedua penjaga..
"Hey.. kamu gak perlu menjawab ucapan mereka" seru dave...
"kalau aku diam apa bapak akan menjawabnya?? gak kan?? sungguh gak sopan!!"
"Biarkan angin yang menjawabnya, tidak perlu bersikap sopan pada mereka..aku membayar mereka untuk menghormatiku, bukan aku yang menghormati mereka!!".. kesal dave..
"Apa angin bisa bicara?? mereka juga manusia sama seperti bapak, berlaku adil lah!!!" ketus jeje...
"Heyyyy!!" dave menepalkan satu tangannya... "Sudah lah!!".. tegasnya lagi...
Mereka berdebat namun tangan jeje masih memegang tangan dave erat...
"Apa benar benar gak bisa melepaskan aku??" Seru dave..
"Maksudnya??" sahut jeje
Dave melirik kearah tangannya..jeje pun sadar akhirnya melepaskan tangan dave...
"Ngomong ngomong kita sering sekali loh terlibat insiden didepan pintu.. kalo gak aku yang jatuh yah pasti kamu yang jatuh... itu artinya........" dave tersenyum nakal...
"Artinya apa??" ketus jeje...
"Artinya kita harusnya satu kamar berdua, gak boleh berpisah..jadi kita akan keluar dan masuk kekamar bersama.." Ucap dave cengengesan...
__ADS_1
"Hhhh... " jeje hanya menarik nafas tanpa berkomentar...
Apasih yang ada didalam fikiran pria dewasa ini? kenapa hanya mengucapkan hal yang mesum aja... batin jeje..
"Kamu tuh yang mesum!!" tegas dave...
Hahh kok dia tau..???
"Aku tau kok pasti kamu mikirnya aku mesumkan...haaa??" dave meyakinkan dengan pandangannya.. jeje hanya mengeryitkan dahinya.. sedangkan didalam hatinya berkata Iya dave mesummmm....
"Mau tau seberapa mesumnya aku???” pandangan dan wajah dave mendekat kewajah jeje... semakin dekat hanya tersisa 1cm saja....
Gak gak boleh terjadi....
"Daveeeeeeeeeeeee!!" teriak seseorang dari kejauhan... sontak membuat jedave kaget...
"Erickkkk?? mau apa dia kesini??" Ucap dave yang berubah raut wajah...
Erick berlari kecil mendekat...
"Mau apa lo kesini?? mau nyerahin diri??" Ketus dave tanpa memandang sahabatnya...
"Dave... sumpah gue gak bisa tidur!! gue kefikiran lo terus!! gue gak mau lo salah sangka!!"
"Ya jelaslah!! gimana mau bisa tidur kalo lo udah ngerusak......" ucapan dave terhenti... "Pak!!!" jeje menggelengkan kepalanya mengisyaratkan dave untuk tidak menyebutkan kata kata yang akan membuatnya terluka atas keadaan adiknya...
"Gue bisa jelasin dave!!"
"Halahhh bulshit!!" dave menyangkal..
"Lo sahabat gue dave, lo pasti tau sifat gue!! kejadiannya gak seperti apa yang lo liat dave!! se...sebenernya yang gue lakuin kemaren itu........."
__ADS_1