
Dikantor Dave...
Setelah jam makan siang selesai tiba tiba seseorang memaksa masuk kedalam ruangan Dave hingga membuat dave dan erick terkaget...
"Maaf pak saya sudah melarang nona laura masuk tapi nona memaksa " ucap sekretaris meminta maaf karna ia yang tidak bisa menahan laura..
"Kamu keluar" seru dave pada sekretarisnya lalu sekretarisnya pun permisi..
"Sayang aku kangen" Ucap laura seraya berlari kecil langsung memeluk tubuh dave, dave hanya bisa diam..tidak dipungkiri, dave juga sangat merindukan laura nya..tidak hanya dave, tubuhnya seakan ikut merindukan tubuh laura..tanpa sadar dave mendekap erat tubuh sexy laura..
Sudah ku bilang dave gak akan bisa move on dari aku..cihhhhh... batin laura seraya tersenyum dibalik pelukan dave..
"Dave!!!!!!!! Apa apaan lo, inget laura uda punya suami dan lo uda punya Jeje " teriak erick seraya berlari lalu menarik tubuh laura hingga terlepas dari pelukan laura..
"Lo yang apa apa an gak sopan banget!!! ini yang gak aku suka dari asisten kamu dave, dia terlalu ikut campur dengan urusanmu" seru laura kecewa atas sikap erick yang kasar padanya..
"Dave dia udah ninggalin lo, dan lo masih aja mau peluk peluk kan sama cewek gila ini...Cihhhh menjijikkan lo dave" teriak erick seraya menelpon security untuk mengusir laura..
Dave hanya terdiam, laura kembali memeluk tubuh dave..tubuh dave seperti tak menolak hingga dave hanya terdiam membisu..tubuh sexy laura yang selama ini selalu didekapnya tiba tiba tak pernah memeluknya lagi, tapi kini tubuh itu kembali didalam pelukkan nya meski dengan status yang berbeda..
Tak lama 2 security datang..
"Usir wanita gila ini, apa yang kalian kerjakan hingga membiarkannya masuk?? apa kalian sudah bosan bekerja disini???" Seru dave pada kedua security..
"Baik pak " security pun langsung ingin menarik laura, namun mereka bingung karna bos nya yaitu pak dave pun tidak melepaskan laura..ia hanya diam dengan tatapan kosong..
"Lo gak berhak ngusir gue cowok sialan, Teriak laura pada erick.. "sayang jangan usir aku dari sini yaa aku masih kangen kamu" masih memeluk erat dave..
"Lo gak punya muka atau emang gak punya malu? Lo udah punya suami dan lo masih berani peluk peluk cowok lain?? Dasar murahan, kasian banget suami lo!!! balas erick, namun dave tak bergeming hanya membiarkan perdebatan terjadi dihadapan matanya.
"Urusin aja hidup lo, gak usah ngurusin hidup gue!!!! Lo cemburukan sama gue dan dave, iya kannnnnnn!!!!" teriak laura kesal..
"Cepat tarik wanita gila itu" teriak erick lagi pada security..
Kemudian 2 security pun menarik paksa laura hingga terlepas dari dekapan dave, laura pun meronta ingin dilepas namun kedua security lebih gesit dan membawanya keluar seraya mengusir..
Didepan ruangan dave "Lepasin gue, gue bisa jalan sendiri" teriak laura seraya meronta pada kedua security..
"Maaf nona kami hanya menjalankan tugas" security menjawab tegas.
Didalam ruangan Dave terduduk dilantai, Matanya tak bisa ditebak..mungkin hatinya hancur atau mungkin hatinya sedang bingung..entahlah..
"Dave lo gak apa apa kan?? Lo tenang aja, laura cuma masa lalu lo dan Jeje masa depan lo..inget itu!! " Seru erick seraya membangun kan tubuh dave dari lantai lalu membawa dave duduk di sofa..
__ADS_1
Sebenarnya hati dave begitu bahagia saat laura kembali memeluknya, namun seketika tangannya terkepal saat mengingat laura telah meninggalkannya lalu menikah dengan pria lain..
Beraninya kau datang lagi dan memeluk tubuhku yang sudah kau campakkan ini!!!!! batin dave kesal.
"Inget dave, malam ini malam kebahagiaan lo. awal kisah lo yang baru..Jeje udah nunggu lo dirumah..lo gak mau siap siap?" tanya erick mengalihkan sosok laura dari fikiran dave yang masih bengong..
Seketika dave kembali tersenyum simpul..
Niatnya malam ini ingin menuntaskan aksinya yang selama ini selalu ditolak oleh Jeje.namun sedari pagi tadi sebelum kedatangan laura, dave sudah bertekad akan menakhlukkan Jeje dikasur miliknya hingga Jeje terkapar dan terkulai lemas menyisakan desahan desahan sexy di bibirnya..
"maaf je, gue pake nama lo dan gue udah ngingetin dave buat ngelakuin keinginannya sama lo..gue ngelakuin ini karna gue gak mau sahabat gue terpengaruh oleh laura, dan gue cuma pengen dave ngelupain laura meskipun ngorbanin lo..sorry je..gue harap lo dan dave bisa menjalin hubungan serius setelah kejadian nanti malem" batin erick yang merasa iba pada dave dan Jeje ..
"Lo gak mau ngerubah penampilan lo?? kan nanti malem lo mau main sama Jeje, kali aja dia langsung nafsu liat penampilan baru lo" Ucap erick menggoda dave yang sudah bisa tersenyum kembali..namun hatinya masih tetap memikirkan apa penyebab laura kembali mengunjunginya setelah dua hari ini menjadi seorang istri pria lain..
Erick memutuskan untuk membawa dave ke sebuah barber shop untuk mengubah gaya rambut dave..dave hanya mengikuti saran dari erick, manggut manggut saja..
Aktifitas didalam babershop membuat dave melupakan kejadian dikantor tadi, wajah nya kembali tersenyum dan tawa nya memecah keheningan saat bercanda bersama erick..
Setelah satu jam berada dibarber shop akhirnya kedua pria pejantan tangguh ini pun keluar dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi dengan senyum merekah dibibir dave kala memandangi dirinya di kaca spion mobil miliknya..
"Gimana?? gue udah ganteng belom?" ucap dave bertanya pada erick yang malah tak ingin merubah gaya rambutnya sendiri yang masih zig zag..
"Kira kira Jeje suka gak ya sama penampilan gue??"
"Kayaknya sih dia bakalan kagum sama lo, tapi dia bakal lari kalo udah ngeliat lo telanjang ..Ha..ha..ha.." Seru erick bercanda sembari masuk kedalam mobil..
"Sialan lo..!!" seru dave lagi..
sejak kapan dave mikirin penampilannya dihadapan Jeje , selama ini dia selalu cuek meskipun berantakan dihadapan jeje tapi dave tak pernah mempermasalahkannya..
Didalam mobil dave kembali mengkhayal adegan ranjang seperti apa yang akan dia lakukan pada Jeje..
Pake gaya apa nanti yaa?? gaya kodok atau gaya batu hihihi.. Eh tapi kan ini pertama kalinya bagi jeje, pasti dia cuma bisa pasrah. hmmmm..
Sepertinya aku harus sering mengajari nya banyak gaya nanti, jadi pas udah nikah nanti dia udah ahli diatas ranjang..aku hanya perlu santai tanpa menggoyang hehehe..
Batin dave berkata dan terkekeh..
Tanpa disadari batinnya mengatakan bahwa suatu saat nanti dia akan menikah dengan Jeje. Apakah mungkin sebenarnya dave sudah jatuh hati kepada Jeje? tapi bukannya dave hanya terobsesi oleh tubuh Jeje yang masih polos dan belum tersentuh pria manapun? Dan lagi, dave kan cuma penasaran sama Jeje yang masih perawan hingga ingin sekali rasanya dave memecahkan keperawanan Jeje dengan kejantanannya yang cukup besar dan panjang..Pasti Jeje akan merintih kenikmatan..batin dave lagi..
"Pasti otak lo mesumkan? mikirin gimana cara nyoblos si Jeje kan" Ucap erick menggoda dave yang sedang mengkhayal..tentu dave pun tersadar dari khayalannya..Kini mereka sudah tertawa bersama lagi..
__ADS_1
Sementara ditempat lain dikediaman dave, Jeje baru selesai membereskan kamarnya..Mengganti sprei baru dengan warna putih lalu menyemprotkan parfum diatas sprei itu..seakan akan Jeje sedang mempersiapkan kasurnya untuk bertempur dengan dave nanti malam..
Entah apa yang ada di fikiran Jeje hingga tanpa sadar ia mengganti sprei dengan senyum tipis di bibirnya..Seakan tubuhnya bergerak sendiri tanpa kendalinya.
Kini Jeje sudah berada didepan meja riasnya..sambil menatap wajahnya dicermin..
Ngapain aku ganti spreinya?? apa aku bener bener uda siap ngelakuinnya?? tapi mau gak mau, siap gak siap aku harus memenuhi janjiku kan?? setidak nya aku hanya menjadi ******* satu pria tampan dan bukan ******* diclub malam dengan berpuluh bahkan beratusan pria hidung belang...
huuuhhhhh kalo aja pak dave .......... ucapan didalam batinnya terhenti kala mendengar bibi memanggilnya dibalik pintu.
"Ya bi.." ucap Jeje seraya membuka pintu..
"Non ini ada paketan dari pak dave, dua jam lagi pak dave akan tiba dirumah..Pak dave meminta nona mempersiapkan diri dan memakai ini" ucap bi ART seraya menyerah kan paket..
"Oh iya makasih yaa bi" bibi pun berlalu..
Jeje lalu membuka paketan itu, Apakah benar benar akan terjadi?? Jantung Jeje kembali berdegup kencang, tangannya bergetar memegang lingerie yang ia gantungkan dijarinya dihadapan matanya..Yaa lingerie berwarna hitam favorit dave membuatnya merinding tak bisa membayangkan jika ia memakai lingerie itu maka auratnya akan terumbar jelas, karna lingerie itu yang transparant
ini namanya saringan teh!!
Seketika dipungutnya lagi lingerie yang telah dibuangnya kelantai . serasa tak ada pilihan lain Jeje pun terpaksa akan memakainya dikarenakan tekanan dan ancaman juga kondisi dan keadaan dibalik semua kejadian yang menimpanya.
Ku harap suatu saat nanti pak dave.........
Fikiran Jeje buyar, mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi..sebenarnya hatinya sudah jatuh pada dave kala dave selalu menolongnya dan dengan sabar dave menuruti permohonannya jeje untuk menghentikan aksinya.dimata Jeje kini dave adalah pria hidung belang yang berkelas, yang mampu menahan nafsunya terhadap wanita yang sedang teraniaya meskipun akhirnya dave tak bisa menahannya..
Namun kini Jeje sudah sedikit memahami, bahwa sex adalah kebutuhan pria dewasa seperti dave.
Jeje masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri dengan mandi air hangat.
Pasrah. mungkin itu lah yang sedang dilakukan Jeje .
Setelah selesai mandi dan berkeramas lalu jeje melilitkan handuk dikepalanya dan memakai bathrobe ditubuhnya, kini Jeje mulai merias wajahnya dengan sentuhan lipstick pink dibibir tipisnya..kemudian menyemprotkan parfum ke lehernya dan pergelangan tangannya..Kembali ia duduk dihadapan meja riasnya..
Apakah seperti ini gaya wanita penghibur yang menggoda prianya??..
Setelah puas memandangi wajahnya dicermin, Jeje pun segera melepaskan bathrobe nya lalu memakai lingerie ke tubuhnya yang panjangnya hanya sebatas dibawah pantatnya yang berisi.
Haaa kan..percumakan aku pake ini, toh kayak orang gak pake apa apa jugak...
huhhhh..sungguh memalukan jika aku berpenampilan begini dihadapan pak dave, habislah aku malam ini..!!!! batin Jeje berbicara tanpa ingin meneteskan air matanya..mungkin kini Jeje sudah mulai bisa menerima kenyataan dan takdirnya.
Jeje bergerak naik ketengah tengah kasur empuk miliknya, lalu duduk ditengah tengah seraya menundukkan tubuhnya. Tangannya bertumpu dikedua lututnya yang menyiku..lalu kepalanya ia letakkan ditangan yang bertumpu pada lututnya seperti mengumpet..matanya memandangi pahanya dibalik umpatannya lalu melamun sembari menunggu kepulangan dave yang akan segera tiba beberapa menit lagi..
__ADS_1