AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU

AKU DIJUAL OLEH IBU TIRIKU DAN DIBELI OLEH SUAMIKU
Resepsi Pernikahan Laura


__ADS_3

MC membuka acara resepsi Seraya menyuruh untuk bertepuk tangan karna sepasang pengantin telah berjalan menuju aula dari Ruang ganti..


Sepasang pengantin itu melangkah anggun di red karpet sembari bergandengan ditengah tengah tepuk tangan para tamu yang datang..


Laura mengenakan gaun pengantin berwarna putih dengan ekor gaun yang cukup panjang hingga beberapa meter berjalan dengan senyumnya yang merekah mengiringi langkah kakinya yang anggun..


Cantiknya bagai kan princes dalam cerita dongeng di Disney land.. Sungguh laura merupakan calon istri impian para pria tampan dan kaya di seluruh dunia..


Sementara seseorang yang enggan berdiri dari kursinya menatap penuh amarah ke arah sepasang pengantin yang berjalan menuju pelaminan.jangan kan bertepuk tangan, kedua tangan nya terkepal keras diatas meja..Urat urat ototnya telah timbul dan menampakkan garis garis nya. Darah nya seolah mendidih di kepala nya, matanya memerah membulat besar .


"Beraninya kau melangkah anggun bersama pria lain selain aku!!! " seru dave dalam hati yang masih mengepalkan tangannya..


"Wooowwww Cantikk banget pengantinnya " seru Jeje yang kagum melihat pengantin wanita itu tanpa sadar dave sudah melirik kearahnya, seperti singa yang sedang menatap mangsa nya dan segera akan menerkamnya..


Jeje sontak menutup mulutnya dengan tangan nya seraya sadar dia keceplosan ..


Sementara erick terlalu enggan menatap pengantin itu, erick hanya tersenyum sepele "Ciiiihhhhhhh Cantik nya topeng doang, biasa nya juga kayak nyai loreng" ucap erick yang tanpa sadar juga memuji laura cantik ..


Dave menahan dirinya untuk tak melampiaskan amarahnya, namun tak bisa..ia bangkit dari kursinya lalu berjalan ingin menuju pelaminan seraya ingin menghajar Pengantin pria itu lalu menggantinya dengan dirinya menjadi pengantin pria..


Erick dan Jeje panik melihat dave yang berjalan dengan pembawaan seperti sang Prajurit yang siap untuk perang ..Erick mengisyaratkan Jeje untuk menahan dave..lalu Jeje pun mengejarnya, tapi langkah dave begitu cepat. Jeje yang memakai heels dengan gaun yang panjangnya sedikit menyeret dilantai membuat nya tak bisa leluasa berjalan cepat mengikuti dave...


Kini dave sudah naik ke pelaminan ,hentakkan langkah kaki pertama yang ia pijakkan di pelaminan seolah membuat bumi bergetar..


Dia terus berjalan dengan tangan terkepal penuh amarah tak perduli dengan orang orang yang sedang mengantri untuk bersalaman memberi selamat pada pengantin..


Dia memotong dan berdiri dihadapan laura begitu dengan amarahnya, namun laura belum memandang kearahnya karna tubuh dave tertutup oleh tamu yang sedang menyalaminya ..


Beberapa detik kemudian fokus laura pun berubah ke arah dave saat para tamu sudah berkurang dan menampakkan tubuh dave yang berdiri tegap dihadapannya..Kemudian laura mengembangkan senyumannya pada dave lalu menyapanya..


"Hai dave, akhirnya kamu datang juga" ucap laura dengan senyum ceria..

__ADS_1


"berani sekali kau tersenyum tanpa merasa bersalah padaku??" ucap dave dalam hati..


Dave tak bergeming dengan wajah sinisnya, matanya melirik ke arah pengantin pria dan segera melangkahkan kaki untuk mendekati pria itu seraya menghajarnya..


Namun baru ingin melangkah tiba tiba terdengar suara seseorang yang tak asing ditelinganya memanggil namanya.


"Dave......!!!!" Seru Jeje seraya berjalan dan mendekat..Laura dan dave sontak memandang kearah suara itu berasal.


"Maaf sayang gaun ku terlalu panjang hingga aku berjalan sangat lambat dan membuat mu menunggu disini"..seru Jeje yang sudah berada disamping dave dan memegang siku dave...


"Haii..selamat yaa semoga langgeng "..ucap Jeje memberi selamat pada laura sembari mengulurkan tangan nya untuk bersalaman dan laura pun menyambut nya dengan senyum namun merasa bingung..


"Terimakasih, kamu siapa nya dave?" tanya laura


Belum sempat Jeje menjawab..


"Dia calon istriku " seru dave yang seraya merangkul pundak Jeje ..lalu berjalan dan menarik tangan jeje pergi meninggalkan tanpa dave mengucapkan selamat atau pun bersalaman dengan sepasang pengantin itu..


"Secepat itukah dia mendapat pengganti ku?? bukanya........" Batin laura berkata namun laura tersentak saat pria disamping nya menggenggam tangannya dan bertanya.


"Temen aku mas" jawab laura yang berubah raut bingung..


"Ooohhhh"


Disudut ruangan..


Dave menarik tangan jeje ke sebuah sudut ruangan dan memojokkan tubuh jeje ke dinding..masih dengan amarahnya..


"Berani sekali kamu memanggilku sayang didepan laura??"


"maa...maaf atas kelancangan Jeje pak" Jeje sudah ketakutan tanganya tergenggam saling meremas..

__ADS_1


"Lakukan" seru dave yang sudah mendekat kan tubuh nya dan meletakkan tangan nya dikedua pundak Jeje..


Jeje tak tau apa maksud dari satu kalimat yang terucap dari mulut dave, hingga membuat nya bingung..


"aa...apa maksud bapak??''


"Buktikan rasa sayang mu padaku..bukan kah kau memanggilku sayang tadi" ucap dave sudah menempel kan tubuhnya ke tubuh Jeje lalu kedua tangannya memegang pipi Jeje seraya memiring kan kepalanya..


"Aa...aku hanya berakting didepan laura tadi pak supaya laura percaya "


"Percaya apa?"


"Percaya aku benar benar calon istri bapak"


"maka lakukan lah agar dia semakin percaya".. Ucap dave seraya memejam kan mata nya mengisyaratkan ingin dicium..


Tanpa ragu ragu Jeje pun mencium bibir dave mesra, meletakkan tangannya di pinggang dave lalu menarik dave lebih mendekap tubuh nya ..dave yang senang dengan sikap Jeje detik ini pun tak menyia nyiakan nya..lantas mencium bibir Jeje tanpa memperdulikan keadaan sekitar yang bisa saja ada beberapa orang yang melewati...


Setelah cukup puas bermain di mulut Jeje , dave pun melepas kan ciumannya..Baru lah dave sadar, diantara mereka berdua telah berdiri seorang pengantin wanita dengan raut wajah sinis..


Entah sejak kapan laura berdiri diantara mereka yang sedang bermesraan..Padahal tadi laura masih berada dipelaminan namun kini sudah berada diantara mereka tanpa pendamping yang memegangi gaun pengantinnya yang berekor panjang dan menyeret dilantai..


Yaa Jeje telah melihat laura yang sedang berjalan kearahnya , hingga Jeje mengabulkan permintaan dave tadi tanpa paksaan..


"Jadi kalian beneran pacaran??" ucap laura sinis..


"Seperti yang kamu lihat, kami sedang melampiaskan hasrat yang tertahan selama beberapa jam" seru dave tersenyum sinis kearah laura lalu memeluk tubuh mungil Jeje lagi dan segera mencium nya lagi, namun saat ciuman itu segera mendarat dibibir Jeje ' dave mengurungkan niatnya lalu memandang laura kembali yang masih menatap mereka berdua ..


"Pergilah, jangan mengganggu kesenangan kami jika resepsi mu tak ingin aku hancurkan"


Usir dave pada laura yang terlihat kesal melihat dave kembali memeluk Jeje ..laura pun pergi meninggalkan mereka dengan langkah kaki yang ia hentakkan kesal dilantai hingga terdengar suara heels nya yang mengetuk lantai..

__ADS_1


Dave tak menghiraukan kepergian laura dan melanjutkan aktifitas nya menghapus lipstick merah merona Jeje dengan bibir dan lidahnya yang nakal dan menjalar seakan mengabsen dan menghitung jumlah gigi putih Jeje yang berbaris rapi dengan lidahnya..


Anehnya Jeje hanya menerima perlakuan dave tanpa meronta, hingga tak sadar ada 3 sepasang mata yang sedang menatap adegan mereka di dinding sedari tadi..


__ADS_2